Kursus University Preparation

Basic A2

Persiapkan Kemampuan Bahasa Inggris Sebelum Mulai Kuliah di Luar Negeri!

bertujuan untuk mengasah kemampuan bahasa Inggris untuk siap kuliah ke LN

Materi kursus dipelajari melalui berbagai aktivitas menyenangkan seperti berdiskusi, menulis esai dan report, serta memaparkan hasil riset. Siswa juga akan belajar melakukan presentasi dengan metode Task Based Learning yang dapat mengeksplorasi critical thinking siswa dalam konteks akademik. 

Deskripsi Program

University preparation program dirancang untuk membantu siswa mengetahui dan memahami hal-hal apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum memasuki universitas, baik di dalam negeri maupun di luar negeri pada tingkat sarjana maupun pascasarjana. Program ini dirancang khusus untuk memperkenalkan perkuliahan secara umum, meningkatkan keterampilan pribadi siswa yang dibutuhkan untuk berhasil di Universitas serta meningkatkan pengalaman belajar siswa. Tujuan dari program ini adalah untuk mengasah kemampuan bahasa Inggris siswa terkait kegiatan belajar mengajar di lingkungan universitas seperti listening to lectures, reading academic texts, presentasi, dan menulis esai. Setelah mengikuti program ini, mahasiswa akan merasa lebih percaya diri untuk memasuki dunia perkuliahan. Tutor juga akan berbagi pengalaman dan saran yang berkaitan dengan masalah akademik seperti bagaimana berkomunikasi dengan dosen dan profesor, dan manajemen waktu selama belajar di universitas.

Karakteristik Siswa

Program ini cocok bagi :

  1. Siswa SMA yang akan melanjutkan pendidikan Diploma dan Sarjana S1
  2. Mahasiswa S1 yang akan melanjutkan pendidikan Pascasarjana S2
  3. Siswa yang sudah menyelesaikan TOEFL/IELTS sebagai persyaratan masuk universitas dan mendaftar sebagai calon siswa atau mahasiswa internasional

Cakupan Materi Pelajaran

  • A general introduction to the university environment and activities

  • Academic culture at University
  • Academic culture in some countries (Teaching, curriculum and education system)
  • Introduction to some of the majors in the university 
  • Basic subject material (according to the majors desired by students)
  • Critical Thinking And Reasoning in General
  • Recognizing strong or sound and poor arguments
  • Persuasion through language or pressure
  • Critical Reading
  • Active Reading, Previewing, Skimming, Reading with a careful eye, summarizing and Paraphrasing
  • Getting deeper to an argument
  • Critical Writing
  • Writing an analysis of an argument
  • Drawing conclusions and implying proof
  • Deciding for a thesis statement for an argument
  • Developing an argument of your own
  • Planning, drafting, and revising an argument
  • Essay Writing
  • Scientific Writing
  • Structure and schedule
  • Organising a scientific report
  • Organising Time
  • The material and method section
  • How do you write a good materials and methods section
  • Using the passive, and more

Lihat E-Catalogue & Harga

Semua Program Lister

Kursus Makin Ringan
Dengan Cicilan
Pembayaran!

Bunga 0%

Tersedia Pilihan Kelas

Private
Interaksi One on One memungkinkan Anda untuk lebih fokus belajar. Cocok untuk Anda yang memiliki kesibukan padat.
Semi Private Berdua
Ajak 1 teman, sahabat dekat atau saudara Anda untuk Belajar Bersama! Lebih hemat karena biaya kursus bisa dibagi berdua.
Semi Private (3-5)
Anda bisa ajak 1-4 teman untuk belajar bareng. Lebih hemat dari kelas private dan lebih fokus dari kelas group.

Tersedia juga Pilihan Paket mulai dari 4 hingga 80 pertemuan

SiapkanDiri Anda untuk Memasuki Dunia Perkuliahan Lebih Dini

Client Kami

Rekomendasi Program Lainnya

IELTS PREPARATION

Intermediate B1

Garansi IELTS 7.5

TOEFL ITP PREPARATION

Basic A2

Belajar untuk Kebutuhan Pendaftaran Beasiswa

SAT PREPARATION

Intermediate B1​

 Persiapkan Diri untuk Kuliah S1 Luar Negeri

GRE PREPARATION

Intermediate B1

Kuliah Di US Kini Bukan Lagi Mimpi

Kursus Persiapan Kuliah Luar Negeri – Mengenal Macam-Macam Tes Kompetensi

kita akan membahas mengenai tema Kursus Persiapan Kuliah Luar Negeri. Pembahasan ini akan sangat berguna sebagai bekal bagi mereka yang ingin mempersiapkan sebuah studi keluar negeri dan membutuhkan berbagai kiat maupun tips-tips sebanyak mungkin. 

Pokok diskusi dari artikel kali ini akan membicarakan jenis-jenis sertifikasi kompetensi yang diperlukan untuk memenuhi persyaratan-persyaratan kampus luar. Ada begitu banyak macam tes yang tersedia di luar sana guna memenuhi serta menunjang berbagai macam kebutuhan akademis. Tes-tes tersebut banyak diisukan oleh badan ataupun institusi penilaian, baik yang bersifat independen maupun kepemerintahan. Karena itulah artikel kali ini akan diberi judul: Mengenal Macam-Macam Tes Kompetensi.

Melanjutkan studi keluar negeri merupakan impian banyak orang. Berbagai cara serta usaha pun terkadang berani digelontorkan untuk mempersiapkan keberangkatan baik dari sisi finansial maupun kompetensi yang diperlukan. 

Namun tentu saja upaya yang ada perlu diorientasikan pada arah yang tepat agar tidak menjadi sia-sia dan eksesif belaka. Salah satu yang perlu menjadi perhatian penting adalah keberadaan berbagai sertifikasi penyerta kompetensi-kompetensi akademis yang dibutuhkan dalam proses penerimaan dan pendaftaran perguruan tinggi dan universitas. 

Sertifikasi ini bisa didapatkan dengan mengikuti berbagai tes kompetensi yang memang sudah diakui kredibilitasnya secara global. Pada titik inilah terkadang orang-orang awam merasa kebingungan mengenai bagaimana cara mengikuti tes yang ada serta spesifikasi masing-masing tes guna memenuhi kebutuhan yang diperlukan. Maka tentu materi ini akan cukup menarik untuk dibahas khususnya bagi para pembelajar tersebut.

Sistematika studi keluar negeri (abroad).

Sebelum memutuskan untuk melanjutkan suatu jenjang studi keluar negeri, tentu saja diperlukan berbagai pengetahuan mengenai sistematika serta perbedaan pelaksanaan pendidikan dalam dan luar negeri. Dengan mengetahui perbedaan yang ada, diharapkan seseorang dapat memahami langkah-langkah yang diperlukannya dalam hal studi abroad. Jika dilihat dari sistematika penerimaan yang dimiliki kampus dalam dan luar negeri, tentu saja akan memiliki perbedaan yang sangat kentara. 

Hal ini dapat terlihat dari alur serta persyaratan yang dimilikinya. Selain dituntut untuk menguasai beberapa kompetensi kebahasaan tertentu, kampus luar juga memiliki sertifikasi standar kompetensi yang perlu dipenuhi. Berbeda dengan kebanyakan kampus dalam negeri, sertifikasi standar yang diperlukan kampus-kampus luar ini beberapa diantaranya tidak diselenggarakan oleh pihak perguruan tinggi ataupun universitas, melainkan sebuah lembaga pengujian dan penilaian independen yang sudah diakui keabsahannya – seperti yang sudah sedikit dijelaskan diatas.

Sertifikasi ini sendiri bisa didapatkan dengan mengikuti berbagai tes kompetensi yang ada. Beberapa tes ini telah dirancang dan dispesifikasikan guna mengukur berbagai pencapaian tertentu, biasanya bersifat akademis, sesuai dengan keperluan kecakapan yang diperlukan. Tes-tes yang ada diisukan dan dikelola oleh lembaga serta instansi yang bergerak secara khusus pada pengembangan dan perancangan ujian serta penilaian berstandar internasional. Sertifikasi ini biasanya dapat digunakan di hampir seluruh belahan dunia pada berbagai perguruan tinggi maupun universitas. 

Namun pada umumnya, sertifikasi tersebut biasa digunakan untuk admisi berbagai perguruan tinggi dan universitas yang berdomisili di Benua Amerika ataupun Eropa. Dikarenakan kualitas pendidikan di sana bisa terbilang maju jika dibandingkan dengan berbagai perguruan tinggi lainnya di dunia, sudah barang tentu sertifikasi ini juga akan diterima di berbagai institusi akademis pada berbagai belahan benua lainnya.

Pada artikel kali ini, beberapa tes tersebut akan dibahas secara keseluruhan guna memudahkan dalam pengklasifikasiannya. Umumnya, terdapat beberapa jenis tes yang bisa diambil. Berbagai bentuk tes ini dirancang berdasarkan jenjang studi yang dituju. Hal ini dimaksudkan agar sertifikasi kompetensi nantinya dapat sesuai dengan kebutuhan masing-masing pencapaian studi yang dimiliki. Beberapa diantaranya dikhususkan untuk jenjang sarjana (undergraduate), sedangkan yang lainnya dimaksudkan untuk sertifikasi kompetensi pada jenjang yang lebih tinggi seperti magister (master) dan doktoral (doctor). Tidak hanya itu, pengujian dan penilaian yang ada juga dapat dimaksudkan untuk menguji berbagai keterampilan yang lain seperti kemampuan-kemampuan bahasa dan berbagai kompetensi keilmiahan.

Macam-macam tes kompetensi

Memasuki pokok pembahasan dari artikel ini, berikut adalah beberapa tes yang berhubungan serta berkaitan dengan kompetensi-kompetensi guna memenuhi persyaratan admisi studi luar negeri:

  • IELTS (International English Language Testing System)

Merupakan salah satu jenis tes standar kompetensi Bahasa Inggris yang paling populer di seluruh dunia. Pengisuan IELTS sendiri merupakan hasil kerja sama sebuah lembaga pemerintahan nirlaba Inggris yang bernama British Council, dengan perguruan tinggi Cambridge sebagai pelaksananya. Tes ini menguji empat kemampuan dasar berbahasa yaitu menyimak (listening), berbicara (speaking), membaca (reading), dan menulis (writing). Sertifikasi IELTS sendiri sudah diakui secara internasional dan dapat digunakan di berbagai keperluan global.

  • TOEFL (Test of English as a Foreign Language)

Juga merupakan sebuah tes standar kompetensi Bahasa Inggris, yang paling populer setelah IELTS. Tes kebahasaan yang satu ini diisukan oleh salah satu lembaga pengujian dan penilaian swasta nirlaba terbesar di dunia, bernama Educational Testing System atau yang disingkat dengan ETS. Jika dilihat dari perkembangannya, TOEFL sendiri memiliki beberapa macam yang diklasifikasikan berdasarkan media yang digunakannya: kertas (PBT), komputer (CBT), internet (iBT), serta perwakilan institusi (ITP). Namun dewasa ini, hanya tiga bentuk saja yang masih tersisa yaitu ITP, iBT dan PBT (basis kertas hanya digunakan bagi tempat-tempat yang tidak terjangkau internet dan tanpa adanya institusi perwakilan).

  • GRE (Graduate Record Examination)

Tes yang juga diisukan oleh ETS ini memiliki hubungan “kakak-beradik” dengan TOEFL di atas. Pasalnya, jika TOEFL berfungsi untuk keperluan yang berhubungan dengan kompetensi berbahasa, GRE dikhususkan untuk keperluan memasuki jenjang pascasarjana (graduate). GRE sendiri, yang dirancang dengan bahasa berpengantar Inggris, menguji kemampuan-kemampuan akademis yang lebih luas seperti kemampuan bernalar, analisis, berpikir kritis dan sebagainya. Cakupan yang dimilikinya pun sangat luas, baik dari akademis umum maupun spesifik.

  • GMAT (Graduate Management Admission Test)

Meskipun tes yang satu ini sama-sama memiliki “embel-embel” graduate pada namanya, namun penggunaan yang dimilikinya akan berbeda. Hal itu bisa dilihat pada lembaga yang mengisukannya, yaitu yang bernama Graduate Management Admission Council (GMAC). Secara garis besar, tes yang satu ini memiliki teknis yang sama dengan GRE, namun seperti yang juga tertera pada namanya, GMAT akan terfokus pada mekanisme admisi fakultas-fakutas yang berhubungan dengan manajemen dan bisnis saja.

  • SAT

Dan yang terakhir pada bahasan kali ini tersebutlah SAT, sebuah tes yang dipergunakan untuk memasuki jenjang pendidikan sarjana (undergraduate). Tes ini sendiri sangat masif digunakan pada berbagai perguruan tinggi serta universitas di Amerika serta Kanada. 

Diisukan oleh lembaga swasta yang bernama Dewan Perguruan Tinggi (Council Board) yang juga bekerja sama dengan ETS sebagai pelaksananya, tes ini secara teknis mengukur pencapaian hasil belajar para siswa sekolah menengah atas guna persyaratan memasuki jenjang studi yang lebih tinggi. Tes ini pun dibagi menjadi dua macam: SAT, mengukur pencapaian akademis secara umum seperti kemampuan membaca, bernalar, matematis, dll; serta, SAT Subject, yang terfokus pada mata pelajaran tertentu.

Dan itulah beberapa jenis sertifikasi kompetensi yang umum digunakan guna keperluan admisi di luar negeri. Beberapa diantaranya dapat dilaksanakan di dalam negeri berkat kerja sama serta luasnya jangkauan dari lembaga yang menaunginya, namun sebagian yang lain hanya bisa dilaksanakan di negara tempat tujuan studi. Karena itu, pastikan untuk mencari informasi-informasi mengenai berbagai tes diatas secara seksama agar lebih jelas ya!