Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Siesta, Tradisi Tidur Siang ala Spanyol yang Menyehatkan

siesta

Kursus Bahasa Spanyol – Tidur siang sudah populer di Indonesia sejak zaman kolonial. Kini tidur siang menjadi hal yang langka dilakukan oleh orang-orang yang sibuk bekerja.

Tidak hanya di Indonesia, ternyata ada tradisi tidur siang di Spanyol lho, yaitu siesta. Apa itu siesta dan fakta uniknya?

Apa itu Siesta?

Siesta adalah sebutan tradisi tidur siang di Spanyol selama 15 hingga 30 menit. Siesta berasal dari kata Latin hora sexta yang berarti jam keenam.

Bila dihitung dari matahari terbit, maka jam keenam setelahnya menunjukkan waktu tengah hari. Ini artinya siesta merupakan waktu tidur di tengah hari.

Asal-usul Siesta

Mengutip dari BBC, siesta diadaptasi dari Italia. Orang Romawi berhenti bekerja untuk makan dan istirahat siang pada jam keenam setiap hari.

Waktu siang dan malam dibagi menjadi masing-masing 12 jam, sehingga jam keenam di Spanyol tepat pukul 13.00 pada musim dingin atau pukul 15.00 pada musim panas.

Dahulu di Spanyol,  tradisi ini muncul karena waktu kerja di Spanyol yang terbagi menjadi dua. Orang Spanyol bekerja mulai pukul 09.00 hingga 14.00, kemudian istirahat selama dua jam. Setelah itu mereka kembali bekerja pada pukul 16.00 hingga 20.00.

Sistem ini dirancang pasca-perang saudara Spanyol, di mana mayoritas masyarakat menjalani dua profesi yang berbeda untuk menghidupi keluarganya.

Hingga pertengahan abad ke-20, berdasarkan penjelasan TheCultureTrip, orang Spanyol yang bekerja di pertanian sering melakukan tidur siang atau siesta. Hal ini dilakukan untuk menghindari panas terik di siang hari.

Siesta di Masa Modern

Survei Simple Logica pada tahun 2017 menyatakan sebanyak 60% orang Spanyol tidak lagi tidur siang, kira-kira hanya 18% yang masih melakukan siesta. Umumnya mereka memanfaatkan waktu luang di akhir pekan untuk tidur setelah makan siang.

Hal ini disebabkan krisis ekonomi global yang menerpa Spanyol pada 2013. Saat itu semakin banyak pengangguran dan karyawan menghabiskan lebih banyak waktu untuk bekerja.

Namun upaya melestarikan tradisi ini masih berlangsung. Untuk menjaga budaya siesta, disediakan pod tidur untuk karyawan pada awal tahun 2017 di Stasiun Atocha, Madrid.

Manfaat Tidur Siang

Berdasarkan American Psychological Association, tidur siang dapat meningkatkan konsentrasi dan mengurangi kelelahan. Tak hanya itu, kini siesta dikaitkan dengan produktivitas kerja. Tradisi ini diharapkan dapat tetap diaplikasikan dalam kehidupan kerja di era modern.

Selain siesta, adapula flamenco, sebuah tradisi seni pertunjukan di Spanyol yang menarik untuk kamu ketahui. Baca ulasannya di Mengenal Flamenco di Spanyol: Asal-usul dan Fakta Uniknya.

3 Fakta Unik Siesta

Di balik tradisi ini, ternyata terdapat fakta unik mengenai siesta di kota kecil Ador, Spanyol.

  1. Pada 2015, siesta dianggap sakral. Walikota Ador meresmikan undang-undang yang menetapkan hak warganya untuk tidur siang.
  2. Di kota Ador, semua aktivitas dihentikan total antara pukul 14.00 hingga 17.00.  Seluruh kebisingan dijaga seminimal mungkin di antara waktu istirahat tersebut.
  3. Orang tua diminta menjaga anak-anak agar tetap berada di dalam rumah dan dilarang bermain bola pada waktu istirahat siang.

Mau Studi atau Bekerja di Spanyol, Mulai Pelajari Bahasanya!

Menguasai bahasa Spanyol adalah bekal penting untuk kuliah atau bekerja di negara tersebut. Kamu dapat mulai selangkah lebih maju dengan impian tinggal di Spanyol, mulai dari Kursus Bahasa Spanyol di Lister.

Di sini kamu akan diajari tutor-tutor ahli yang bersertifikat. Kamu dapat menentukan jumlah kelas sendiri sesuai kebutuhanmu. Selain itu, dapatkan Garansi Skor untuk kelas tertentu.

Gunakan kode promo BLOGLISTER10 untuk mendapatkan diskon 10 persen, minimal pembelian kelas seharga satu jutaan (maksimal diskon Rp500 ribu). Daftar sekarang!