Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

3 Langkah Meningkatkan Reading Comprehension Skill

reading comprehension

Reading comprehesion skill adalah kemampuan seseorang memproses informasi yang didapat dari bacaan, memahami maksud dari bacaan tersebut, dan mencocokkan informasi-informasi yang didapat dengan apa yang sudah diketahui oleh si pembaca. Secara singkat, reading comprehension skill adalah kemampuan seseorang memahami sebuah teks. Semakin tinggi tingkat reading comprehension skill-mu, semakin cepat pula kamu memproses sebuah teks.

Reading comprehension skill adalah kemampuan yang berguna dan penting banget. Kemampuan ini bisa kamu latih sendiri secara gratis dan hanya perlu usaha saja.

Sebenarnya, apa tujuan skill ini? Reading comprehension skill akan berguna untuk pelajar maupun bukan pelajar segala usia. Kemampuan ini akan membantu kalian menyerap informasi semaksimal mungkin dengan waktu tersingkat.

Penggunaan konkretnya adalah saat tes reading IELTS, TOEFL, dan lain-lain. Demikian pula saat di sekolah kamu diharuskan membaca jurnal atau saat membaca infografis di sosial media.

Selain itu, kalau reading comprehension skill-mu meningkat, kemampuan menulismu juga akan meningkat. Faktanya, reading comprehension skill berbanding lurus dengan writing skill. Penggunaannya yang sangat luas, sehingga skill ini akan berguna sekali di kehidupan sehari-hari, baik untuk akademik maupun non-akademik.

3 Langkah Meningkatkan Reading Comprehension Skill

Sayangnya, tidak semua orang punya kemampuan komprehensif yang tinggi. Banyak yang menolak meningkatkan kemampuan mereka karena berpikir, “Ah, membosankan!”

Nah, berikut ini adalah 4 langkah mudah dan menyenangkan untuk meningkatkan reading comprehension skill-mu.

Kombinasikan membaca untuk belajar dan membaca untuk hiburan

Kamu suka membaca novel atau Wattpad? Percaya atau tidak, membaca dalam bentuk apapun akan melatih reading comprehension skill. Kalau kamu senang membaca novel, short-story, dan lain-lain, kamu sudah selangkah lebih maju daripada orang yang tidak pernah membaca.

Nah, selanjutnya kamu harus membaca materi-materi sekolah atau ilmu pengetahuan dan diselingi dengan membaca bacaan fiksi yang kamu senangi. Coba dengan perbanding 1:2 jam, 1 jam membaca untuk belajar dan 2 jam membaca untuk hiburan.

Diskusikan apa yang telah kamu baca dengan orang lain

Berdiskusi mengharuskan kamu untuk berbicara. Anggap saja seperti dirimu menceritakan kembali apa yang sudah kamu baca. Selain itu, kamu jadi bisa menguji seberapa paham sebenarnya dirimu terhadap teks yang kamu baca, karena tentunya ada temanmu yang mungkin tidak memiliki gambaran apapun tentang bacaan itu.

Kalau kamu tidak punya teman atau temanmu tidak ada yang tertarik? Tidak masalah!

Kamu dapat meniru para teknisi perangkat lunak yang berdiskusi dengan cara debugging bebek karet atau “rubber duck debugging”. Mereka mendiskusikan sebuah masalah dengan bebek karet. Cara ini mengharuskan mereka untuk membicarakan sebuah masalah dengan keras dan tidak hanya di dalam kepala mereka saja.

Skimming

Siapa bilang membaca secara komprehensif mengharuskan kita untuk membaca intens, memahami kata demi kata, titik dan koma? Justru, cara membaca yang benar untuk memaksimalkan informasi yang didapat dalam waktu yang singkat adalah skimming.

Skimming adalah teknik membaca secara cepat dari atas ke bawah (bukan kiri ke kanan). Tentunya cara ini tidak cocok untuk pemula yang masih merasa susah fokus saat membaca.

Kalau kamu sudah bisa menentukan rentang waktu efektif membaca, kamu boleh mencoba skimming. Yang perlu kamu ingat, skimming adalah dual-edged sword, artinya cara ini bisa sangat membantu kalian atau malah bisa membuat kalian melewati poin-poin atau fakta-fakta penting di dalam bacaan. Jadi, pastikan lakukan skimming dengan benar. Kamu membaca cepat, bukan hanya melirik tulisan.

Cara skimming

  • Temukan ide pokok sebuah paragraf. Biasanya diletakan di kalimat pertama atau terakhir, jadi pastikan kamu tidak melewatinya.
  • Tidak perlu membaca satu kalimat sampai habis, jika kamu sudah mendapatkan informasi yang kamu butuhkan langsung pindah ke kalimat berikutnya.
  • Jangan baca kata per kata, bacalah dengan gerakan mata dari atas ke bawah.
  • Baca paragraf pengantar dan kesimpulan secara keseluruhan.
  • Perkaya kosakata.

Selanjutnya adalah memperkaya koleksi kosa katamu. Terutama jika kamu ingin meningkatkan reading comprehension skill untuk tes bahasa Inggris seperti IELTS dan TOEFL. Kamu tidak akan bisa skimming jika kamu masih tersendat-sendat, karena banyak kata yang tidak di mengerti. Jadi, perkaya perbendaharaan kosakata di otak.

Hanya tiga langkah yang mudah, bukan? Reading comprehension skill tentunya akan sangat berguna untuk kalian yang ingin meningkatkan nilai IELTS dan TOEFL. Kamu bisa mendapatkan informasi secara optimal dalam waktu singkat. Kemudian kamu bisa kembali lagi ke soal-soal sebelumnya untuk memeriksa kembali jawabanmu.

Kursus Academic English: Bekal Sukses dalam Studi

Menulis dalam bahasa Inggris bisa jadi susah-susah gampang jika kamu tidak terbiasa. Terlebih jika kamu harus membuat tulisan akademik. Bagi kamu yang ingin mendapat bimbingan menulis, dapat mengikuti Kursus Academic English di Lister.

Di sini kamu akan belajar bersama tutor-tutor ahli dan bersertifikat. Kamu dapat memilih jadwal kelas sendiri. Daftar sekarang!