Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

6 Jenis Satoori (Dialek) Korea: Ciri-Ciri dan Contohnya

Dialek dalam bahasa Korea dapat bervariasi, tergantung dari mana asal seseorang. Hal ini disebut dengan satoori.

Setiap dialek bahasa Korea memiliki ciri khas, misalnya perubahan artikel atau akhir kalimat. Ada pula yang memiliki kosakata khusus.

Apa saja jenis-jenis satoori yang ada di Korea Selatan?

Apa itu Satoori?

Satoori (사투리) adalah dialek berdasarkan wilayah di Korea Selatan. Dialek tersebut meliputi perubahan kosakata, frasa, tata bahasa, dan cara pengucapan.

Apa pentingnya mempelajari satoori? Saat belajar bahasa Korea, kamu biasanya akan mendengar dialek Gyeonggi yang menjadi bahasa Korea standar.

Sementara itu jika kamu mempelajari berbagai jenis dialek, kamu dapat menonton film dan drama Korea dengan lebih seru. Kamu juga dapat memahami orang dari daerah berbeda di Korea.

Ada enam jenis satoori yang paling umum di Korea Selatan. Apa saja ciri khas dari dialek-dialek tersebut?

Dialek Gyeonggi (경기 방언)

Dialek Gyeonggi berasal dari Seoul dan Incheon. Dialek ini menjadi bahasa standar Korea yang digunakan di sekolah, acara televisi, acara radio, surat kabar, dan lain-lain. Setiap orang Korea memahami dialek ini.

Ciri-CiriContohArti
Bunyi ㅗ berubah menjadi ㅜ먹고 싶다 (meokgo sipda) menjadi 먹구 싶다 (meokgu sipda)Saya mau makan.
~하기도 하다 (~hagido hada) menjadi 하기두 하다 (~hagidu hada)Kadang-kadang saya ~.
Penambahan konsonan pada kata tertentu이거로 (igeoro) menjadi 이걸로 atau 이걸루 (igeollo atau igeollu)Yang ini.

Dialek Gangwon (강원 방언)

Dialek Gangwon digunakan di timur laut Korea Selatan.

Ciri-CiriContohArti
Bunyi ㅆ dilafalkan ㅅ쌀 (ssal) menjadi 살 (sal)Nasi
싸움 (ssaum) menjadi 사움 (saum)Bertarung
쓰레기 (sseuregi) menjadi 스레기 (seuregi)Sampah
Huruf ㅏ berubah menjadi ㅓ di akhir kalimat합시다 (hapsida) menjadi 합시더 (hapsideo)Ayo kita lakukan ini.
남자 (namja) menjadi 머스마 (meoseuma)Pria
-나, -노, -고, -가 digunakan di akhir kalimat tanya비 와? (bi wa?) menjadi 비오나? (biona?)Apakah hujan?
누구 책이야? (nugu chaegiya?) menjadi 누 책인고? (nu chaegingo?)Buku milik siapa ini?
어디가? (eodiga?) menjadi 어데 가노? (eode gano?)Kamu pergi ke mana?

Dialek Chungcheong (충청 방언)

Dialek Chungcheong digunakan Provinsi Chungcheongnamdo dan Provinsi Chungcheongbukdo. Dialek ini terdengar lembut di telinga karena pengucapannya yang pelan.

Ciri-CiriContohArti
Jika kalimat berakhir dengan ㅐ atau ㅔ, berubah menjadi ㅑ피곤해 (pigonhae) menjadi 피곤햐 (pigonhya)Saya lelah.
뱀 (baem) menjadi 뱜 (byam)Ular
뱀에게 물렸대 (baemege mullyeotdae) menjadi 뱜한태 물렸댜 (byamhantae mullyeotdya)Seseorang diserang ular.
Jika kalimat berakhir dengan 야, berubah menjadi 여아니야 (aniya) menjadi 아니여 (aniyeo)Tidak
뭐야? (mwoya?) menjadi 뭐여? (mwoyeo?)Apa itu?

Dialek Gyeongsang (경상 방언)

Dialek Gyeongsang digunakan di wilayah Gyeongsang. Beberapa kota besar di kawasan ini adalah Daegu, Busan, Ulsan, Changwon, dan Gyeongju.

Dialek ini terkesan agresif dan bernada tinggi. Pria yang menggunakan dialek Gyeongsang sering dianggap lebih maskulin, sedangkan para wanitanya dianggap imut.

Ciri-CiriContohArti
Beberapa kosakata mengalami perubahan저쪽 위에 있다 (jeojjok wie itda) menjadi 저짜 우에 있데이 (jeojja ue itdei)Ada di sana.
왜 안 되냐? (wae an doenya?) menjadi 와 안대노? (wa andaeno?)Kenapa saya tidak bisa?
뒤에 있다 (dwie itda) menjadi 디에 있다 (die itda)Ada di belakangmu.
Menyingkat kalimat뭐라고 했니? (mworago haenni?) menjadi 뭐라카노? (mworakano?)Apa katamu?
왜 그러십니까? (wae geureosimnikka?) menjadi 와 그라노? (wa geurano?)Mengapa?
가 버려라 (ga beoryeora) menjadi 가뿌라 (gappura)Pergilah.
Kalimat berakhiran ~다 menjadi ~데이같이 합시다 (gachi hapsida) menjadi 같이 합시데이. (gachi hapsidei)Mari pergi bersama.
내가 왔다 (naega watda) menjadi 내가 왔데이 (naega watdei)Saya di sini.
Kalimat tanya berakhiran ~니 berubah menjadi ~나, ~노, ~고, ~가비 오니? (bi oni?) menjadi 비 오나? (bi ona?)Apakah hujan?
누구 책이니? (nugu chaegini?) menjadi 누 책이고? (nu chaegigo?)Buku milik siapa ini?
어디 가니? (eodi gani?) menjadi 어데 가노? (eode gano?)Kamu pergi ke mana?

Dialek Jeollado (전라도 방언)

Dialek Jeollado digunakan di Provinsi Jeolla. Kota besar di provinsi ini adalah Gwangju dan Jeonju.

Ciri-CiriContohArti
~잉, ~부러, ~ 쟤 ditambahkan di akhir kalimat그렇습니다 (geureoseumnida) menjadi 그라죠잉 (geurajyoing)Ya, benar.
추천을 하세요 (chucheoneul haseyo) menjadi (추천 하쇼잉 (chucheon hasyoing)Disarankan
Terdapat berbagai jenis ungkapan seruan오메. 왐마 (ome. wamma)Ya Tuhan. Astaga.
아야 (aya)Hei.
어찌아스까나 (eojjiaseukkana)Bagaimana bisa?
Memiliki kata unik yang khas시방 (sibang)Sekarang
Bunyi 어 (eo) menjadi 으 (eu)먹다 (meokda) menjadi 믁다 (meukda)Makan
없다 (eopda) menjadi 읎다 (eupda)Maaf

Dialek Jeju (제주 방언)

Pulau Jeju berada jauh di sebelah selatan dengan jarak tempuh sekitar 45 menit menggunakan pesawat. Pulau ini tidak secara langsung berhubungan dengan dataran utama, sehingga tidak banyak terpengaruh dari segi bahasa. Sebagai contoh, ada banyak kata dari bahasa Korea kuno yang masih digunakan.

Pulau Jeju bahkan memiliki bahasa sendiri yang sulit dipahami orang Korea dari daerah lain.

Ciri-CiriContohArti
Memiliki istilah khusus어서 오십시오 (eoseo osipsio) menjadi 혼저 옵서 (honjeo opseo)Selamat datang.
와서 보고 가세요 (waseo bogo gaseyo) menjadi 왕 봥 갑서 (wang bwang gapseo)Silakan melihat-lihat.
Menggabungkan dua kata밥 먹었니? (bab meog-eossni?) menjadi 밥 먹언? (bab meog-eon?)Apakah kamu sudah makan?
이거 했어? (igeo haess-eo?) menjadi 이거 핸? (igeo haen?)Apakah kamu melakukan ini?
알았어 (al-ass-eo) menjadi 알안 (al-an)Oke.

Belajar Bahasa Korea: Impian Tinggal di Negeri Ginseng

Menarik bukan tradisi orang Korea? Syarat penting untuk dapat kuliah, bekerja, atau tinggal di Korea adalah menguasai bahasanya. Sebagai bekal, kamu dapat mengikuti Kursus Bahasa Korea di Lister.

Di sini kamu akan belajar bersama tutor-tutor ahli dan bersertifikat. Kamu akan mendapatkan modul yang akan membantu proses belajar. Selain itu, kamu dapat memilih jumlah kelas sendiri. Daftar sekarang!