Formal dan informal vocabulary berbeda menurut konteks, hubungan antarpenutur, dan tujuan komunikasi. Dalam Academic English, pilihan kata perlu membantu pembaca memahami klaim secara tepat. Mengganti setiap kata sederhana dengan sinonim yang lebih panjang bukan cara yang andal untuk membuat tulisan akademik.

Kalimat akademik yang baik tetap dapat menggunakan kata yang umum. Yang perlu diperiksa adalah makna, tingkat kepastian, serta kesesuaiannya dengan bukti dan bidang studi.
Formal tidak selalu berarti lebih rumit
Cambridge Grammar menjelaskan bahwa formalitas berkaitan dengan penggunaan bahasa dalam situasi berbeda. Kata yang cocok dalam percakapan dengan teman bisa terlalu samar untuk laporan penelitian, tetapi tidak otomatis salah dalam semua konteks.
Misalnya, “a lot of problems” dapat diperjelas menjadi “several technical limitations” jika memang keterbatasannya bersifat teknis. Perbaikan terjadi karena makna lebih spesifik, bukan karena kalimat menjadi lebih panjang.
Contoh perubahan yang menjaga makna
Contoh berikut dibuat untuk latihan pemilihan register:
- “The results show a big difference” menjadi “The results show a substantial difference”, jika ukuran perbedaannya memang mendukung kata substantial.
- “The researchers looked at the responses” menjadi “The researchers examined the responses”, jika kegiatan yang dimaksud adalah pemeriksaan respons secara sistematis.
- “This proves the method always works” menjadi “These findings suggest that the method may be effective in this setting”, jika bukti hanya berasal dari satu konteks penelitian.
Perubahan ketiga juga memperbaiki cakupan klaim. Kata “proves” dan “always” menuntut bukti yang sangat kuat. Jangan menghilangkan batas penelitian hanya agar tulisan terdengar tegas.
Pahami hedging dan ketepatan klaim
Hedging berarti menyatakan tingkat kepastian dengan lebih hati-hati, misalnya melalui may, might, suggests, atau appears to. Gunakan ketika diperlukan oleh kekuatan bukti. Jangan menambahkan “may” di semua kalimat hingga argumen menjadi kabur.
Bandingkan “The survey included 120 respondents” dengan “The results may reflect differences in access”. Kalimat pertama menyampaikan fakta metode yang dapat diperiksa. Kalimat kedua menafsirkan hasil. Perbedaan fungsi ini menentukan kebutuhan hedging. Angka tersebut hanya contoh kalimat, bukan statistik penelitian nyata.
Hindari substitusi sinonim otomatis
Dua kata dapat memiliki terjemahan mirip tetapi penggunaan berbeda. “Economic” dan “economical”, misalnya, tidak dapat ditukar begitu saja. Periksa definisi, kolokasi, serta contoh dari bidang yang relevan.
Pilih satu paragraf tulisanmu dan tandai kata yang terlalu umum. Tanyakan apa makna yang sebenarnya ingin disampaikan. Jika penggantian kata membuat makna bergeser, pertahankan kata semula atau tulis ulang kalimatnya.
Latihan revisi yang bisa dilakukan sendiri
Tulis ringkasan singkat sebuah bacaan dengan mencantumkan sumbernya. Pada revisi pertama, perbaiki makna dan hubungan gagasan. Pada revisi kedua, cek formalitas, kepastian klaim, dan konsistensi istilah. Pisahkan proses tersebut agar kamu tidak sibuk mengganti kata sementara argumennya belum jelas.
Jika ingin berlatih membaca, berdiskusi, dan menulis untuk lingkungan studi, lihat program Academic English Lister. Untuk tugas akademik, hasil revisi tetap perlu mengikuti petunjuk dosen, gaya sitasi, dan ketentuan integritas akademik institusimu.



