Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram

Cara Menggunakan Have, Has, Had yang Benar

Penggunaan have, has, had yang benar

Kalian pasti sudah sering mendengar dan menggunakan have, has, atau had saat berbicara dalam bahasa Inggris. Sebenanya apa itu have, has, dan had? Dan apakah kita sudah menggunakan have, has, dan had?

Have, has, dan had adalah bagian dari perfect tense. Kata-kata ini mempunya dua fungsi, yaitu sebagai kata kerja utama dan auxiliary verb. Sebagai kata kerja utama, have/has/had memiliki arti punya, memiliki, mempunyai, dan lain-lain.

Contoh:

I have cats. / Aku punya kucing.

She has red bandana. / Dia punya bando merah.

He had the items before. / Dia dulu punya benda itu.

Sedangkan, have/has/had sebagai auxiliary verb berfungsi seperti is, are, do, does, etc. Artinya, mereka membutuhkan kata kerja utama supaya kalimatnya lengkat. Nah, perfect tense dibagi menjadi dua lagi, yang pertama adalah present perfect tense yaitu have dan has yang menandakan aksi yang sudah terjadi di masa lampau tapi tanpa penanda waktu yang jelas atau masih berlangsung sampai sekarang. Yang kedua adalah past perfect tense, yaitu had, yang menandakan aksi yang sudah selesai terjadi sebelum aksi lain terjadi. Hmm, masih bingung ya? Gampang kok sebenarnya!

Berikut cara penggunaan have/has/had biar kebingunganmu sedikit berkurang.

Rumus Dasar have/has/had

Have, has, dan had selalu diikuti oleh past participle dari kata kerja utama.

Have/has/had + Verb3

Have kamu pakai kalau subyek dari kalimatnya adalah I, you, they, dan we.

Has digunakan kalau subyek dari kalimatnya adalah she, he, dan it.

Contoh:

I have done my homework. / Aku telah mengerjakan pekerjaan rumahku.

She has walked that road before. / Dia sudah pernah melewati jalan itu.

Had adalah versi lampau have/has, sehingga subyeknya bisa I, you, they, we, she, he, dan it.

Contoh:

I walked back home and saw that he had thrown out my clothes.

Aku kembali ke rumah dan melihat dia sudah membuang baju-bajuku

Cara menggunakan have/has/had

Ingat, have dan has kamu gunakan kalau membicarakan aksi yang sudah terjadi tanpa penanda waktu yang jelas atau aksi terjadi di masa lampau tapi masih belangsung sampai sekarang.

Contoh:

I have learned about it years ago.

Aku sudah mempelajari hal itu bertahun-tahun lalu.

I have learned about it last night.

Aku sudah mempelajari hal itu semalam.

last night adalah penanda waktu yang jelas, sehingga penggunaan present perfect tense tidak tepat di sini. Terus, pakai apa dong? Kalau ada penanda waktu yang jelas, tense yang dipakai adalah past tense.

Sedangkan, had kamu gunakan kalau membicarakan aksi yang sudah selesai terjadi mendahului aksi lainnya.

Contoh:

We realized that he had eaten half the cake.

Kami baru sadar kalau dia sudah memakan setengah kuenya.

Nah, kalimat di atas artinya si ‘dia’ sudah makan setengah kue-nya dulu baru ‘kita’ sadar.

He had consumed the poison.

Dia sudah mengkonsumsi racunnya.

Kalau contoh yang di atas, salah ya fellas! Karena tidak ada aksi lain yang mengikuti. Kembali lagi ke contoh sebelumnya, kalau aksinya hanya diselesaikan, tense yang dipakai adalah past tense.

Singkat, kan? Itu dia beberapa hal penting yang kamu perlu ingat saat menggunakan have/has/had . Dengan memahami penggunaan perfect tense, kemampuan bahasa Inggris kamu akan lebih keren lagi. Jangan lupa dipraktikkan saat menulis maupun berbicara biar kamu tidak lupa, ya. Untuk mendapatkan pengalaman belajar yang lebih mendalam, kamu bisa mendaftar di kelas Academic English di Lister. Daftar kelas di sini.

Sampai berjumpa di artikel-artikel berikutnya!