Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram

Perbedaan Manajer dan Leader, Kamu yang Mana?

perbedaan manajer dan leader

Mengembangkan kemampuan diri untuk meningkatkan karier tidak ada ruginya. Termasuk mempelajari bahasa asing agar bisa bekerja sama atau berbisnis dengan orang asing. Untuk itu, kamu bisa mengikuti kursus bahasa asing untuk karyawan di Lister for Company.

Jika kamu mempunyai kemampuan yang mumpuni, bukan tidak mungkin kamu akan didapuk untuk tanggung jawab yang lebih besar, seperti jabatan manajer atau leader.

Namun sudah tahukah kamu perbedaan manajer dan leader? Berikut ulasannya.

Pengertian Manajer dan Leader

Manajer adalah kepala divisi atau tim dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Manajer mengarahkan karyawan dan mendelegasikan tugas kepada orang lain. Ia memiliki jabatan formal di organisasi.

Namun belum tentu manajer dapat menjadi leader yang baik. Leader adalah sosok yang memiliki kemampuan kepemimpinan yang hebat. Ia berpengaruh dan menginspirasi anggota tim yang lain.

Perbedaan Manajer dan Leader

Lantas apa saja yang membedakan seorang manajer dan leader? Berikut ulasannya.

Posisi dalam Struktur

Leader belum tentu memiliki jabatan formal dalam struktur organisasi. Seorang staf biasa yang mampu memimpin tim dan menyelesaikan proyek dengan sukses dapat disebut sebagai leader.

Sementara itu manajer memiliki jabatan formal dalam organisasi. Pengaruhnya dalam tim berasal dari wewenang yang melekat pada jabatan.

Peran dalam Tim

Leader memiliki kemampuan memotivasi dan mengoptimalkan performa karyawan agar dapat bekerja dalam tim.

Sementara itu manajer berperan menjalankan fungsi manajerial, yakni perencanaan, pengaturan, kepegawaian, pengarahan, dan pengontrolan. Manajer berfokus mengelola sumber daya yang ada demi menghasilkan profit.

Gaya Kepemimpinan

Seorang leader menyukai gaya kepemimpinan yang modern. Ia mendorong adanya transformasi positif, menghargai inisiatif, dan melibatkan diri dalam proses perubahan.

Manajer lebih menyukai gaya kepemimpinan konservatif. Ia berorientasi pada hasil dengan menggunakan sistem hukuman dan imbalan. Karyawan dimotivasi melalui imbalan uang.

Keberanian Mengambil Risiko

Leader berani mengambil risiko dan mencoba hal yang baru. Ia gemar menghadapi tantangan, ide baru, dan inovasi.

Sebaliknya manajer terpaku pada alur kerja yang sudah baku. Ia menerapkan strategi yang sudah direncanakan sebelumnya dan menghindari risiko yang dapat menurunkan produktivitas.

Karakter Tim

Leader diikuti anggota timnya yang loyal. Anggota tim tersebut secara sukarela mengikuti leader yang memiliki kharisma dan karakter yang kuat.

Sementara itu manajer merupakan jabatan yang sudah ditentukan organisasi, demikian pula anggota timnya. Karyawan mengikuti manajer karena tanggung jawabnya memang sudah ditentukan.