Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Pentingnya Proses Analisis Jabatan dan 6 Langkahnya

proses analisis jabatan

Memiliki kemampuan lebih akan membuat kamu memiliki kesempatan karier yang lebih luas. Salah satunya adalah memiliki kemampuan bahasa asing. Kamu bisa mengambil kelas bahasa asing untuk karyawan di Lister for Company.

Untuk menentukan deskripsi pekerjaan yang tepat, dibutuhkan proses analisis jabatan. Proses ini dilakukan di berbagai jenis industri.

Berikut penjelasan lebih lanjut tentang analisis jabatan dan langkah-langkah membuatnya.

Apa itu Proses Analisis Jabatan?

Analisis jabatan adalah proses penilaian posisi tugas untuk menentukan keterampilan yang diperlukan untuk melakukan suatu pekerjaan.

Informasi yang dikumpulkan adalah terkait tugas, tanggung jawab, kompetensi, hasil, dan lingkungan kerja. Hasil dari proses ini adalah data yang dibutuhkan untuk menyusun deskripsi pekerjaan.

Tujuan Analisis Jabatan

Analisis ini penting untuk manajemen sumber daya manusia (SDM). Apa saja tujuannya?

Rekrutmen dan Seleksi

Menentukan kriteria karyawan yang dibutuhkan untuk menjalani suatu pekerjaan. Analisis jabatan akan menentukan kualifikasi pengalaman, pendidikan, dan keterampilan yang dicari.

Analisis Kinerja Karyawan

Memastikan target pekerjaan tercapai atau tidak. Hal ini akan menentukan standar penilaian kinerja bagi setiap karyawan.

Pelatihan Karyawan

Analisis membantu menentukan pelatihan yang dibutuhkan karyawan untuk mengembangkan kemampuannya.

Menentukan Kompensasi

Hasil dari analisis ini bermanfaat membantu menentukan gaji yang layak diberikan kepada karyawan. Kompensasi tersebut turut meliputi insentif dan tunjangan.

6 Langkah Proses Analisis Jabatan

Seperti apa langkah-langkah melakukan analisis jabatan?

1. Mengumpulkan Informasi

Pertama, kumpulkan data-data terkait tanggung jawab dari posisi yang hendak direkrut. Kamu bisa bertanya kepada spesialis HR atau senior yang sudah menduduki posisi tersebut dalam organisasi.

2. Membandingkan dengan Perusahaan Lain

Kamu bisa mencontoh bagaimana perusahaan lain mendeskripsikan posisi yang sama. Kamu bisa membandingkannya di situs lowongan pekerjaan.

3. Fokus pada Kebutuhan Perusahaan

Perusahaanmu memiliki ciri khas yang membedakannya dengan perusahaan lain. Manfaatkan informasi tersebut sebagai referensi dalam melakukan analisis jabatan.

Cari tahu apa yang dibutuhkan dengan cara berkonsultasi dengan karyawan yang memegang jabatan yang sama.

4. Tentukan Tujuan Jabatan

Lakukan analisis terhadap tujuan dari jabatan tersebut, Misalnya posisinya dalam struktur organisasi serta kontribusinya terhadap tujuan organisasi.

Analisis ini akan membuatmu mengerti tanggung jawab utama dari jabatan tersebut. Selanjutnya kamu bisa merinci tanggung jawab yang harus dilakukan pemegang jabatan.

5. Menyesuaikan Jabatan

Tentukan kualifikasi yang diperlukan untuk menjalankan jabatan tersebut. Dalam hal ini, kamu juga perlu memperkirakan kompensasi yang tepat.

6. Membuat Deskripsi Pekerjaan

Langkah terakhir adalah merinci deskripsi pekerjaan sebagai panduan proses rekrutmen. Deskripsi ini nantinya juga akan dicantumkan dalam surat perjanjian kerja untuk menegaskan tanggung jawab yang akan diemban pemangku jabatan.