Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Menikmati Syahdunya Bukchon Hanok Village nan Tradisional

bukchon hanok village

Kursus Bahasa Korea – Selain K-Pop dan K-Drama, budaya menjadi daya tarik tersendiri di Korea Selatan. Sejarah budaya yang kaya tersebut direkam dengan baik di Bukchon Hanok Village.

Desa tersebut cocok untuk kamu yang gemar dengan wisata tradisi. Ini serba-serbi Desa Bukchon Hanok yang harus kamu tahu sebelum berkunjung.

Bukchon Hanok Village

Bukchon Hanok Village adalah desa tradisional di sebelah utara Sungai Cheonggye dan Jongno, Seoul, Korea Selatan. Nama Bukchon secara harfiah berarti desa utara.

Desa Bukchon Hanok memiliki lebih dari 900 rumah tradisional Korea yang disebut hanok. Rumah-rumah tersebut sudah ada sejak zaman Dinasti Joseon.

Desa Bukchon Hanok dikelilingi Istana Gyeongbokgung, Istana Changdeokgung, dan Kuil Jongmyo.

Selama masa Dinasti Joseon, keluarga kerajaan dan bangsawan tinggal di desa tersebut. Saat ini, rumah-rumah yang sudah berusia ratusan tahun itu masih terawat dengan baik.

Kebanyakan hanok kemudian difungsikan sebagai pusat kebudayaan, penginapan, restoran, dan kedai teh.

Namun tidak seluruh desa menjadi kawasan wisata. Desa Bukchon Hanok masih difungsikan sebagai permukiman warga pada umumnya.

Maka dari itu, kalau berkunjung ke desa ini, kamu diharapkan tetap dapat menghormati penduduk setempat. Jangan berisik dan mengambil foto sembarangan, terutama di dalam rumah orang.

Selebihnya, kamu dapat berjalan-jalan santai menyusuri gang-gang sempit di Desa Bukchon Hanok.

Baca juga: 7  Nasional Terindah di Korea yang Sayang Dilewatkan

Sejarah

Desa Bukchon Hanok terdiri dari lima kampung, yaitu Wonseo-dong, Jae-dong, Gye-dong, Gahoe-dong, dan Insa-dong.

Kelimanya merupakan kawasan permukiman para pejabat tinggi dan bangsawan selama masa Dinasti Joseon.

Lokasi desa ini diyakini strategis, karena berada di kaki gunung yang menyatukan Pegunungan Baegak dan Eungbongsan. Sekitar desa pun masih sangat alami, karena dikelilingi hutan yang indah.

Ciri khas hanok yang ada di desa tersebut adalah atap panjang melengkung. Tak lupa dilengkapi dengan lantai ondol yang membuat rumah tetap hangat saat musim dingin tiba.

Pada akhir Dinasti Joseon, Desa Bukchon Hanok tak lagi menjadi kawasan elit. Urbanisasi membuat para penghuninya membagi tanah menjadi petak-petak kecil. Beberapa hanok dirobohkan.

Masyarakat biasa dapat menempati desa tersebut. Bahkan Desa Bukchon Hanok diidentikkan dengan keluarga miskin, karena tak mampu membeli rumah yang lebih modern.

Selain itu, model rumah apartemen tengah berkembang di Kota Seoul. Berbagai hanok dirobohkan untuk membangun jalan, perkantoran, dan perumahan modern.

Namun Pemerintah Korea Selatan berupaya melakukan konservasi melalui undang-undang ketat. Tujuannya untuk melestarikan hanok yang masih tersisa, yakni sekitar 900 rumah.

Kini Desa Bukchon Hanok menjadi salah satu destinasi favorit di Seoul.

Baca juga: Sosok Sejong yang Agung, Raja Korea Pencipta Hangeul

Wisata ke Bukchon Hanok Village

Tertarik mengunjungi desa yang sarat tradisi ini? Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelumnya.

Jam Buka

Senin – Sabtu pukul 10.00 – 17.00.

Minggu tutup.

Kawasan wisata

Kawasan wisata dipusatkan pada jalan sepanjang 100 meter di Bukchon-ro 11-gil. Selebihnya merupakan pemukiman warga.

Tur

Walking tour berlangsung selama 3 jam 30 menit.

Reservasi

Reservasi dapat dilakukan secara online melalui dobo.visitseoul.net. Harap melakukan reservasi minimal 3 hari sebelum hari kunjungan.

Setelah melakukan reservasi, harap mengkonfirmasi melalui pesan singkat atau official website.

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi +82-2-6922-0777.

Biaya

Gratis.

Fasilitas

Kafe, workshop, museum, pusat kebudayaan, dan lain-lain.

Tidak tersedia lahan parkir.

Website

Website resmi Desa Bukchon Hanok hanok.seoul.go.kr.

Kursus Bahasa Korea, Wujudkan Impian Tinggal di Negeri Ginseng

Syarat penting untuk dapat kuliah, bekerja, atau tinggal di Korea adalah menguasai bahasanya. Sebagai bekal, kamu dapat mengikuti di Kursus Bahasa Korea Lister.

Di sini kamu akan belajar bersama tutor-tutor ahli dan berpengalaman. Cari tahu kisah dan pengalaman mereka di sini.

Kamu dapat memilih jumlah kelas sendiri, bahkan tutor dan kelas pengganti. Selain itu, dapatkan Garansi Skor untuk kelas tertentu.

Gunakan kode promo BLOGLISTER10 untuk mendapatkan diskon 10 persen, minimal pembelian kelas seharga satu jutaan (maksimal diskon Rp500 ribu). Daftar sekarang!