Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram

Miliki Atasan Orang Asing? Simak 5 Tips Sukses Berkarir Berikut Ini!

tips sukses karyawan miliki atasan aising

Lister for Company – Apakah kamu bermimpi bekerja di perusahaan asing yang bonafide setelah lulus? Bekerja di perusahaan asing bisa jadi penuh dengan tantangan. Oleh karena itu, kamu perlu menyiapkan diri, tak hanya persiapan teknis namun juga soft skill lain seperti kemampuan menjalin hubungan baik dengan atasan. Di perusahaan asing, bisa jadi kamu akan mendapatkan atasan asing yang berasal dari negara-negara di Eropa sana. Wah, bisa dibayangkan ya gimana jadinya?

Perbedaan kultur budaya, lingkungan kerja, dan kepribadian, serta gaya komunikasi bisa jadi tantangan unik buat kamu lho. Kita yang notabene berasal dari daerah di Indonesia bisa merasakan kaget saat harus berhadapan langsung dengan mereka. Oleh karena itu, pada artikel kali ini Lister akan membahas tentang tips yang bisa kamu lakukan saat berkarir di perusahaan asing dan memiliki atasan orang asing.

putting in the dedication to build her dreams picture

Supaya sukses dalam bekerja untuk mengambil hati bos dari negara lain, kamu perlu strategi khusus dalam mewujudkannya. Simak tipsnya berikut ini!

Pahami Budaya Kerja di Perusahaan

Setiap negara di dunia pasti memiliki budaya yang kerja yang berbeda. Contohnya, ada negara yang lebih menekankan hasil pekerjaan sebagai ukuran pekerja yang baik. Ada juga yang melihat dari ketekunan dalam bekerja. Karena itu, pahami dulu bagaimana budaya kerja atasan kamu. Selanjutnya, cara kerja kamu sesuaikan dengan atasan supaya bisa selangkah dalam bekerja.

Tanamkan Sikap Disiplin

Orang asing identik dengan orang yang sangat menjunjung tinggi ketepatan waktu, sehingga mereka sangat menghargai waktu. Jadi, selalu usahakan bekerja sesuai waktu yang ditentukan. Seperti, bekerja sesuai jam kantor dan beristirahat selama waktu yang diberikan.

Jangan lupa, penuhi deadline yang ditentukan dengan semaksimal mungkin. Tentunya, harus dengan hasil yang baik pula. Keterlambatan dapat mengurangi penilaian kamu di mata bos asing tersebut.

Tahan Banting dan Perkuat Mental

Sesuai dengan gaya komunikasi, bos asing selalu berbicara to the point, termasuk urusan kritik. Jika hasil kerja karyawannya tidak memuaskan, mereka tidak ragu-ragu mengkritik dengan tegas dan blak-blakan.

Bila hal ini terjadi pada kamu, jangan langsung down ya. Singkirkan dulu rasa kesal dan sakit hati. Ingat saja, tujuan mereka bersikap tegas seperti itu karena demi kemajuan karier kita juga. Dan, sukses dalam bekerja yang sedang dijalankan bersama.

Tawarkan Bantuan

Boleh saja menawarkan bantuan kepada atasan. Namun, lakukan bila pekerjaan kamu memang sudah selesai atau yakin dapat melakukan pekerjaan sekaligus “bantuan” tadi.

Serta, selalu tanyakan pada atasan apakah dia sedang membutuhkan bantuan kamu. Kadang, atasan asing memang memiliki kemampuan untuk mengerjakan pekerjaannya dengan ekstra. Jadi, dia dapat melakukannya sendiri.

Percaya Diri

Bos asing terbiasa terbuka segala sesuatunya tentang pekerjaan. Mereka senang dengan karyawannya yang berani bertindak atau bersuara demi kemajuan pekerjaan yang dilakukan. Jika kamu menemukan masalah dalam pekerjaan atau sekadar ingin bertanya, langsung utarakan pada atasan tersebut.

Mungkin awalnya dia akan bertanya banyak, bahkan seperti mencecar atau menanyai balik alasan kamu bertanya padanya. Namun, hal tersebut dilakukan supaya permasalahannya dapat diselesaikan bersama. Kamu juga, bakal makin sukses dalam bekerja sehingga performa kamu bakal makin oke nantinya.

Gaya Komunikasi Terbuka

Pekerja asing, termasuk atasan cenderung punya gaya komunikasi yang lebih terbuka. Mereka terbiasa blak-blakan. Dan mereka berharap kita melakukan hal serupa. Jadi, jangan ragu untuk mengutarakan pendapat ya.

Mungkin, pendapat kamu kurang sesuai atau disetujui dengan dia. Namun, berani mengemukakan pendapat lebih baik daripada tidak sama sekali. Mereka bahkan telah siap menerima kritik meski kritik tadi datang dari bawahannya.