Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Apa itu High Risk High Return? Kenali Sebelum Investasi

high risk high return

Ingin mengembangkan bisnis atau karier sampai ke luar negeri? Kamu wajib mempersiapkan diri dengan kemampuan berbahasa asing. Kamu bisa mengikuti kursus bahasa asing di Lister for Company.

Walaupun kamu sudah memiliki karier atau bisnis yang cemerlang, tetap penting bagi kamu untuk melakukan investasi. Saat berinvestasi, kamu harus mempertimbangkan potensi risikonya.

Salah satu istilah yang sering didengar saat membicarakan risiko investasi adalah high risk high return. Apa maksudnya? Simak penjelasannya berikut ini.

Apa itu Risiko Investasi?

Risiko investasi adalah potensi kerugian yang mungkin terjadi terhadap investor. Artinya investor tidak mendapatkan keuntungan sesuai dengan yang diharapkan.

Keuntungan dan risiko pasti berbanding lurus. Jika keuntungan besar, risikonya besar pula. Sebaliknya, jika keuntungan kecil, risikonya kecil pula.

Kamu wajib mengenali profil risikomu sendiri. Artinya, seberapa siap kamu menanggung risiko atas investasi yang kamu lakukan.

Apa itu High Risk High Return?

High risk high return awalnya merupakan sebuah prinsip yang menjadi dasar pengambilan keputusan saat merencanakan keuangan. Prinsip ini kemudian diadaptasi dalam dunia investasi.

Prinsip ini dipahami sebagai tindakan penanaman investasi dengan harapan mendapatkan untung besar. Namun risiko yang membayangi investor relatif tinggi. Contohnya kerugian akibat nilai aset menurun.

Hal ini bukan tidak mungkin terjadi. Keputusan investor saat menanam modal dapat terpengaruh dengan adanya situasi ini.

Walaupun sejauh ini belum ada alasan ilmiah yang menunjukkan hubungan risiko dengan potensi pengembalian dalam investasi, ditemukan hubungan positif antara kedua aspek tersebut.

Artinya, semakin tinggi risiko maka semakin banyak keuntungan yang diterima. Maka dari itu, investor yang ingin meraih keuntungan besar dalam waktu singkat akan berani menerima risiko yang mungkin tidak proporsional.

Namun jangan sampai mengalami bias optimisme saat berinvestasi dengan risiko tinggi. Bias ini membuat kamu 100 persen yakin akan berhasil, walaupun faktanya orang lain mengalami kegagalan.

Kamu tetap harus percaya bahwa kamu dapat terpapar risiko.

Contoh Investasi High Risk High Return

Lantas apa saja contoh instrumen investasi dengan high risk high return?

Saham

Walaupun risikonya cukup besar, banyak yang berminat pada instrumen investasi yang satu ini. Saham dapat menjadi investasi jangka panjang, sehingga investor dapat merancang strategi untuk mengatasi risiko.

High Yield Bonds

High yield bonds atau obligasi sampah menawarkan keuntungan yang lumayan. Namun risiko yang tinggi mengikuti, yakni berupa gagal bayar atau risiko kredit lain.

Walaupun begitu, obligasi ini menawarkan return yang lebih tinggi daripada obligasi lainnya.

Cryptocurrency

Cryptocurrency atau mata uang digital termasuk investasi high risk high return. Pasalnya investasi ini tidak diatur lembaga keuangan dan perbankan konvensional.

Walaupun begitu, investor dapat memperoleh return yang tinggi jika nilai cryptocurrency tengah tinggi.