Untuk menunjang kebutuhan tersebut, diciptakanlah kursus bahasa Indonesia untuk penutur asing (BIPA). Kursus bahasa Indonesia untuk orang asing ini semakin diminati. Termasuk kursus bahasa Indonesia online atau daring.
Kursus bahasa Indonesia secara daring memungkinkan siapa saja dapat mengikuti kursus secara mudah, bahkan dari jarak jauh sekalipun. Hal ini menjadi alternatif kursus offline atau luring, seperti kursus bahasa Indonesia di Jakarta.
Biaya kursus daring pun lebih murah dibandingkan kursus secara luring. Misalnya biaya kursus di Oxford Course Indonesia yang harganya bisa mencapai jutaan rupiah.
Selain itu, bahasa Indonesia les daring tidak kalah efektif dengan les tatap muka. Guru les bahasa Indonesia daring tetap dapat memberi perhatian lebih kepada setiap peserta.
Lantas seperti apakah materi belajar bahasa Indonesia untuk orang asing? Berikut ulasannya.
Materi BIPA
Metode pembelajaran BIPA membagi pelajaran menjadi tiga tingkatan. Pertama, siswa tingkat dasar (pemula), menengah, dan mahir.
Ketiganya mengajarkan penguasaan kosakata, tata bahasa, dan struktur bahasa Indonesia pada level yang berbeda. Hal ini merupakan bagian dari strategi pembelajaran BIPA agar pelajaran lebih mudah diserap peserta didik.
Media pembelajaran BIPA menggunakan modul. Silabus BIPA disusun untuk peserta didik asing yang tidak mempunyai keterampilan berbahasa Indonesia secara umum.
Tingkat Dasar
Pada tingkat dasar, pengajar BIPA akan memberikan pelajaran berbicara terkait kehidupan sehari-hari dalam situasi formal dan informal. Pengajar juga akan memberikan pengetahuan mendasar tentang budaya Indonesia untuk membantu meningkatkan kemampuan berkomunikasi.
Tingkat Menengah
Selanjutnya pengajar BIPA akan memberikan pelajaran terkait pemahaman teks-teks berbahasa Indonesia. Tujuan pengajaran BIPA tersebut agar peserta didik dapat melakukan komunikasi dalam bahasa Indonesia secara lancar dan alami, layaknya penutur asli.
Tingkat Mahir
Selanjutnya dalam kursus bahasa Indonesia ini peserta didik akan belajar untuk dapat terlibat langsung dalam pemecahan masalah dan simulasi kondisi. Pembelajaran dilakukan melalui pemahaman materi dengan pola yang kompleks untuk diskusi, menulis esai, dan membicarakan berbagai topik dengan tata bahasa yang lebih baik.
Pengajar dan Peserta Didik BIPA
Siapa sajakah pengajar BIPA itu? Pastinya harus mereka yang memiliki pengalaman dan keahlian tertentu.
Berikut ini persyaratan bagi mereka yang ingin mendaftar menjadi pengajar BIPA.
- Berkewarganegaraan Indonesia
- Berpendidikan minimal S-1
- Memiliki keterampilan dalam kesenian tradisional dan/atau kontemporer Indonesia
- Mampu berbahasa asing sesuai dengan kebutuhan di negara sasaran.
Pengajar BIPA juga harus mengikuti serangkaian tes seleksi. Di antaranya adalah tes psikologi, penilaian praktik mengajar, wawancara, penampilan keterampilan seni, serta kemahiran berbahasa asing.
Siapa sajakah sasaran peserta didik BIPA? Peserta didik BIPA dikelompokkan menjadi beberapa kategori, yakni (1) diplomat dan pengamat asing, (2) sarjana bidang studi Indonesia, (3) pelajar/mahasiswa, (4) wisatawan, (5) wartawan, (6) pengusaha, (7) pengajar/peneliti, (8) keluarga pejabat/pekerja asing di Indonesia, (9) keluarga pejabat/pekerja Indonesia di luar negeri, dan (10) lain-lain.
Media Pembelajaran BIPA
Keberadaan media pembelajaran BIPA bertujuan mempermudah mengajarkan bahasa Indonesia kepada orang asing. Tanpa media, tentunya pembelajaran bahasa Indonesia akan lebih sulit.
Lantas apa saja media yang biasanya digunakan untuk pembelajaran BIPA?
Gambar atau Foto
Gambar atau foto berguna untuk merangsang peserta didik dalam mempelajari kosakata, tata bahasa, menulis, dan berbicara.
Sketsa
Sketsa dimanfaatkan dalam materi yang berhubungan dengan urutan atau waktu. Sketsa bermanfaat dalam pelajaran kosakata, tata bahasa, menulis, dan berbicara.
Denah
Denah berguna dalam pelajaran yang berkaitan dengan perkenalan lingkungan. Media ini berguna untuk mengajarkan kosakata, tata bahasa, menulis, dan berbicara.
Karikatur Berangkai
Karikatur berangkai bertujuan menyegarkan pembelajaran. Sama seperti sebelumnya, media ini dimanfaatkan dalam pembelajaran kosakata, tata bahasa, menulis, dan berbicara.
Poster
Poster dapat berguna dalam pelajaran kosakata, tata bahasa, menulis, dan berbicara. Misalnya peserta didik diminta membuat pola kalimat yang berhubungan dengan poster. Kalimat yang dibuat lalu didiskusikan bersama.
Peta atau Globe
Peta atau globe bermanfaat dalam pelajaran tata bahasa, menulis, dan berbicara. Misalkan peserta didik diminta membicarakan kebudayaan dari negaranya masing-masing.
Majalah
Melalui majalah, peserta didik dapat mempelajari bahasa artikel, bahasa cerita, serta bahasa iklan. Peserta didik dapat menemukan kosakata baru dan mendiskusikannya bersama pengajar.
Surat Kabar
Surat kabar pun dapat menjadi media pembelajaran. Surat kabar dapat digunakan untuk mengajarkan kosakata, membaca, tata bahasa, menulis, dan berbicara.
Rekaman Audio dan Visual
Rekaman audio digunakan untuk melatih keterampilan menyimak. Sebaiknya gunakan rekaman yang berkualitas baik agar mampu menunjang pembelajaran.
Selain rekaman audio, rekaman visual juga bermanfaat menunjang pembelajaran BIPA. Pelajaran menyimak bisa dilanjutkan dengan pelajaran menulis atau berbicara. Peserta didik akan mendiskusikan kendalanya saat mempraktikkan kemampuan berbahasa Indonesia.
Permainan dan Pertunjukan Seni
Ada sejumlah permainan yang dapat mendukung pembelajaran, terutama dalam hal kosakata. Ada sejumlah permainan yang bisa dilakukan untuk membantu memperkaya kosakata.
Contohnya scrabble bahasa Indonesia, ular tangga, kartu, wayang golek, pakaian tradisional, dan lingkungan sekitar.
Lingkungan Sekitar
Keberadaan lingkungan sekitar membantu pembelajaran, terutama dalam hal kosakata. Contohnya lingkungan sekolah, perpustakaan, pasar tradisional, dan tempat wisata.
Media pembelajaran ini dapat menjadi alternatif dan dapat dikembangkan sesuai kapasitas pelajar.
Silabus BIPA
Silabus pembelajaran BIPA berbeda untuk setiap tingkatannya.
Tingkat Dasar
Tujuan BIPA
Pertama, akan dibahas tujuan pembelajaran BIPA untuk tingkat dasar.
- Menggunakan kosakata yang berkaitan dengan topik tertentu
- Menulis dialog
- Membuat kalimat percakapan
- Membuat kalimat dengan struktur yang tepat
- Menyimak dialog
- Membetulkan kalimat yang sulit
Strategi Pembelajaran BIPA
Dalam pembelajarannya, terdapat teknik dan strategi yang digunakan agar berjalan dengan efektif.
- Peserta didik menyimak penjelasan guru
- Peserta didik berdiskusi dan mengumpulkan kosakata terkait topik yang dibahas
- Peserta didik membuat kalimat dengan kosakata yang diperoleh dari hasil diskusi
- Peserta didik bermain peran sesuai dialog yang sudah dibuat
- Peserta didik menjalani diskusi terkait kesalahan kosakata atau struktur kalimat yang terjadi
- Peserta didik mengalih bentuk dialog dengan ke dalam bentuk paragraf
- Peserta didik mendiskusikan hasil tulisan
Tingkat Menengah
Tujuan BIPA
Beberapa tujuan pembelajaran BIPA pada tingkat menengah dijelaskan berikut ini.
- Peserta didik menemukan kosakata dengan fungsi tertentu dalam kalimat
- Peserta didik menemukan antonim dan sinonim dari kosakata tersebut
- Peserta didik melakukan percakapan
- Peserta didik membetulkan kesalahan dalam dialog
- Peserta didik membuat kalimat yang lebih baik
- Peserta didik membuat karangan
Strategi Pembelajaran BIPA
Dalam pembelajarannya, diperlukan teknik atau strategi agar berjalan secara efektif.
- Peserta didik menyimak penjelasan guru
- Peserta didik berdiskusi menemukan kata sifat yang berkaitan
- Peserta didik berdiskusi menemukan sinonim dan antonim dari kata sifat yang ditemukan
- Peserta didik bermain peran dengan menggunakan kata sifat yang ditemukan
- Peserta didik mendiskusikan kesalahan dialog yang dilakukan kelompok lain
- Peserta didik membuat karangan singkat tentang cerita yang populer di negara asalnya
Tingkat Mahir
Tujuan BIPA
Tujuan pembelajaran pada tingkat mahir adalah sebagai berikut.
- Peserta didik dapat menjelaskan karakter tokoh
- Peserta didik dapat mendiskusikan serta memerankan karakter tokoh
- Peserta didik dapat menceritakan kembali ringkasan dialog secara lisan
- Peserta didik dapat menceritakan kembali ringkasan dialog secara tertulis
Strategi Pembelajaran BIPA
Seperti apa strategi pembelajaran untuk tingkat mahir? Berikut penjelasannya.
- Peserta didik menyimak penjelasan pengajar BIPA
- Peserta didik mendiskusikan karakter tokoh cerita
- Peserta didik memainkan peran karakter tokoh cerita
- Peserta didik mendiskusikan kesalahan yang dibuat kelompok lain dalam dialog
- Peserta didik menceritakan kembali secara lisan hasil diskusi
- Peserta didik menceritakan kembali secara tertulis hasil diskusi