Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

13 Museum di Eropa dari yang Antik sampai Unik, Must Visit!

museum di eropa

Program Lister – Ingin menjajal museum date yang lain dari biasanya? Coba kunjungi berbagai museum di Eropa berikut ini, mulai dari yang antik sampai nyeleneh!

13 Museum di Eropa yang Wajib Masuk Bucket List

Benua Eropa memang terkenal dengan wisata alam, kuliner, belanja, hingga sejarahnya. Bagi kamu penggemar sejarah dunia atau sekadar ingin berfoto estetik, berikut ini deretan museum di Eropa yang tidak boleh kamu lewatkan.

Beberapa museum berikut memiliki tema yang sangat spesifik, sehingga menarik untuk kamu kunjungi secara langsung.

1. Louvre, Paris

Musée du Louvre adalah museum seni yang terletak di jantung Prancis, yakni Paris. Museum ini dianggap sebagai salah satu museum terbaik dan terbesar di Eropa, serta paling banyak dikunjungi setiap tahunnya.

Beberapa karya seni ikonik yang dipamerkan di Louvre adalah lukisan Mona Lisa oleh Leonardo da Vinci, patung Venus de Milo, serta patung Victory of Samothrace.

Selain Louvre, apa saja destinasi yang wajib dikunjungi di Paris? Berikut rekomendasinya dalam artikel Mengenal Ibu Kota Prancis: Pesona Romantis City of Light.

2. Rijksmuseum, Amsterdam

Rijksmuseum adalah museum seni dan sejarah yang terletak di Amsterdam, ibu kota Belanda. Destinasi ini merupakan salah satu museum yang menarik minat pengunjung terbanyak setiap tahunnya di Belanda.

Beberapa karya seni yang dipamerkan di sini adalah The Night Watch karya Rembrandt van Rijn serta The Milkmaid dan Woman Reading a Letter karya Johannes Vermeer. Tak hanya itu, terdapat beberapa lukisan yang lebih kuno dan peninggalan sejarah dari Benua Asia.

3. Acropolis, Athena

acropolis

Museum Acropolis terletak di lereng selatan bukit keramat di Athena, Yunani. Museum ini menampilkan artefak Acropolis yang tersisa dari kuil persembahan yang sudah ada bahkan sebelum Parthenon berdiri. Beberapa artefak yang dipamerkan berusia sekitar 2400 tahun.

4. HC Andersen Hus, Odense

Bagi kamu penggemar cerita anak-anak, tentu tak asing dengan nama penulis Hans Christian Andersen. Denmark pun membangun sebuah museum yang secara khusus didedikasikan untuk mengenang Andersen di kota kelahirannya, yakni Odense.

Di museum ini terdapat berbagai ruangan dengan tema yang berbeda-beda, disertai pameran cahaya, musik, arsitektur, dan gambar yang megah. Museum ini cocok dikunjungi bersama anak-anak, karena terdapat bagian khusus di mana anak-anak dapat bermain dengan berbagai kostum dan properti yang disediakan.

5. Naturhistorisches Museum, Wina

Naturhistorisches Museum, atau Natural History Museum, yang terletak di Wina, Austria memamerkan berbagai koleksi bukti fenomena alam yang menakjubkan. Contohnya mineral, fosil, meteorit, hingga galeri evolusi manusia.

6. Nemo Science Museum, Amsterdam

nemo science museum

Nemo Science Museum di Amsterdam, Belanda menawarkan pengalaman belajar sains yang unik bagi anak-anak. Di sini terdapat pameran yang menunjukkan fenomena fisika, biologi, dan kimia yang seru untuk ditelusuri.

Bagi anak-anak berusia 12 tahun ke atas, terdapat pameran khusus terkait perkembangan psikologi, sosiologi, dan fisik manusia. Terdapat pula model yang membantu pengunjung memahami cara kerja otak manusia.

7. Musée Zadkine, Paris

Apakah kamu merasa Louvre terlalu mainstream? Kamu dapat mengunjungi Musée Zadkine sebagai gantinya.

Museum yang terletak di dekat Jardin du Luxembourg ini merupakan rumah sekaligus studio pengrajin patung Ossip Zadkine. Di sini ia dan istrinya, seorang pelukis, tinggal selama hampir separuh abad.

Beberapa tahun lalu, rumah tersebut direnovasi sebagai museum. Di bagian depan kamu dapat menikmati taman yang indah dan terawat baik. Sementara itu di dalamnya kamu dapat menikmati hasil karya pasangan seniman tersebut, terdiri dari berbagai patung, lukisan, dan gambar. Terkadang terdapat pula pameran seni kontemporer.

8. Herengracht, Amsterdam

Herengracht adalah sebuah museum yang sangat unik, karena memamerkan koleksi tas, pouch, koper, dan dompet yang ada sejak 500 tahun lalu. Museum ini didirikan Hendrikje dan Heinz Ivo yang tertarik mengoleksi tas. Saat ini museum tersebut memiliki lebih dari 5.000 koleksi.

Beberapa contoh koleksi yang menarik adalah pouch kulit dari Prancis abad ke-16, tas bambu Gucci dari tahun 1970-an, sampai tas tangan merah milik Lulu Guinness.

Tak hanya itu, kamu dapat menikmati sajian minum teh mewah dan cake yang ada di restoran museum.

9. Museum Vatikan, Vatikan

michelangelo

Museum Vatikan adalah salah satu destinasi yang wajib dikunjungi di Roma, Italia. Museum ini didirikan oleh Paus Julius II pada 1506 Masehi, sehingga termasuk museum kedua tertua di dunia.

Museum Vatikan memuat 70.000 pameran benda antik, termasuk di antaranya patung Romawi Kuno dan karya seni Renaisans. Di bagian tengah museum terdapat Kapel Sistina sebagai pusatnya.

Di bagian langit-langit terdapat mural paling terkenal di dunia yang dibuat oleh Michelangelo. Simak biografi sang seniman dalam artikel Sosok Michelangelo, Seniman Legendaris Italia Abad ke-15.

10. Museo Nacional del Prado, Madrid

Prado adalah museum seni yang didirikan pada 1819 di Madrid, Spanyol. Museum ini menyajikan 2.300 karya seni, terdiri dari lukisan, patung, gambar, dan karya lainnya yang dibuat oleh seniman Spanyol, Italia, hingga Flemish.

Karya seni yang ditampilkan berasal dari abad ke-12 sampai 20 awal. Beberapa karya ikonik yang dipamerkan adalah Las Meninas oleh Diego Velazquez, The Garden of Earthly Delights oleh Hieronymus Bosch, dan Saturn Devouring His Son oleh Francisco de Goya.

11. Uffizi, Florence

uffizi gallery

Galeri Uffizi yang terletak di Florence, Italia, adalah salah satu destinasi yang paling banyak dikunjungi di negara tersebut. Galeri seni ini dibuka untuk umum sejak 1765.

Karya seni yang ditampilkan berasal dari abad ke-13 sampai 18. Beberapa di antaranya adalah Birth of Venus karya Sandro Botticelli, Doni Tondo karya Michelangelo, Madonna of the Goldfinch oleh Raphael, Bacchus and Medusa oleh Caravaggio, dan Annunciation oleh Leonardo da Vinci.

Tak hanya lukisan, galeri ini juga memamerkan sejumlah patung Yunani dari koleksi keluarga Medici.

12. Muzeum Karykatury, Warsawa

Muzeum Karykatury didirikan oleh Eryk Lipiński, seorang jurnalis, kartunis, sekaligus satiris asal Polandia. Museum ini memuat lebih dari 20.000 karya karikatur dengan berbagai ukuran dari seluruh dunia.

Museum Karikatur tersebut menampilkan berbagai gaya humor dan kartun, mulai dari abad ke-17 sampai saat ini. Mengingat area museum yang terbatas, pameran diadakan secara bergilir dari satu koleksi ke koleksi lainnya.

13. Museum of Broken Relationships, Zagreb

Museum of Broken Relationships, atau Muzej prekinuti veza, adalah sebuah museum yang berada di Zagreb, Kroasia. Museum ini menampilkan galeri unik tentang putusnya hubungan, mulai dari hubungan keluarga sampai percintaan.

Museum tersebut menampilkan benda-benda yang penuh kenangan bagi pemiliknya beserta penjelasan singkat. Benda-benda yang dipamerkan berasal dari donasi.

Yuk Museum Dates di Benua Eropa! Awali dengan Belajar Bahasa Asing

Sudah tahu bahasa apa yang ingin kamu pelajari? Kamu akan menemukan kelas yang tepat sesuai kebutuhanmu di Program Lister.

Follow Instagram Lister untuk mengetahui promo menarik dan informasi belajar bahasa asing lainnya.

Kamu dapat memilih jumlah kelas sendiri, bahkan tutor dan kelas pengganti. Selain itu, dapatkan Garansi Skor untuk kelas tertentu.

Gunakan kode promo BLOGLISTER10 untuk mendapatkan diskon 10 persen, minimal pembelian kelas seharga satu jutaan (maksimal diskon Rp500 ribu). Daftar sekarang!