Recount text adalah salah satu jenis teks dalam bahasa Inggris yang isinya menceritakan kembali pengalaman atau peristiwa yang sudah terjadi di masa lalu.
Biasanya, teks ini dipakai untuk berbagi cerita seru, pengalaman liburan, atau kejadian sehari-hari. Dengan gaya bahasa yang sederhana, recount text bikin cerita jadi lebih mudah dipahami dan enak dibaca.
Tapi gimana sih jika kita ingin membuat recount text? apa yang harus diperhatikan untuk struktur dan grammar yang digunakan? mari kita bahas bersama ya!
Definisi Recount Text
Recount text adalah bentuk teks yang berisikan cerita atau urutan kejadian di masa lampau (past tense). Isi cerita diambil dari pengalaman pribadi penulis/orang lain yang sudah terjadi di masa lalu.
Sederhananya, Recount text adalah jenis teks dalam bahasa Inggris yang digunakan untuk menceritakan kembali pengalaman, kejadian, atau peristiwa yang sudah terjadi di masa lalu.
Tujuan utamanya adalah memberikan informasi atau menghibur pembaca dengan kisah nyata maupun imajinatif, tapi selalu berdasarkan urutan waktu (kronologis).
Biasanya recount text dimulai dengan pengenalan, dilanjutkan dengan rangkaian peristiwa, lalu diakhiri dengan penutup atau kesimpulan.
Dengan membuat recount text berarti kita akan mengingat kembali kejadian masa lalu dan menjadikannya kedalam bentuk cerita.
Artikel Tentang Teks Bahasa Inggris Lister Lainya:
Ciri Kebahasan Recount Text
Berbeda dengan jenis teks lainnya, recount text memiliki tata bahasa tersendiri. Salah satu yang paling jelas adalah penggunaan past tense pada jenis teks ini.
Pahami ciri kebahasan recount text berikut ini sehingga kamu bisa menulisa recount text dengan maksimal.
- Menggunakan past tense
Karena recount text menceritakan peristiwa masa lalu, maka kata kerja yang dipakai umumnya berbentuk lampau (past tense), misalnya: went, visited, saw, played. - Menggunakan action verbs (kata kerja tindakan)
Banyak memakai kata kerja yang menunjukkan aksi atau kegiatan, contohnya: watched, walked, cooked, traveled. - Menggunakan time connectives dan conjunctions
Untuk menyusun cerita sesuai urutan waktu, digunakan kata penghubung seperti: then, after that, next, finally, later, when. - Menggunakan adverbs of time and place
Kata keterangan waktu dan tempat sering muncul untuk menjelaskan kapan dan di mana peristiwa terjadi, misalnya: yesterday, last week, two days ago, at school, in the park. - Menggunakan personal pronouns
Biasanya menggunakan kata ganti orang karena cerita sering berupa pengalaman pribadi, seperti: I, we, my family, our friends. - Bersifat kronologis
Cerita disusun berdasarkan urutan waktu, dari awal kejadian hingga akhir.

Struktur Recount Text
Sebelum menulis recount text tentunya kamu harus pahami bagaimana struktur di dalamnya, sehingga bisa menulis dengan benar.
Berikut urutan struktur recount text yang perlu kamu pahami:
- Orientation (Pengenalan)
Bagian pembuka yang memberikan informasi awal tentang siapa yang terlibat, kapan, di mana, dan mengapa peristiwa itu terjadi. Tujuannya supaya pembaca paham latar belakang cerita.
Contoh: Last holiday, my family and I went to Bali. - Events (Rangkaian Peristiwa)
Bagian inti yang menceritakan urutan kejadian secara kronologis. Biasanya disampaikan langkah demi langkah, menggunakan kata kerja lampau dan penghubung waktu.
Contoh: First, we visited Kuta Beach. Then, we went to Ubud to see traditional dances. - Re-orientation (Penutup/Kesimpulan)
Bagian akhir yang berisi komentar pribadi, kesan, atau penutup cerita. Kadang berupa satu-dua kalimat saja.
Contoh: It was a wonderful holiday and I really enjoyed it.
Contoh Recount Text
Berikut adalah contoh recount text yang bisa kamu pelajari, Lister sajikan contoh cerita lengkap dengan struktur teks di dalamnya.
Came Late to School (Terlambat ke Sekolah)
1. Orientation (Pembukaan)
| Last Wednesday, I was late for school. That’s because I played online games until 3:00 a.m. Hari rabu yang lalu, aku terlambat datang ke sekolah. Hal itu dikarenakan aku bermain game online hingga pukul 03.00 pagi. |
2. Event (Isi)
| At 5:30 a.m., my mom tried to wake me up. But, I ignored my mother’s words and continued to sleep again. Suddenly, I was jolted from my sleep and saw it was after 06:30. Without thinking, I took a towel and immediately ran towards the bathroom. I saw breakfast that had been served by my mother. But, I didn’t have time to have breakfast. Usually, I go to school with my mother. But, mother had gone to the office before I woke up. Finally, I went to school by public transportation. It showed at 06.49, the public transportation that I wanted to arrive. The trip to school took about 8 minutes. Because it was busy, the streets began to jam and made my trip a long time. I arrived at school at 7:10. While the class starts at 07.00. I ran to the classroom, but the teacher didn’t let me in because it was the past schedule. Pukul 05.30, Ibu sudah coba membangunkanku. Tapi, aku tidak menghiraukan perkataan ibu dan lanjut tidur lagi. Tiba-tiba, aku tersentak dari tidurku dan melihat jam sudah menunjukkan pukul 06.30. Tanpa pikir panjang, aku mengambil handuk dan segera lari menuju kamar mandi. Aku melihat sarapan yang sudah dihidangkan oleh ibu. Tapi, aku tidak sempat untuk sarapan. Biasanya, aku pergi sekolah bersama ibu. Tapi, ibu sudah pergi ke kantor sebelum aku bangun. Akhirnya, aku pun pergi menggunakan angkutan umum. Waktu sudah menunjukkan pukul 06.49, angkutan umum yang aku inginkan pun tiba. Perjalanan ke sekolah membutuhkan waktu sekitar 8 menit saja. Karena sudah jam sibuk, jalanan mulai macet dan membuat perjalanan saya menjadi lebih lama. Saya tiba di sekolah pukul 07.10. Sedangkan kelas dimulai pukul 07.00. Saya berlari menuju ruang kelas, namun guru tidak mempersilakan masuk karena sudah lewat dari jadwal. |
3. Re-orientation (Kesimpulan)
| Finally, I had to stand outside the classroom and lost one lesson. I was embarrassed and promised not to repeat it again. Akhirnya, saya harus berdiri di luar kelas dan kehilangan satu jam pelajaran. Aku malu dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi. |
Nah jadi itulah pengertian apa itu recount text lengkap dengan struktur di dalamnya juga ciri khas kebahasaan yang bisa kamu pelajari.
Ingin lebih dalam dalam penulisan bahasa Inggris untuk penulisan profesional? kamu bisa lho mengikuti kelas academic writing english yang bantu kamu menulis bahasa Inggris untuk keperluan akademik dengan maksimal.
Atau coba kelas bahasa Inggris lain di Lister.

Lebih Lancar Writing English bersama Lister!
Ingin lebih dalam belajar penulisan dalam bahasa Inggris? kamu bisa mengikuti kelas bahasa Inggris di Lister!
Ada kelas english for adult yang mempelajari bahasa Inggris untuk komunikasi sehari-hari termasuk belajar bahasa Inggris writing.
Untuk penulisan yang lebih serius dan profesional, kamu bisa mengikuti kelas academic english writing dimana kamu bisa belajar penulisan bahasa Inggris untuk keperluan akademis di Perguruan Tinggi.
Kelas dilakukan secara online dengan jadwal fleksibel dan tutor terbaik. Informasi lebih lengkap bisa langsung dikonsultasikan ke tim Lister melalui Whatsapp!
Sumber gambar sampul: freepik



