Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Sertifikat TOEFL: Pengertian, Cara Mendapatkan, dan Masa Berlaku

Sertifikat TOEFL , Lister

TOEFL adalah salah satu tes uji bahasa Inggris yang paling dikenal khususnya di Indonesia. Test of English as a Foreign Language atau yang dikenal sebagai TOEFL adalah test proficiency yang digunakan untuk melihat tingkat kemampuan bahasa Inggris seseorang tanpa dikaitkan secara langsung dengan proses belajar mengajar. Dapat disimpulkan TOEFL berbeda dengan achievement test atau tes yang ruang lingkupnya terbatas hanya pada pelajaran yang dipelajari peserta dalam sebuah kelas bahasa Inggris saja. 

Baca juga: Sertifikat TOEFL Untuk Bekerja di Luar Negeri

pengertian sertifikat TOEFL, Lister

Pengertian Sertifikat TOEFL

Sertifikat TOEFL adalah berkas penting yang didapat setelah mengerjakan soal-soal ujian TOEFL. Dengan memiliki sertifikat tersebut kamu sudah diakui mahir menggunakan Bahasa Inggris. Sehingga, sertifikat ini dapat gunakan untuk berbagai keperluan seperti melamar kerja, atau masuk kuliah ke unviersitas di dalam dan luar negeri.

blogpost inggris beasiswa

Sertifikat TOEFL resmi dan terdaftar

Sertifikat TOEFL yang resmi hanya bisa diperoleh dari lembaga resmi yang ditunjuk oleh ETS yang berpusat di Amerika. Di Indonesia ada beberapa lembaga yang ditunjuk untuk melakukan tes ini. Kamu dapat mencari lembaga resmi tersebut di sekitar kota tempat tinggal. Sebab sertifikat TOEFL palsu tidak akan diterima universitas atau instansi yang kita tuju.

Cara Mendapatkan Sertifikat TOEFL

Satu-satunya cara mendapatkan sertifikat TOEFL adalah dengan mengikuti ujian atau tes TOEFL secara resmi. Namun, sebelumnya kamu bisa menentukan jenis tes TOEFL yang ingin kamu ambil.

TOEFL ITP

Rentang nilai TOEFL ITP berkisar antara 0-677. Berdasarkan skor yang didapat, ada 3 kriteria jenis sertifikat yang semuanya diakui di Indonesia.

Ketiga jenis kriteria tersebut adalah Bronze atau level B1 (skor >460), silver atau level B2 (skor >543), dan gold atau level C1 (skor >627). Sehingga, jika kamu pernah melihat lowongan atau peluang beasiswa yang mensyaratkan TOEFL minimal 500, kriteria skor tersebut sesungguhnya mengacu ke TOEFL ITP.

TOEFL iBT

Sertifikat TOEFL iBT dapat digunakan untuk mendaftar kuliah S1, S2, dan S3 di luar negeri, seperti di Amerika Serikat. Materi yang diujikan juga lebih banyak dibanding soal ITP, yaitu reading, writing, listening, dan speaking. Tata cara mendapatkan sertifikat TOEFL iBT adalah dengan mengerjakan tesnya terlebih dahulu.

  • Mendaftar di website resmi ETS, yaitu www.ets.org/toefl
  • Mempersiapkan diri sebelum mengerjakan tes TOEFL iBT. Kamu akan diberikan waktu 1 jam untuk masing-masing sesi, sehingga total waktu adalah 4 jam. Rentang skor TOEFL PBT adalah antara 0-120, ada 4 segmen soal sehingga skor maksimal tiap segmen adalah 30.
  • Buat akun pribadi di website tersebut,
  • Tentukan waktu untuk melaksanakan test,
  • Membayar USD $175 dengan menggunakan kartu kredit.

Masa Berlaku Sertifikat TOEFL

Skor TOEFL berlaku selama 2 tahun saja. Jika lewat dari 2 tahun, kamu wajib mengambil lagi tes TOEFL. Untuk bisa mengajukan beasiswa kuliah di luar negeri, kamu wajib memiliki skor TOEFL minimal di angka 550 untuk PBT-TOEFL.

Dari segi biaya untuk sekali tes, TOEFL PBT jauh lebih mahal yaitu US $150 atau sekitar Rp. 1.700.000. sedangkan TOEFL ITP sekitar Rp 500.000 (harga bisa berubah sewaktu-waktu).