Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

11 Daya Tarik Amsterdam, Ibu Kota Belanda yang Bersejarah

ibu kota belanda

Kursus Bahasa Belanda – Sejarah ibu kota Belanda cukup rumit, karena adanya faktor pertimbangan politik yang panjang di negara tersebut. Terlepas dari sejarahnya yang menarik untuk diulas, Amsterdam memiliki daya tarik tersendiri sebagai ibu kota Negeri Kincir Angin.

Ibu Kota Belanda

Ibu kota Belanda adalah Amsterdam. Kota ini merupakan salah satu destinasi wisata populer di Benua Eropa. Tak hanya itu, berbagai universitas, akademi, lembaga penelitian, dan museum menjadi daya tarik bagi wisatawan, akademisi, dan penikmat budaya dari seluruh dunia.

Amsterdam memiliki 160 kanal air (grachten), bangunan kuno dari abad ke-16 hingga 18, dan jembatan kayu bersejarah yang disebut Magere Brug.

Sejarah Amsterdam

Amsterdam sudah ada sejak 1200 tahun lalu. Kota ini dibangun di sekitar dam (bendungan) di Sungai Amstel, sehingga dikenal sebagai Amstel-reddame.

Pada mulanya, Amsterdam tidak semerta-merta ditetapkan sebagai ibu kota Belanda. Dikutip dari Sporcle, Den Haag adalah pusat pemerintahan Belanda pada Abad Pertengahan. Saat itu Amsterdam hanyalah kota biasa yang menjadi pusat perdagangan, ekonomi, dan budaya.

Pada abad ke-16, Republik Kesatuan Tujuh Belanda terbentuk. Den Haag tetap menjadi ibu kota de facto dari republik tersebut. Banyak gedung pemerintahan yang berdiri di Den Haag.

Pada saat yang bersamaan, Amsterdam tumbuh menjadi kota yang ramai dan menarik perhatian, terutama di sektor ekonomi. Kota tersebut kemudian menjadi salah satu poros ekonomi penting di Eropa.

Konflik Politik

Pertumbuhan Amsterdam yang pesat mulai menimbulkan isu politik. Negara Belanda sendiri merupakan kesatuan dari berbagai provinsi dan kota otonom. Kepala negara disebut dengan Stadtholder, yakni jabatan yang diwariskan turun-temurun di Wangsa Oranye-Nassau. Pada abad ke-17, timbul pertentangan kebijakan antara Stadtholder dengan pemerintah Amsterdam.

Kemudian muncul dua faksi politik dengan pandangan berbeda. Faksi Oranye mendukung kepemimpinan Stadtholder dengan sistem monarki. Pusat kekuatan faksi ini berada di Den Haag.

Di lain sisi terdapat Faksi Republikan yang berpusat di Amsterdam. Mereka memperjuangkan kedaulatan sipil. Pertentangan kedua belah pihak tersebut berlangsung sampai abad ke-19.

Penetapan Ibu Kota Belanda

Pada 1814, kerajaan baru terbentuk seiring runtuhnya Republik Belanda, Republik Batavia, dan Kerajaan Belanda. Pada saat itu, Amsterdam masih menjadi kota yang penting, sehingga ditetapkan sebagai ibu kota negara.

Walaupun begitu, Den Haag tetap menjadi pusat pemerintahan, karena banyaknya gedung pemerintah di kota tersebut. Amsterdam adalah pusat perekonomian dan kebudayaan Belanda.

Meskipun Amsterdam sudah menjadi ibu kota sejak 1814, pengakuan secara resmi baru dilakukan pada 1983. Pada revisi Konstitusi Belanda, disebutkan “Raja akan disumpah dan diinagurasi secepatnya di ibu kota, Amsterdam”. Pernyataan ini menjadi satu-satunya bukti yang menetapkan Amsterdam sebagai ibu kota negara.

Dengan begitu, Belanda memiliki dua kota besar yang masing-masing menangani isu berbeda. Baik Amsterdam maupun Den Haag memiliki peran penting dalam menjalankan poros pemerintahan negaranya.

Berbicara tentang Belanda, ternyata negara tersebut memiliki berbagai sebutan yang seringkali membingungkan orang asing. Untuk menambah wawasanmu, simak artikel Sebutan Holland, Dutch, dan Netherlands: Apa Bedanya?

11 Daya Tarik Amsterdam

Setelah mengetahui sejarahnya, apakah kamu tertarik menjelajah Amsterdam? Berikut sejumlah tempat dan kegiatan yang tidak boleh kamu lewatkan di kota bersejarah ini.

1. Jordaan

Jordaan adalah kawasan permukiman yang artistik dengan berbagai bangunan unik, galeri seni, toko barang antik, taman, bar, dan restoran. Di masa lampau, Jordaan adalah lingkungan tempat tinggal kelas pekerja.

Gang-gang di Jordaan yang sempit selalu menyimpan kejutan, sehingga menarik untuk ditelusuri sambil jalan-jalan santai.

2. Bersepeda keliling kota

sepeda belanda

Seperti yang diketahui banyak orang di seluruh dunia, penduduk Amsterdam adalah penggemar sepeda. Faktanya, terdapat lebih dari 800.000 sepeda di kota tersebut, lebih banyak daripada jumlah penduduknya.

Masyarakat Amsterdam memandang sepeda adalah kendaraan yang praktis untuk rutinitas sehari-hari. Tak hanya itu, jalanannya sangat ramah untuk pengendara sepeda. Bersepeda adalah cara menikmati kota ala penduduk setempat.

3. Westergas

Westergas adalah kompleks bekas bangunan pabrik gas. Saat ini kompleks tersebut diubah menjadi galeri seni, pusat industri kreatif, bar, restoran, kafe, hingga pembuatan bir berskala kecil.

Di sini kamu akan sering menjumpai festival kuliner, acara seni, dan bazar Minggu.

4. Museumplein

Museumplein adalah kawasan seni dan sejarah yang terdiri dari Rijksmuseum, Stedelijk Museum, The Royal Concertgebouw, dan Van Gogh Museum. 

Museumplein merupakan ruang terbuka yang dapat digunakan untuk pameran, bazar, maupun rekreasi masyarakat. Saat musim dingin, kawasan tersebut diubah menjadi gelanggang es terbuka.

Jika kamu termasuk orang yang memiliki hobi berkunjung ke museum, berikut artikel yang cocok kamu simak, 13 Museum di Eropa dari yang Antik sampai Unik, Must Visit!

5. Brouwerij’t IJ

Di Amsterdam terdapat delapan kincir angin yang masih tersisa, salah satunya adalah De Gooyer di Oostelijke Eilanden. Kincir angin tersebut digunakan untuk pembuatan bir di Brouwerij’t IJ.

Tempat ini memproduksi bir yang beragam, mulai dari bir pada umumnya hingga bir musiman. Brouwerij’t IJ terkenal sebagai produsen bir berskala kecil atau artisan.

6. Kastel dan benteng

royal palace amsterdam

Berbagai kastel, istana, dan benteng sisa-sisa peninggalan masa lampau di Amsterdam masih terawat dengan baik. Salah satunya adalah Istana Kerajaan di mana Raja Willem-Alexander secara resmi menerima tamu-tamu negara.

Ada pula Muiderslot, kastel dari abad ke-13 dengan menara, parit, dan jembatan angkat. Selain itu terdapat De Haar Castle, bangunan dari abad ke-14 dengan kubah dan menara yang megah.

7. IJ-hallen

Siapa sangka berburu di pasar loak bisa jadi kegiatan yang menyenangkan? IJ-hallen adalah salah satu pasar loak terbesar dan terlengkap di Belanda.

Tak hanya pakaian, kamu akan menemukan berbagai barang antik seperti piringan hitam, kaset, mebel, dan koleksi lainnya.

8. Anne Frank House

Anne Frank House adalah saksi sejarah genosida masyarakat Yahudi saat Perang Dunia II. Di rumah tersebut, Anne Frank bersembunyi bersama keluarganya dari perburuan Nazi.

Rumah bersejarah ini kemudian ditata menjadi museum. Anne Frank House selalu ramai dikunjungi setiap harinya, sehingga kamu disarankan datang pagi-pagi atau melakukan reservasi terlebih dahulu.

9. Bollenstreek

tulip belanda

Bunga tulip identik dengan negara Belanda. Jika kamu berkunjung ke Amsterdam saat musim semi, jangan lupa mengunjungi ladang bunga tulip atau disebut dengan Bollenstreek. Taman ini berada di antara Haarlem dan Leiden.

Tak hanya itu, kamu bisa mengikuti Festival Bunga Tulip di bulan April atau mengunjungi Tulip Museum dan Bloemenmarkt.

10. De Negen Straatjes

Berkunjung ke suatu negara tentu tak lengkap tanpa berbelanja oleh-oleh khas. Untuk mendapatkan barang-barang yang benar-benar unik dan tak terlalu terkesan ‘turis’, kamu dapat mengunjungi De Negen Straatjes atau The Nine Streets.

De Negen Straatjes adalah jalan yang menghubungkan kanal utama di antara Leidsegracht dan Raadhuisstraat. Di sini kamu akan menemukan berbagai butik, toko barang antik, kosmetik artisan, hingga butik desainer ternama.

11. De Hallen

Jalan-jalan ke Amsterdam tentu tak lengkap tanpa mencicipi kulinernya. Kamu dapat mencoba kuliner layaknya penduduk setempat di De Hallen.

Kawasan tersebut berada di bekas bangunan pabrik dari 1902 yang direnovasi. Kini De Hallen menjadi pusat pertokoan, bioskop, hotel, butik, bar, serta street food. Setiap akhir pekan ada bazar barang lokal yang menarik untuk dikunjungi.

Pelajari Bahasanya, Traveling ke Belanda Makin Seru!

Syarat penting untuk dapat kuliah, bekerja, atau tinggal di Belanda adalah menguasai bahasanya. Sebagai bekal, kamu dapat mengikuti Kursus Bahasa Belanda di Lister.

Follow Instagram Lister untuk mengetahui promo menarik dan informasi belajar bahasa asing lainnya.

Kamu dapat memilih jumlah kelas sendiri, bahkan tutor dan kelas pengganti. Selain itu, dapatkan Garansi Skor untuk kelas tertentu.

Gunakan kode promo BLOGLISTER10 untuk mendapatkan diskon 10 persen, minimal pembelian kelas seharga satu jutaan (maksimal diskon Rp500 ribu). Daftar sekarang!