Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram

Business Development Punya Tanggung Jawab Besar, Apa saja?

business development

Kamu ingin memiliki prospek karier yang lebih luas, tapi tidak tahu caranya? Kamu bisa mulai mengembangkan kemampuan, salah satunya dengan mempelajari bahasa asing. Kamu disarankan mengikuti kursus bahasa asing untuk karyawan di Lister for Company.

Jika kamu mempunyai kemampuan lebih, bukan tidak mungkin kamu dapat menduduki posisi penting seperti business development manager. Posisi ini memiliki peran dan tanggung jawab besar dalam perusahaan.

Apa saja tanggung jawabnya? Simak ulasan berikut ini.

Apa itu Business Development?

Business development adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk membuat long term value (nilai jangka panjang) bagi perusahaan. Nilai itu diciptakan melalui pasar, konsumen, dan relasi bisnis.

Dengan demikian, business development manager adalah orang yang bertugas memastikan ketiga kanal tersebut memberi peluang bagi bisnis untuk bertumbuh.

Namun business development manager tidak hanya mengupayakan keuntungan sebesar-besarnya dengan cepat. Mereka juga harus membuat strategi jangka panjang untuk pertumbuhan pelanggan.

Artinya, mereka harus memutar uang agar perusahaan selalu mendapat untung.

Tiga Elemen dalam Business Development

Seperti disinggung di atas, ada tiga elemen yang akan mendatangkan nilai bagi perusahaan. Bagaimana penjelasannya?

1. Konsumen

Konsumen adalah penghasil keuntungan bagi perusahaan. Namun tidak semua barang atau jasa yang dihasilkan cocok bagi seluruh masyarakat.

Tugas business development manager adalah memastikan sebanyak mungkin masyarakat menikmati barang atau jasa yang dihasilkan.

2. Pasar

Perusahaan harus memastikan target pasar dapat dicapai. Selanjutnya, business development manager bertugas menyusun strategi agar target pasar dapat berkembang.

3. Relasi Bisnis

Sebuah bisnis tidak dapat berjalan sendiri, melainkan dengan dukungan konsumen, sponsor, atau mitra. Business development manager bertugas membangun relasi yang baik.

Tugas Business Development

Lantas apa saja job description seorang business development manager? Berikut penjelasannya.

Meriset Pasar

Business development manager bertugas melakukan riset pasar untuk mencari tahu minat konsumen dan potensi konsumen baru.

Mencari Tahu Target Pasar

Sebelum mengeluarkan produk, perusahaan harus memastikan target pasar dan kompetitornya. Hal ini merupakan tugas business development manager.

Menyusun dan Mempresentasikan Rencana Bisnis

Business development manager harus mempunyai rencana bisnis yang disusun berdasarkan data hasil riset. Ia juga harus mempresentasikannya di hadapan perusahaan.

Contoh Program Kerja Business Development

Belum mempunyai gambaran tentang apa yang dikerjakan business development manager? Berikut contohnya.

1. Membantu mengembangkan produk bersama tim produk dan developer

2. Menjalin kerja sama dengan mitra potensial

3. Membuat analisis data informatif bersama tim data

4. Menyusun, menjalankan, dan mengawasi kampanye pemasaran bersama tim marketing

5. Menjalin relasi yang baik dengan partner dan calon partner

6. Bekerja sama dengan C-level untuk mengembangkan layanan

Contoh Strategi Implementasi Business Development

Strategi apa saja yang biasanya digunakan business development? Berikut beberapa contohnya.

1. Memahami Persaingan Industri

Business development manager harus mengetahui target pasar perusahaan dan kompetitor. Dengan begitu, strategi yang tepat dapat disusun.

2. Membangun Relasi yang Baik dengan Konsumen

Konsumen yang loyal akan menjadi salah satu kunci kesuksesan bisnis. Sebabnya mencari konsumen baru memiliki tantangan lebih. Maka dari itu, dibutuhkan upaya membangun relasi jangka panjang.

3. Mengamati Tren Bisnis

Riset terhadap tren bisnis perlu dilakukan untuk menemukan cara mengembangkan produk, mengetahui kebiasaan konsumen, dan mengetahui kompetisi bisnis.

4. Merespons Konsumen dengan Cepat

Konsumen yang dilayani dengan baik dan cepat akan merasa puas. Dengan begitu, mereka akan memberikan umpan balik yang positif.

5. Menggunakan Iklan dengan Efektif

Iklan dibutuhkan untuk menimbulkan brand awareness. Namun pemilihan jenis iklan harus dilakukan dengan cermat agar sesuai dengan citra perusahaan.