Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Segala Hal Tentang Closing Remarks yang Mesti Diketahui!

Closing Remarks

Kursus Business English – Dalam membuat sebuah pidato, ada struktur yang mesti diikuti. Salah satunya adalah closing remarks.

Apa itu? Begini penjelasan mengenai pengertian, tujuan, bentuk, jenis, dan contohnya.  

Pengertian Closing Remarks 

Closing remarks adalah kalimat terakhir, paragraf, atau bagian penutup dari pidato atau presentasi. Dalam sebuah pidato atau presentasi, bagian awal dan penutup adalah 2 hal yang esensial bukan? Hal ini akan meninggalkan kesan pada audiens dan membuat pidato/presentasi kamu lancar. 

Tujuan Closing Remarks 

Tujuan utama dari closing remarks adalah agar audiens mengetahui bahwa pidato harus diakhiri. Ini membantu untuk meringkas pidato secara singkat dan menonjolkan poin utama dari pidato kamu.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa penonton sering mengingat bagian penutup akhir daripada keseluruhan pidato.

Akhir pidato yang bagus berpengaruh 40 persen dari keseluruhan pidato, lho. Tak mudah membuat closing remarks yang bagus dan berkesan. Pikirkan dan pilih kata-kata yang tepat yang dapat meninggalkan kesan positif di hati audiens.

Baca juga: Materi Public Speaking yang Penting Dikuasai, Pelajari Yuk!

Mengapa Closing Remarks Penting?

Closing remarks begitu penting dalam penulisan pidato, karena tanpa kata penutup pidato kamu akan tampak belum selesai. Untuk meninggalkan kesan yang bagus, pembicara harus mengatur pidatonya dengan akhir yang sempurna dan waktu yang sesuai.

Closing remarks bisa bermacam-macam jenisnya, tetapi harus menggunakan penutup yang tepat sesuai dengan situasi dan waktunya. 

Bentuk Skenario Closing Remarks 

  • Meeting/Conference: akhiri pidato penutup dengan ajakan tindakan.
  • School Activity: Pembicara dapat menggunakan metode tanya jawab untuk mengakhiri pidato atau memainkan kuis dan memasukkan semua poin yang disebutkan dalam pidato/aktivitas mereka.
  • Workshop: Meminta audiens untuk mengisi formulir umpan balik dan memberikan panduan langkah demi langkah.
  • Webinar/Zoom Meeting: Dalam sambutan penutup, kamu dapat menambahkan polling dengan fitur zoom untuk mengetahui berapa banyak dari audiensi yang mendengarkan. Sebelum menutup webinar, tinggalkan link/nama akun sosial media agar audiens dapat terhubung di platform tersebut.
  • Ceremony Speech: Membagikan cerita sendiri untuk membuat pernyataan penutup yang relate dengan tema pidato.

Baca juga: Business English Conversation: Kunci Dapatkan Pengalaman Global

Jenis Closing Remarks

Apa saja jenis penutup speech yang bisa kamu gunakan?

The fitting remark

The fitting remark merangkum pidato dengan kata-kata manis dan sederhana.

The motivational remark

Digunakan ketika pembicara memakai kutipan motivasi, frasa, atau dialog dalam pidato. Sehingga audiens termotivasi melakukan sesuatu. 

The expository remark

Pembicara membagikan cerita anekdot atau  pengalaman hidup yang terkait dengan pidatonya. Tujuannya agar audiens dapat terhubung ke pembicara pada tingkat yang lebih dalam dan merasa simpati. 

The contemplative remark

The contemplative remark membuat audiens merenungkan apa yang dikatakan pembicara. Tujuannya adalah untuk membuat audiens berpikir tentang semua faktor seperti pelajaran dan tema pidato selama presentasi atau pidato.

The propositional remark

Dalam sambutannya, pembicara mengakhiri dengan nasihat untuk audiens. Contohnya seperti saran atau tips.

The rhetoric remark

The rhetoric remark adalah pertanyaan yang sebenarnya tidak membutuhkan jawaban. Pembicara meninggalkan audiensi dengan pertanyaan ini.

Contoh:

  • “In the end, that’s what this election is about. Do we participate in a politics of cynicism, or do we participate in a politics of hope?” President Obama in 2004 Democratic National Convention Speech

The funny remark

Salah satu hal terbaik yang membuat pidato menjadi efektif dan interaktif adalah humor.  The funny remark bisa menjadi solusi untuk mencairkan suasana. 

The factual remarks 

Dalam jenis pidato ini, diakhiri dengan beberapa fakta yang berkaitan dengan pidato dan presentasinya. Fakta-fakta yang disajikan dalam bentuk tabel, grafik dan diagram mudah dipahami dan menarik secara visual.

Call to action

Ini adalah ungkapan yang paling umum dan bisa digunakan di sebagian besar kata penutup. Call to action artinya meminta audiens mengambil tindakan sesuai tema pidato.

The activity remark 

Penutup ini bisa menjadi salah satu yang menarik bagi audiens. Dalam pidato semacam ini, pembicara dapat melakukan kegiatan yang akan membantu audiens memahami tema pidato dengan kegiatan yang kreatif. 

Kursus Business English, Saatnya Meraih Karier Global

Kosakata yang digunakan dalam dunia bisnis dan pekerjaan tentu berbeda dengan percakapan sehari-hari. Agar kamu semakin percaya diri, ikuti Kursus Business English di Lister.

Sejumlah alumni Lister merasakan manfaat setelah mengikuti Kursus Business English di Lister. Cari tahu kisah dan pengalaman mereka di sini.

Kamu dapat memilih jumlah kelas sendiri, bahkan tutor dan kelas pengganti. Selain itu, dapatkan Garansi Skor untuk kelas tertentu.Gunakan kode promo BLOGLISTER10 untuk mendapatkan diskon 10 persen, minimal pembelian kelas seharga satu jutaan (maksimal diskon Rp500 ribu). Daftar sekarang!