Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Ke Jepang saat Tahun Baru? Jangan Lupa Ikuti Hatsumode!

hatsumode

Jika kamu berminat mengunjungi Jepang saat tahun baru, kamu dapat mengikuti hatsumode. Tradisi ini biasa dilakukan di kuil Jepang, baik kuil Buddha maupun Shinto.

Seperti apa uniknya budaya Jepang tersebut?

Apa itu hatsumode?

Hatsumode adalah kunjungan ke kuil atau pura di Jepang saat tahun baru. Tujuan tradisi ini adalah menyampaikan rasa syukur atas tahun yang sudah lewat dan memohon keberuntungan selama tahun yang akan datang.

Hatsumode dapat dilakukan mulai dari Malam Tahun Baru sampai 3 Januari.

Walaupun kunjungan ke kuil tersebut dilakukan saat tahun baru, kali pertama kamu mengunjungi kuil di Jepang dapat disebut juga dengan hatsumode. Namun masyarakat Jepang biasanya melakukan hatsumode pada tahun baru.

Selama hatsumode, halaman kuil menjadi tempat bazar yang dipenuhi penjual makanan dan suvenir. Suasana meriah layaknya festival. Para pengunjung akan mengenakan kimono terbaik mereka.

Tradisi hatsumode

Upacara dilakukan dengan berjalan masuk melalui pintu utama, membuat persembahan, dan berdoa. Tata cara upacara ini sedikit berbeda antara kuil Buddha (otera) dengan pura Shinto (jinja).

Kamu dapat memohon keberuntungan, tetapi disarankan untuk tidak meminta sesuatu secara spesifik saat berdoa. Kamu cukup menyampaikan rasa syukur dan hormat kepada para dewa.

Hatsumode dapat dilakukan di kuil Buddha atau pura Shinto sesuai kepercayaan masing-masing.

Asal-usul hatsumode

Tradisi hatsumode pertama kali dilakukan pada Periode Heian (794-1185) di berbagai kuil dan pura tanpa perbedaan.

Tradisi ini sempat berubah pada 1868 saat pemerintahan Meiji gencar mendorong Shinto sebagai kepercayaan asli Jepang. Buddha yang berasal dari India dianggap sebagai kepercayaan asing. Berbagai kuil Buddha ditutup oleh pemerintah yang berkuasa.

Pada 1873, pemeluk kepercayaan Buddha tetap bertumbuh meskipun sempat dilarang selama 5 tahun.

Omamori, Omikuji, dan Hamaya

Omamori, omikuji, dan hamaya adalah pernak-pernik penting yang digunakan untuk berdoa saat hatsumode.

Omamori

Omamori adalah jimat warna-warni dengan berbagai ukiran. Jimat ini melambangkan perlindungan dari kesialan dan dapat diberi sebagai hadiah kepada teman atau keluarga.

Menurut kepercayaan, kekuatan omamori hanya bertahan satu tahun. Pada saat hatsumode, bawa kembali omamori yang ke kuil asalnya untuk dibakar. Hal ini menjadi ungkapan syukur atas perlindungan yang diberikan omamori selama satu tahun yang sudah lewat.

Setelah itu, kamu dapat membeli omamori baru.

Omikuji

Omikuji adalah lembaran kertas yang memberitahu keberuntunganmu di tahun yang akan datang. Kamu akan mengambil potongan kayu dengan tulisan nomor tertentu. Kemudian ambil kertas sesuai dengan nomor yang tertera.

Omikuji akan memberitahu keberuntungan dari berbagai aspek, seperti kesehatan, hubungan, keuangan, dan lain-lain.

Jika jawaban yang kamu dapat tidak terlalu baik, kamu dapat menggantungkan omikuji dengan harapan hal itu akan diubah oleh para dewa.

Hamaya

Hamaya adalah jimat yang bertujuan menghalau kesialan. Jimat berbentuk panah ini menjadi simbol membidik keberuntungan di tahun yang baru.

Hamaya dapat digantung di rumah, terutama di tempat-tempat yang sering digunakan bersama seperti ruang keluarga atau pintu masuk.

Belajar Bahasa Jepang: Bekal Penting di Masa Depan

Syarat penting untuk dapat kuliah, bekerja, atau tinggal di Jepang adalah menguasai bahasanya. Sebagai bekal, kamu dapat mengikuti Kursus Bahasa Jepang di Lister.

Di sini kamu akan belajar bersama tutor-tutor ahli dan bersertifikat. Kamu akan mendapatkan modul yang akan membantu proses belajar. Selain itu, kamu dapat memilih jumlah kelas sendiri. Daftar sekarang!