Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram

Vocabulary Building – Mengenal Vocabulary dan Kedua Jenisnya!

vocabulary

lister.co.id – Yap, selamat datang pada artikel English Program, para pembelajar Bahasa Inggris! Kali ini kita akan membahas tema ‘Vocabulary Building’, sebuah tema yang cukup mendasar mengenai penguasaan kosakata, yaitu: Mengenal Vocabulary dan Kedua Jenisnya.

Jika sebelumnya kita sudah membahas mengenai pengkategorian kata dengan kaitannya terhadap pembentukan kalimat sebagai suatu unsur-unsur sintaksis, kali ini kita akan membahas pengkategorian kosakata dari sudut pandang penguasaan atau yang dalam Bahasa Inggris disebut mastery.

Karena itulah pada artikel kali ini akan dibahas mengenai materi bahsa inggris yang dianggap cukup mendasar untuk dipelajari, yaitu vocabulary dan jenis-jenisnya, guna memudahkan para pembelajar tersebut.

Apa sih kosakata (vocabulary) itu?

Kosakata atau vocabulary, jika dilihat dari definisinya, adalah sekumpulan kata-kata familiar yang dikuasai oleh seseorang. Kosakata umumnya juga berhubungan erat dengan perkembangan umur seseorang, berperan penting dan sangat mendasar pada kemampuan komunikasi serta pemrolehan kemampuan.

Dalam ranah pembelajaran bahasa asing/kedua, penguasaan kosakata merupakan tantangan tersendiri bagi para pembelejar tersebut. Karena itulah materi ini menjadi krusial.

Beberapa ahli juga mengatakan bahwa kosakata atau vocabulary merupakan materi-materi yang mendiskusikan, meskipun tidak secara eksklusif , mengenai kata-kata. Kata berbeda dengan unit kebahasaan lain seperti frasa, yang mana kata dapat “berdiri sendiri” dan tetap memiliki makna.

Namun tentu saja, jika membahas mengenai kosakata, cakupannya akan lebih luas dari pada sekedar unit-unit pemaknaan saja.

Beberapa ahli yang lain juga berpendapat bahwa secara umum, materi-materi mengenai kosakata atau vocabulary akan membicarakan mengenai kata.

Akan tetapi, materi-materi kosakata juga akan ikut membahas unit-unit kebahasaan lain seperti morfem (morpheme), suku kata (words family), leksim (lexeme), lemma, idiom, dan bahkan kata ganda (binomial serta trinomial).

Ada juga yang menyatakan bahwa pembahasan-pembahasan mengenai kosakata atau  vocabulary berada pada materi-materi seputaran kata-kata, seperti asal akar mereka, dinamika pertumbuhan dan penghambatnya, hubungan diantara mereka, hingga kedudukan mereka pada konteks sosial yang berbeda.

vocabulary

Mengenal jenis-jenis penguasaan kosakata (vocabulary mastery).

Dalam penguasaan kosakata atau yang juga disebut dengan vocabulary mastery, beberapa ahli mengkategorikan bahasan ini kedalam dua klasifikasi:

Reseptif (Receptive)

Pada tingkat ini, penguasaan hanya terbatas pada pemahaman mengenai makna dari kosakata tersebut.

Dengan kata lain, hanya bersifat hafalan. Pada bentuk ini, penguasaan kosakata berkaitan erat dengan ilmu yang didapatkan dari kemampuan menyimak (listening skill) dan membaca (reading skill).

Untuk dapat menggunakan ‘hafalan’ yang ada, aktivitas ini berhubungan erat dengan bagaimana cara melibatkan muatan lisan dan tulis yang berada diingatan agar dapat cocok dengan pelibatan dimasa depan. Karena itulah tingkat penguasaan ini lebih didominasi dengan cakupan-cakupan materi bentuk kosakata tulis maupun lisan.

Produktif (Productive)

Derajat pemahaman ini merupakan sesuatu yang lebih rumit dari tingkat pemahaman diatas. Agar dapat terbilang mampu menguasai jenis pemahaman dengan derajat ini, hanya sekadar hafal dan mampu memahami arti dari suatu kata tidaklah cukup.

Dengan kata lain, derajat pemahaman setingkat ini memerlukan sebuah kompetensi yang mana telah mampu mengaplikasikan suatu kata pada sebuah pemrosesan bahasa.

Lantas bagaimana dengan cara memahami kosakata?

Tentu saja pembicaraan kita tidak hanya akan sekedar ‘teori’ belaka tanpa diiringi tips-tips cara memahami kosakata atau vocabulary dengan lebih mudah dan cepat. Khusus pada ranah Bahasa Inggris sendiri, fokus yang diberikan oleh para ahli berada tepat pada hal yang sama.

Pada umumnya, kebutuhan seseorang dalam penguasaan Bahasa Inggris bervariasi, sesuai dengan tujuannya dalam fungsi komunikatif. Dalam Bahasa Inggris sendiri, batas minimum untuk sekedar mampu memenuhi kebutuhan-kebutuhan berbahasa dan perbincangan sehari-hari diperlukan sekitar 2000 kata.

Sedangkan untuk tampil setingkat penutur asli atau native speaker diperlukan kosakata hingga sebanyak 15.000-20.000 suku kata – dimana satu suku kata dapar terdiri dari 2-3 kata dan bahkan lebih.

Melihat angka tersebut, wajar jika banyak orang beranggapan bahwa akan sangat tidak memungkinkan jika mempelajari vocabulary atau kosakata hanyalah bermodalkan pengetahuan yang diberikan di dalam kelas dan lingkungan sekolah saja.

Beberapa bahkan menyarankan untuk mengambil pendidikan-pendidikan yang bersifat non-formal. Namun dalam mempelajari kosakata atau vocabulary,cara yang paling efektif adalah memfokuskan pada pembelajaran informal dengan cara penerapan dan pemaparan diri dengan unit-unit kosakata sesuai basis keseharian.

baca juga

Tips Meningkatkan Penguasaan Kosakata.

Tentu saja terdapat kiat-kiat tertentu dalam penguasaan kosakata yang sekiranya perlu untuk diketahui agar kemampuan kosakata kita menjadi lebih luas lagi. Harapannya, apabila kiat-kiat tersebut rajin untuk dilakukan, kemampuan penguasaan kosakata akan meningkat leih pesat lagi. Dan berikut ini adalah bebeapa kiat-kiat tersebut:

  • Paparkan diri dengan Bahasa Inggris sesering mungkin

Bagaimana kita ingin memiliki koleksi kosakata yang luas apabila kita enggan untuk mengkonsumsi hal-hal yang berkaitan/menggunakan Bahasa Inggris? Paparkan diri sebisa mungkin dengan konteks-konteks penggunaan Bahasa Inggris sehari-hari.

Bukan hanya sekedar mempelajarinya dari buku saja, tapi bahkan hingga hal-hal yang berkaitan dengan gaya hidup sepele seperti mendengarkan musik/lagu, menonton film-film, menggunakan pilihan bahasa dalam game yang dimainkan, dsb., usahakan aktivitas-aktivitas tersebut juga berkaitan dengan Bahasa Inggris sesering mungkin.

  • Gunakan kata-kata baru.

Seperti yang dikatakan diatas, penguasaan kosakata Bahasa Inggris bukan hanya tentang seberapa banyak kosakata yang mampu kita hafal dan kuasai artinya saja, namun juga tentang bagaimana kita mampu memproduksinya dalam unit dan konteks kebahasan yang lebih besar serta luas. Karena itu, setelah kita menghafal dan menguasainya, biasakan untuk menggunakan berbagai kosakata baru itu juga dalam kegiatan-kegiatan sehari-hari.

  • Cari tahu apa yang disebut dengan akar kata.

Didalam Bahasa Inggris, sebuah kata dapat menjadi ‘akar’ dari kata-kata lain. Dari akar kata inilah berbagai kata dengan atribusi tatabahasa yang lebih kompleks dapat dibentuk. Kesatuan rangkaian dari akar kata dan “keluarga” yang dapat dibentuk darinya inilah yang dinamakan sebagai “suku kata” (words family). Kunci yang paling mudah untuk penguasaannya adalah dengan sebanyak mungkin mencari akar-akar kata yang ada, lalu mempelajari pola-pola bentukan gramatikal (sesuai dengan part of speech)nya. Maka dalam waktu singkat, penguasaan kosakata kita akan meningkat

  • Kenali juga apa itu Thesaurus.

Thesaurus adalah sejenis kamus yang sedikit berbeda dari kamus-kamus pada umumnya. Thesaurus adalah kamus yang biasa digunakan bukan untuk mencari arti, melainkan padanan kata baik synonym (persamaan kata) ataupun antonym (lawan kata).

Biasanya Thesaurus digolongkan sebagai kamus monolingual (monolingual dictionary), yang berarti bahwa kamus ini biasa dibentuk menggunakan satu bahasa tertentu saja. Dengan sering-sering menggunakan kamus-kamus seperti ini, kita akan menjadi tahu dan lebih memiliki banyak varian kata dalam menggambarkan sebuah konsep.

Penguasaan kosakata pun lantas tidak akan menjadi terlalu monoton (itu-itu saja).

  • Prioritaskan penguasaan kosakata yang bersifat praktis.

Tentu saja keperluan orang akan sangat berbeda satu sama lain. Karena itu susun dan rencakanlah jenis-jenis kosakata yang sekiranya akan sangat relevan pada berbagai kegiatan sehari-hari. Biasakan menggunakan tehnik-tehnik kebahasaan seperti code-mixing (mencampurkan penggunaan bahasa minor kedalam konteks penggunaan bahasa yang lebih mayor) agar penguasaan kosakata menjadi lebih pesat lagi.

baca juga

Dan itulah artikel mengenai penguasaan kosakata kali ini. Dengan memahami berbagai hal dan kiat-kiat diatas, harapannya, kemampuan penguasaan kosakata seseorang dapat ditingkatkan lebih pesat lagi.

Penguasaan bahasa tidak akan terjadi, tentu saja, jika tidak diiringi penguasaan kosakata yang bersifat fundamental. Karena itu pastikan untuk memberi perhatian lebih pada upaya-upaya yang berkaitan dengan ini.