Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram

Mengenal Struktur Kalimat dalam Tata Bahasa Jerman

tata bahasa jerman

Struktur kalimat dalam tata bahasa Jerman kurang lebih sama dengan bahasa Inggris. Walaupun begitu, tata bahasa Jerman lebih fleksibel, sehingga memungkinkan untuk tidak mengikuti aturan dasar dalam penyusunan kalimat.

Hal ini mungkin bisa membingungkan bagi mereka yang baru belajar bahasa Jerman. Untuk itu, kamu bisa memperdalam kemampuan kamu dengan mengikuti kursus bahasa Jerman.

Struktur Kalimat Dasar Bahasa Jerman

Struktur kalimat dasar dalam bahasa Jerman adalah SVO (subjek, verba, objek). Perhatikan contoh berikut.

Ich esse Kuchen. – Aku makan kue.

Du siehst das Haus. – Kamu melihat rumah itu.

Sie befolgen die Regeln. – Mereka mengikuti aturan.

Kalimat dengan Kata Bantu

Dalam beberapa situasi, kamu mungkin membutuhkan kata bantu (auxiliary verb), sehingga menggunakan dua kata kerja. Kamu harus menentukan mana kata kerja yang lebih dominan.

Kata kerja yang lebih dominan selalu dikonjugasi. Kata bantu bahasa Jerman adalah haben, sein, dan werden. Perhatikan contohnya.

Ich habe ein Boot gekauft. – Aku telah membeli sebuah perahu.

Du bist zu spät gekommen. – Kamu datang terlalu terlambat.

Er wird belogen. – Dia dibohongi.

Kalimat dengan Kata Kerja Modal

Kata kerja modal mendeskripsikan karakteristik hubungan antara subjek dan verba dalam satu kalimat. Penggunaannya sama dengan kata bantu. Kata kerja modal dapat digunakan berbarengan dengan kata kerja lain, yang kemudian dibentuk menggunakan kata zu.

Berikut ini kata kerja modal bahasa Jerman.

Dürfen – boleh

Können – dapat

Mögen – suka

Müssen – harus

Sollen – harus

Wollen – ingin

Kalimat Tanya

Struktur kalimat tanya dalam bahasa Jerman sama dengan bahasa Inggris. Diawali dengan kata tanya, subjek, dan kata kerja.

Berikut contohnya.

Hast du das gemacht? – Apakah kamu yang melakukan itu?

Haben Sie schon gegessen? – Kamu sudah makan?

Könnt ihr etwas sehen? – Bisakah kamu melihat sesuatu?

Berikut ini kata tanya dalam bahasa Jerman.

Warum – mengapa

Was – apa

Wann – kapan

Wo – di mana

Woher – dari mana

Wohin – ke mana

Wer – siapa

Wem – dari/ke siapa

Wie – bagaimana

Kalimat dengan Konjungsi

Konjungsi menghubungkan dua klausa atau kalimat menjadi satu kalimat. Salah satunya dapat bergantung pada klausa lain.

Dalam bahasa Jerman, klausa yang bergantung pada klausa lainnya menggunakan struktur KSOV (konjungsi, subjek, objek, verba). Perhatikan contoh berikut.

Er sagt, dass er beschäftigt ist. – Dia bilang, dia sibuk.

Ich weiß nicht, ob ich das kann. – Aku tidak tahu apakah aku bisa melakukannya.

Ich bleibe daheim, weil es regnet. – Aku tinggal di rumah karena hujan.

Wir essen, bis nichts mehr da ist. – Kami makan sampai semuanya habis.