Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Ghibli Museum, Dunia Magis Hayao Miyazaki yang Jadi Nyata

ghibli museum

Kursus Bahasa Jepang – Siapapun yang pernah menonton film-film Studio Ghibli pasti setuju akan magis dunia yang diciptakan sang kreator, Hayao Miyazaki. Ia pun berusaha mewujudkannya ke dunia nyata melalui Ghibli Museum.

Dalam membangun atraksi di museum, tak lupa Hayao Miyazaki menyisipkan rancangan yang indah, sesuai dunia yang ia ciptakan di dalam film. Ingin tahu atraksi apa saja yang wajib kamu kunjungi?

Ghibli Museum

Ghibli Museum (三鷹の森ジブリ美術館, Mitaka no Mori Ghibli Bijutsukan) adalah museum yang secara khusus memuat karya seni, animasi, dan atraksi berdasarkan film-film Studio Ghibli yang dibuat Hayao Miyazaki.

Museum ini berada di Taman Inokashira, Mitaka, tepatnya di tepi Tokyo dan tidak jauh dari Kichijoji. Museum ini sengaja didesain sesuai fitur dan karakter dalam film-film Ghibli.

Di sini pengunjung dapat menikmati berbagai atraksi, pameran sejarah dan teknik animasi khas Ghibli, hingga miniteater yang memutar film pendek. Ada pula kafe, area bermain anak-anak, dan toko suvenir.

Hayao Miyazaki membuat slogan Let’s get lost together bagi museumnya. Berikut profil sang pembuat film animasi dalam artikel Biografi Hayao Miyazaki, sang Maestro Animasi Asal Jepang.

10 Atraksi Ghibli Museum

Dari awal masuk area museum sampai akhir, pengunjung akan dimanjakan dengan berbagai karakter dan arsitektur yang didesain oleh Hayao Miyazaki sendiri. Berikut berbagai atraksi yang tersedia, seperti dilansir dari situs resmi Ghibli Museum.

Totoro

Di pintu masuk Taman Inokashira terdapat deretan pepohonan hijau dan bangunan berwarna-warni. Di atasnya terdapat tulisan Ghibli Museum, Mitaka.

Kamu akan disambut Totoro yang akan menunjukkan pintu masuk yang sesungguhnya. Berbagai jendela dan lampu dihiasi kaca patri berbentuk karakter-karakter Ghibli, berbagai tanaman, dan hewan.

The Space of Wonder

Di langit-langit terdapat lukisan mural yang indah. Di tengah langit biru terdapat gambar matahari yang bersinar cerah. Pohon dan sulur anggur, melon, berbagai jenis bunga, serta buah-buahan lainnya melingkari langit biru.

Kalau kamu jeli, kamu akan melihat Kiki sedang naik sapu terbang, Nausicaä yang naik pesawat terbang, dan karakter lainnya.

Di sini pengunjung akan diberikan tiket untuk ditukar dengan kupon reservasi. Tiket ini terbuat dari film 35mm yang digunakan di miniteater.

Jika diterawang ke arah cahaya, potongan tiket akan menunjukkan adegan film.

The Central Hall – The Wind Whistles

Ruangan ini memiliki langit-langit tinggi dengan kubah kaca. Di tengahnya terdapat seekor paus berwarna kuning yang berenang di tengah laut, bilah kipas raksasa berputar di atas kepalanya.

Ada pula labirin tangga spiral, tangga, balkon, hingga pegangan tangga berhias kaca warna-warni. Desain ini sesuai dengan gedung berarsitektur ajaib yang sering muncul di film-film Hayao Miyazaki.

A Boy’s Room – A Gift from Grampa

Ruangan ini adalah salah satu ruangan yang disebut sebagai tempat lahirnya film. Dalam ruangan ini, tampak seolah-olah seorang seniman tengah mengerjakan sketsa di meja.

Selain itu terdapat banyak buku, mainan, dan gambar sketsa yang ditempel di dinding. Di langit-langit tergantung model pesawat dan miniatur pteranodon.

Setelah berkunjung ke kelima ruangan, kamu akan memahami proses pembuatan film animasi di Studio Ghibli.

The Saturn Theater

Miniteater ini berada di rubanah museum. Hanya ada 80 kursi di dalamnya.

Di sini kamu dapat menonton film animasi pendek buatan Ghibli yang hanya dapat ditonton di museumnya.

Bagian langit-langit dihiasi mural langit berwarna biru cerah, sementara dindingnya dihiasi lukisan bunga-bunga. Saat film berakhir, jendela akan terbuka dan cahaya matahari dapat masuk.

TRI HAWKS

TRI HAWKS diambil dari nama Kota Mitaka, artinya tiga gagak. Bagian ini adalah ruang baca.

Pengunjung dapat membaca dengan leluasa buku-buku yang direkomendasikan langsung oleh Hayao Miyazaki.

The Cat Bus

Bagi kamu yang sudah pernah menonton My Neighbor Totoro, tentu tidak asing dengan bus berbentuk kucing. Di sini kamu dapat menyaksikan bus kucing tersebut.

Bus ini juga dapat dinaiki khusus untuk anak usia sekolah dasar atau berusia 12 tahun ke bawah.

The Robot Soldier

Dari ruangan The Cat Bus, terdapat tangga melingkar yang menuju atap terbuka. Di sini terdapat hamparan rumput dan prajurit robot berukuran raksasa dari film Castle in the Sky.

Hand-Pump Well

Selanjutnya terdapat sebuah patio yang terletak di antara museum dan kafe. Dari sini kamu dapat melihat kafe yang dicat oranye cerah.

Di gazebo tengah terdapat sumur dengan pompa tangan. Kamu dapat mencoba memompa sumur tersebut.

Di sekelilingnya terdapat berbagai ornamen buatan tangan. Ada pula setumpuk kayu bakar di depan gudang kuno. Saat musim dingin, kayu bakar tersebut digunakan untuk menyalakan tungku di kafe.

Straw Hat Café

Di tengah-tengah pepohonan pinus merah terdapat sebuah kafe. Dindingnya bercat oranye dan bingkai jendelanya berwarna merah. Di sini kamu dapat menikmati suasana Taman Inokashira yang tenang.

Tak hanya Ghibli Museum, kamu juga dapat berwisata budaya di Jepang. Jika kamu berencana mengunjungi Jepang saat liburan tahun baru, tak ada salahnya ikut serta dalam tradisi hatsumode. Baca selengkapnya di artikel Ke Jepang saat Tahun Baru? Jangan Lupa Ikuti Hatsumode!

Jam Buka dan Tiket Masuk

Untuk mengunjungi museum ini, kamu dapat naik JR Chuo Line dari Stasiun Shinjuku menuju Stasiun Mitaka. Tiket kereta seharga 220 yen.

Dari stasiun ke museum kamu dapat menggunakan shuttle bus seharga 210 yen untuk sekali perjalanan atau 320 yen untuk pulang-pergi. Untuk tiket anak hanya perlu membayar setengah harga.

Kamu juga dapat menggunakan taksi dengan biaya sekitar 750 yen untuk sekali jalan. Cara alternatif lainnya kamu dapat berjalan kaki selama 20 menit.

Jam Buka

  • Hari biasa: 10.00-17.00
  • Sabtu, Minggu, dan hari libur: 10.00-19.00
  • Musim panas (Juli-Agustus): 10.00-18.00

Tiket

Tiket tidak dijual secara langsung di museum, sehingga kamu harus memesan terlebih dahulu. Tiket dapat diberi secara online melalui berbagai situs reservasi.

  • Harga tiket masuk: 1000 yen per orang

Bagi kamu yang datang dari luar Jepang, dapat memesan melalui JTB. Tiket akan dijual tiga bulan sebelum tanggal kedatangan.

Kamu akan diberikan voucher sesuai dengan tanggal kedatangan. Voucher ini akan ditukar dengan tiket di museum. Untuk menukar voucher, kamu memerlukan paspor.

Selama hari libur sekolah dan akhir pekan, biasanya tiket akan cepat terjual habis. Tiket untuk hari biasa umumnya lebih mudah didapatkan.

Kursus Bahasa Jepang, Nonton Film Ghibli Jadi Lebih Seru!

Ingin pengalaman menonton film-film Studio Ghibli menjadi lebih seru? Ikuti Kursus Bahasa Jepang di Lister.

Di sini kamu akan belajar bersama tutor-tutor ahli dan berpengalaman. Kenali lebih dekat profil Tutor Bahasa Jepang.

Kamu dapat memilih jumlah kelas sendiri, bahkan tutor dan kelas pengganti. Selain itu, dapatkan Garansi Skor untuk kelas tertentu.

Gunakan kode promo BLOGLISTER10 untuk mendapatkan diskon 10 persen, minimal pembelian kelas seharga satu jutaan (maksimal diskon Rp500 ribu). Daftar sekarang!