IELTS PrepNazwa Zulaykha
IELTS 7.0 · Program internasional IPBDari belajar mandiri yang terasa membingungkan, Nazwa menemukan fokus latihan bersama tutor Lister. Ia meraih IELTS 7.0 dan diterima di program internasional IPB.
Baca cerita alumniMetode belajar Lister
Bangun pemahaman lewat diskusi, eksplorasi, dan praktik bersama tutor. Setiap evaluasi menjadi bekal untuk langkah belajar berikutnya.
↻ Refleksi hari ini. Bekal belajar berikutnya.
Belajar yang punya cerita
Intip pengalaman alumni saat mempersiapkan studi, beasiswa, dan kebutuhan bahasa mereka.
IELTS PrepDari belajar mandiri yang terasa membingungkan, Nazwa menemukan fokus latihan bersama tutor Lister. Ia meraih IELTS 7.0 dan diterima di program internasional IPB.
Baca cerita alumni ↗
Mentoring LPDPDi tengah tugas sebagai perwira TNI AD, Hugo mempersiapkan tes dan wawancara bersama Lister. Perjalanannya berlanjut hingga meraih LPDP dan menyelesaikan master di University of York.
Baca cerita alumni ↗
Bahasa BelandaAghnia melanjutkan persiapan bahasa Belanda untuk rencana kariernya setelah S2. Materi yang sesuai kebutuhan dan diskusi bersama tutor membantunya kembali menemukan ritme belajar.
Baca cerita alumni ↗Ringkasan cerita alumni dari publikasi Lister. Pengalaman dan hasil setiap peserta dapat berbeda.
Lihat semua testimoni ↗Jejak keberhasilan siswa
Cerita dan pencapaian peserta dari berbagai program Lister, sebagai inspirasi untuk perjalanan belajarmu.
| Nama peserta | Program & pencapaian | Cerita alumni |
|---|---|---|
| Johan Hariara Sijabat | Program & pencapaianTOEFL iBT PrepTOEFL iBT 100 | Lihat cerita ↗ |
| Muhamad Arvin Zulfikar | Program & pencapaianIELTS PrepIELTS 7.5 · Menyelesaikan master di VU Amsterdam | Lihat cerita ↗ |
| Dian Mandasari | Program & pencapaianPersiapan DuolingoDuolingo 130 · LoA unconditional Trinity College Dublin | Lihat cerita ↗ |
| Ardianto Wibowo | Program & pencapaianMentoring Beasiswa S3Pendanaan S3 di IMT Atlantique & Flinders University | Lihat cerita ↗ |
| Zahra Ghaisani Soekotjo | Program & pencapaianIELTS Prep+ Academic EnglishLoA & LPDP · University of Melbourne | Lihat cerita ↗ |
| Eksa Rettania Krista Pakpahan | Program & pencapaianMentoring LPDPLPDP · Master of Laws, University of Melbourne | Lihat cerita ↗ |
| Nama peserta | Program & pencapaian | Cerita alumni |
|---|---|---|
| Andika Monanta | Program & pencapaianIELTS PrepIELTS overall 7.0 · Persiapan S3 di UCL | Lihat cerita ↗ |
| Aloysius Andrianto Saputro | Program & pencapaianIELTS + Mentoring LPDPIELTS 6.0 → 7.0 · LPDP untuk RWTH Aachen | Lihat cerita ↗ |
| Kausalya | Program & pencapaianPersiapan DuolingoDuolingo 125 · Studi di Langara College | Lihat cerita ↗ |
Pencapaian berasal dari program dan pengalaman individu yang berbeda; bukan pengukuran dampak metode secara terpisah.
Pendekatan belajar
Kenali prinsip yang mendasari The Lister Method.
Hal yang sudah kamu ketahui menjadi titik awal untuk mengenali materi baru. Pertanyaan dan pengalamanmu ikut membentuk diskusi belajar.
Dalam pendekatan konstruktivis, peserta menghubungkan pengalaman sebelumnya dengan informasi baru melalui eksplorasi. Tutor membantu proses itu lewat pertanyaan, arahan, dan pembahasan.
Pada pembelajaran bahasa, paparan dan komunikasi menjadi bagian penting. Kamu mendapat kesempatan untuk mencoba menggunakan materi melalui kegiatan yang sesuai konteks belajar.
Evaluasi dan refleksi membantu mengenali kebutuhan latihanmu sendiri. Tujuannya agar kamu semakin mampu menentukan fokus dan mengambil peran dalam proses belajar.
Dari mengenal hingga merefleksikan
Buka setiap tahap untuk melihat bagaimana tutor dan peserta sama-sama berperan.
Hubungkan materi dengan pengalaman dan hal yang ingin kamu pelajari.
Mengajukan pertanyaan pemantik dan mengajakmu mengingat hal yang sudah diketahui.
Menceritakan pengalaman, menjawab pertanyaan awal, dan menyampaikan bagian yang belum dipahami.
Yang dibawa ke tahap berikutnya: Kesiapan belajar dan fokus yang ingin dibahas.
Kenali konsep dan contoh yang menjadi bekal untuk berlatih.
Memperkenalkan materi serta menjelaskan contoh yang relevan dengan fokus pembelajaran.
Mengamati contoh, bertanya, dan menghubungkan konsep baru dengan pemahaman sebelumnya.
Yang dibawa ke tahap berikutnya: Gambaran konsep sebelum mencoba sendiri.
Gunakan pengetahuanmu melalui aktivitas yang mendorong partisipasi.
Mendampingi eksplorasi, memberikan arahan, dan membantu saat kamu menemukan kesulitan.
Mencoba tugas atau latihan, berdiskusi, dan menjelaskan cara berpikirmu.
Yang dibawa ke tahap berikutnya: Pengalaman menggunakan materi, bukan hanya mengenal teorinya.
Tinjau hasil latihan untuk memahami bagian yang sudah kuat dan yang perlu dilatih lagi.
Membahas hasil pekerjaan dan memberikan masukan sesuai aktivitas belajar.
Meninjau jawaban atau performa, memahami koreksi, dan mencoba memperbaikinya.
Yang dibawa ke tahap berikutnya: Masukan untuk menentukan fokus perbaikan.
Tarik pelajaran dari pengalamanmu dan tentukan apa yang ingin kamu perbaiki.
Membantu merangkum pembelajaran dan mengarahkan tindak lanjut.
Menyampaikan apa yang dipahami, kesulitan yang tersisa, dan rencana latihan berikutnya.
Yang dibawa ke tahap berikutnya: Arah belajar yang dapat dibawa ke siklus berikutnya.
Siklus resmi The Lister Method. Uraian kegiatan menggambarkan penerapannya; bentuk dan kedalaman aktivitas disesuaikan dengan materi serta kebutuhan kelas.
Bayangkan proses di kelas
Siklus yang sama dapat dibayangkan melalui aktivitas yang berbeda.
Menghubungkan topik dengan keseharian → mengenali ungkapan → mencoba dialog → menerima masukan → menentukan ungkapan yang perlu dilatih lagi.
Mengenali tantangan → mempelajari konsep atau strategi → mencoba soal → membahas alasan jawaban → menentukan fokus latihan berikutnya.
Menggali pengetahuan awal → melihat contoh → menerapkan konsep pada masalah → meninjau langkah penyelesaian → merangkum hal yang dipahami.
Contoh ilustratif untuk membantu memahami alur, bukan jadwal atau fasilitas paket tertentu.
Satu tempat, beragam persiapan
Dari penguatan akademik dan bahasa hingga tes dan beasiswa, mulai dari kebutuhan yang paling penting untukmu.
Perkuat pemahaman pelajaran dalam kurikulum internasional.
Persiapkan format tes, strategi soal, dan target skor belajarmu.
Bangun kemampuan bahasa untuk studi, pekerjaan, dan keseharian.
Susun persiapan studi dan beasiswa bersama pendamping.
Pertanyaan tentang cara belajar
Jawaban singkat untuk membantu kamu menyiapkan langkah belajar.
The Lister Method adalah model pembelajaran Lister yang menekankan keterlibatan aktif, eksplorasi, evaluasi, dan refleksi. Pendekatan konstruktivis menghubungkan pemahaman yang sudah dimiliki peserta dengan informasi dan pengalaman baru.
Learning Engagement, Introducing the Material, Students’ Exploration, Evaluation, dan Reflection. Kelimanya membentuk siklus: refleksi membantu memberi arah pada pembelajaran berikutnya.
Peserta diajak bertanya, mengeksplorasi, berlatih, dan meninjau hasilnya. Tutor memberikan arahan serta pembahasan agar peserta dapat membangun pemahamannya sendiri.
Penjelasan resmi Lister menyebutkan penerapan pada pembelajaran personal dan kelompok, untuk peserta dari berbagai usia. Format kelas serta aktivitas konkretnya mengikuti program yang dipilih.
Halaman metode tidak menetapkan durasi baku untuk setiap tahap. Diskusikan alur kelas, fokus materi, dan kebutuhan belajarmu dengan tim Lister sebelum memilih program.
Metode menjelaskan proses belajar. Hasil peserta dipengaruhi kemampuan awal, latihan, dan banyak faktor lain. Pilihan program bergaransi memiliki ketentuan tersendiri yang dapat dipelajari pada halaman garansi Lister.
Mulai dari konsultasi dengan Education Consultant. Untuk kebutuhan yang relevan, kamu juga dapat melihat pilihan placement test sebagai langkah mengenali kemampuan awal.
Mulai dari percakapan
Masih bingung mulai dari mana? Ceritakan tujuan dan tantanganmu kepada Education Consultant Lister. Diskusikan metode, program, dan jadwal yang sesuai kebutuhanmu.
Coba placement test ↗Pilihanmu masuk ke draf WhatsApp. Periksa pesan sebelum mengirim.