Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Fakta Goshiwon, Kos Paling Murah nan Sempit di Korea

goshiwon

Kursus Bahasa Korea – Kehidupan di Korea, terutama di kota-kota besarnya, tidak selalu gemerlap. Untuk mengakali biaya hidup yang semakin tidak terjangkau, muncul goshiwon.

Begini awal mula sampai goshiwon menjadi populer di Korea Selatan.

Apa itu Goshiwon?

Goshiwon adalah kos-kosan murah di Korea Selatan. Sama seperti di Indonesia, indekos tersebut terdiri dari ruangan kecil yang diisi perabot minimalis.

Perabot yang disediakan terbatas, alias secukupnya untuk bisa hidup layak. Contohnya tempat tidur, meja, kursi, kulkas mini, televisi, dan lemari.

Terkadang ada kamar mandi dalam, tetapi tidak selalu. Jika tidak ada, pemilik indekos menyediakan kamar mandi umum.

Perbedaannya dengan indekos di Indonesia adalah goshiwon sangat kecil, biasanya hanya seluas 3,5 meter persegi.

Mengingat ruangan yang sempit dan fasilitas seadanya, goshiwon memang hanya diperuntukkan sebagai tempat tinggal satu orang.

Indekos ini biasanya terletak di kawasan padat penduduk. Lokasinya dekat dengan fasilitas umum seperti stasiun, sekolah, kantor, dan tempat wisata.

Harganya sangat murah dibandingkan sewa apartemen atau rumah hunian, yakni mulai dari 300 sampai 700 ribu won per bulan.

Sebagai kota dengan biaya hidup tertinggi di Korea, Seoul memiliki jumlah goshiwon terbanyak. Sisanya tersebar di Provinsi Gyeonggi.

Asal-usul Goshiwon

Seperti yang dijelaskan Seoul Box, lahan di kota-kota besar di Korea Selatan semakin terbatas. Sekitar 90 persen wilayah di Korea berupa dataran tinggi dan pegunungan, sehingga lahan yang dapat dijadikan tempat tinggal manusia sangat minim. Muncullah goshiwon sebagai salah satu solusinya.

Goshiwon disebut juga asrama di luar kampus. Pada awalnya, indekos ini disewa anak sekolah atau mahasiswa yang mempersiapkan ujian. Di sini mereka dapat belajar dengan tenang tanpa gangguan.

Seiring berjalannya waktu, goshiwon menjadi pilihan yang umum bagi mereka yang berpenghasilan kecil. Hal ini disebabkan harganya yang sangat murah.

Kamu bisa bandingkan dengan standar biaya hidup di Korea di sini.

Tak hanya itu, beberapa goshiwon dapat disewa harian. Sehingga cocok untuk turis atau backpacker yang berkunjung ke Korea.

Meskipun murah dan mudah diakses, goshiwon memiliki beberapa kekurangan. Contohnya ruangan yang sangat sempit dan minimnya ventilasi udara. Tak hanya itu, kemungkinan kamu harus berbagi kamar mandi, dapur, dan ruang tengah dengan penghuni lain.

Tak jarang kamu juga akan menemukan goshiwon yang sangat kumuh. Maka dari itu, kamu harus berhati-hati dalam memilihnya.

Jenis-Jenis Goshiwon

Terdapat beberapa jenis goshiwon yang ada di Korea Selatan. Berikut tiga di antaranya.

Goshitel / Livingtel

Goshitel adalah singkatan dari goshiwon hotel. Sesuai namanya, jenis akomodasi ini memiliki fasilitas yang lebih bagus, bersih, dan kamar yang lebih lebar daripada indekos pada umumnya.

Biasanya terdapat televisi dan kamar mandi dalam mini. Harga goshitel bervariasi, mulai dari 350 sampai 700 ribu won per bulan.

Hasukjip

Hasukjip adalah indekos yang menyediakan pilihan kamar single atau double. Di sini, terdapat fasilitas bersama seperti mesin cuci, kamar mandi, ruang tengah, dan ruang makan.

Harga sewa hasukjip yaitu 300 sampai 500 ribu won per bulan. Terkadang pemilik indekos memberikan fasilitas jasa bersih-bersih dan makanan.

One-room-tel

One-room-tel adalah jenis indekos yang lebih bagus, biasanya disewa mereka yang sudah bekerja. Di dalamnya terdapat kamar mandi, mesin cuci, dan dapur mini.

Indekos yang sudah semi-apartemen ini dihargai 300 sampai 700 ribu won per bulan, tergantung besar ruangan dan kelengkapan perabot.

Baca juga: Rata-Rata Gaji di Korea 2022, Berminat Mencoba?

Sistem Sewa di Korea

Di Korea, sistem sewa menggunakan deposit yang disebut dengan jeonse.

Alih-alih membayar sewa bulanan, penyewa akan membayar sejumlah besar uang selama masa kontrak. Biasanya berkisar antara 50 sampai 80 persen dari nilai pasar.

Berdasarkan hukum, jeonse hanya berlaku dua tahun. Penyewa dapat tinggal tanpa membayar biaya sewa selama jeonse masih berlaku.

Namun berbeda halnya dengan goshiwon. Penyewa tidak membayar deposit. Mereka membayar biaya sewa bulanan sesuai besaran yang sudah ditetapkan.

Website untuk Menyewa Goshiwon

Tertarik mencoba tinggal di indekos ala Korea ini? Kamu bisa menemukannya di website berikut.

  • Goshipages
  • DabangApp
  • Airbnb
  • Naver

Sebelum memutuskan untuk sewa, sebaiknya kamu cek langsung di lokasi. Pasalnya foto yang ada di website tidak selalu sama dengan kondisi sebenarnya.

Kursus Bahasa Korea, Wujudkan Impian Tinggal di Negeri Ginseng

Syarat penting untuk dapat kuliah, bekerja, atau tinggal di Korea adalah menguasai bahasanya. Sebagai bekal, kamu dapat mengikuti di Kursus Bahasa Korea Lister.

Di sini kamu akan belajar bersama tutor-tutor ahli dan berpengalaman. Cari tahu kisah dan pengalaman mereka di sini.

Kamu dapat memilih jumlah kelas sendiri, bahkan tutor dan kelas pengganti. Selain itu, dapatkan Garansi Skor untuk kelas tertentu.

Gunakan kode promo BLOGLISTER10 untuk mendapatkan diskon 10 persen, minimal pembelian kelas seharga satu jutaan (maksimal diskon Rp500 ribu). Daftar sekarang!