Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram

Sudah Tahu Tahap Perencanaan Produksi? Begini Alurnya

perencanaan produksi

Ingin mengekspansi bisnis melalui kerja sama dengan orang asing? Kamu wajib membekali diri dengan kemampuan berbahasa asing terlebih dahulu. Kamu bisa mengikuti kursus bahasa asing di Lister for Company.

Salah satu tahap penting sebelum memulai produksi dalam sebuah bisnis adalah perencanaan produksi. Seperti apa alurnya?

Perencanaan Produksi adalah

Perencanaan produksi merupakan proses penyusunan rencana untuk menjalankan produksi dalam bisnis manufaktur. Proses ini penting dalam manufaktur modern sebagai cara menetapkan operasional produksi serta mengidentifikasi kekurangan produksi.

Mengapa perencanaan produksi penting? Tanpa perencanaan produksi, fasilitas manufaktur tidak dapat dijadwalkan untuk melakukan produksi.

Akibatnya produksi terlambat, muncul kekacauan, produk tidak memuaskan, dan pertumbuhan bisnis terhambat.

Tujuan lainnya dari perencanaan produksi adalah memastikan semua sumber daya dimanfaatkan dengan optimal.

Dengan begitu, produksi tidak akan membebani sumber daya yang tersedia karena kapasitasnya telah direncanakan. Hal ini juga memungkinkan kamu mengidentifikasi di mana sumber daya kurang dimanfaatkan secara optimal.

Fungsi Perencanaan Produksi

Perencanaan produksi penting dilakukan karena akan memenuhi fungsi-fungsi sebagai berikut.

1. Memastikan Rencana Strategis Usaha Terlaksana

Fungsi yang pertama yaitu memastikan rencana strategis usaha terlaksana dengan baik, yaitu mencapai tujuan inti perusahaan dengan memperoleh keuntungan dari penjualan.

2. Alat Ukur Performa

Perencanaan produksi menjadi tolok ukur performa produksi. Apabila perencanaan berlangsung dengan baik, dengan begitu performa produksi akan meningkat.

3. Memastikan Kemampuan Produksi Berjalan seperti Rencana

Fungsi terakhir yaitu memastikan kemampuan produksi berjalan seperti perencanaan. Apabila tidak ada perencanaan, tidak dapat diawasi apakah rencana produksi sesuai rencana atau tidak.

Contoh Alur Perencanaan Produksi

Dalam penyusunannya, perlu mengikuti alur agar dapat menghasilkan perencanaan yang runtut. Berikut ini salah satu contoh alur perencanaan produksi.

1. Routing

Routing berarti menentukan alur pekerjaan beserta urutannya. Faktor-faktor yang memengaruhinya adalah bahan baku, kualitas dan kuantitas produk, sumber daya manusia, serta mesin operasional.

2. Penjadwalan

Yang dimaksud dengan penjadwalan adalah menentukan waktu memulai proses produksi. Tujuannya yaitu memastikan efisiensi produksi dan distribusi.

3. Dispatching

Dispatching adalah aksi yang diambil atas perencanaan yang sudah disusun. Artinya perencanaan yang sudah ada dilaksanakan.

Dalam tahap dispatching, peralatan produksi harus sudah ada. Pemimpin produksi juga memberi perintah untuk menjalankan produksi.