Pengertian Problem Solving, Langkah, dan Contohnya

pengertian problem solving

Kemampuan berbahasa asing akan banyak membantu dalam mengembangkan karier, terutama bagi kamu yang hendak bekerja sama dengan orang asing. Untuk itu, kamu bisa mengambil kelas bahasa asing untuk karyawan di Lister for Company.

Selain itu, kamu bisa mengembangkan soft skill. Salah satunya adalah kemampuan problem solving.

Berikut penjelasan lebih lengkap tentang problem solving.

Apa Pengertian Problem Solving?

Secara harfiah, problem solving adalah kemampuan menyediakan penyelesaian dari masalah yang muncul. Semakin baik kamu dapat menggunakan kemampuan problem solving, semakin baik solusi yang diciptakan. Demikian pula sebaliknya.

Langkah dan Contoh Problem Solving

Keterampilan ini memang terkesan abstrak. Namun bukan berarti hal ini tidak dapat dipelajari.

Contohnya adalah kamu mempunyai kafe. Dalam sehari kamu bisa menjual 100 cangkir kopi.

Namun muncul masalah dalam pemasokan dan penjualan, sehingga mengakibatkan kerugian. Untuk mengatasinya, kamu perlu melakukan langkah-langkah problem solving berikut ini.

1. Analisis Situasi

Pertama, kamu perlu menganalisis apa yang menyebabkan masalah muncul. Kamu bisa mengumpulkan data, melakukan analisis, dan menyimpulkan penyebab masalah muncul.

2. Buat Daftar Solusi

Selanjutnya kamu perlu memikirkan jalan keluar. Setiap penyelesaian bergantung pada akar masalahnya.

Kamu perlu berpikir kreatif. Dalam contoh di atas, kamu bisa menyediakan beberapa solusi. Misalnya membeli mesin kopi baru, mencari pemasok yang lebih baik, hingga mencari atau melatih tenaga kerja agar lebih kompeten.

3. Memutuskan Solusi Terbaik

Setelah mendaftar berbagai solusi yang sekiranya tepat, kamu harus memutuskan mana yang terbaik untuk menuntaskan masalah. Kamu juga perlu memikirkan konsekuensinya.

Diskusikan bersama tim untuk menentukan skala prioritas. Misalnya dalam masalah kafe di atas, ada bahan baku biji kopi yang didapat dari pemasok kurang baik.

Dengan begitu kamu perlu mencari pasokan lain yang lebih baik, tetapi konsekuensinya harganya lebih mahal. Akibatnya pos pengeluaran lainnya harus dipangkas. Namun dengan bahan baku yang lebih baik pelanggan akan lebih puas.

4. Merancang Rencana

Selanjutnya kamu perlu merencanakan eksekusi dari solusi yang sudah diputuskan. Kamu perlu kemampuan manajemen yang baik.

Misalnya para barista butuh waktu pembiasaan untuk mengolah biji kopi yang baru. Kamu perlu memikirkan manajemen antara waktu belajar dengan bekerja dan memandu barista dengan baik.

5. Evaluasi

Setelah semuanya selesai, evaluasi apakah solusi yang dipilih merupakan opsi terbaik. Jika tidak, maka perlu mencari solusi lain.

Metode Pembelajaran Problem Solving

Kemampuan problem solving ternyata dapat dilatih sejak dini. Salah satunya adalah dengan metode pembelajaran problem solving.

Metode pembelajaran problem solving mengajak siswa menghadapi persoalan yang harus dipecahkan. Dengan begitu, tujuan pembelajaran dapat tercapai.

Dalam pembelajaran, diajarkan enam tahap problem solving.

a. Merumuskan masalah

b. Mengkaji masalah

c. Merumuskan hipotesis

d. Mengumpulkan dan mengkategorikan data untuk membuktikan hipotesis

e. Membuktikan hipotesis

f. Menentukan solusi