Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Cara Menghitung Skor TOEFL, Cek Level Keterampilanmu

cara menghitung skor toefl

Ingin meraih skor TOEFL impian, tetapi tidak tahu harus mulai dari mana? Kamu bisa mengikuti Les TOEFL di mana kamu akan diampu tutor-tutor berkualitas.

TOEFL scoring memiliki sistemnya sendiri karena tidak menggunakan skala 0-100 seperti tes pada umumnya.

blogpost inggris beasiswa

Bagaimana cara menghitung skor TOEFL? Apa level kecakapanmu berdasarkan skor yang kamu raih? Simak penjelasan selengkapnya.

Apa Makna Skor TOEFL yang Kamu Raih?

Kamu akan mendapatkan skor untuk masing-masing seksi dan total skor. Setiap seksi memiliki rentang skor 0-30. Jika ditotalkan, jumlahnya 0-120.

Setiap kemampuan yang diujikan memiliki 4-5 level kecakapan. Level kecakapanmu ditentukan berdasarkan di rentang mana skormu berada.

Reading

  • Advanced (24–30)
  • High-Intermediate (18–23)
  • Low-Intermediate (4–17)
  • Below Low-Intermediate (0–3)

Listening

  • Advanced (22–30)
  • High-Intermediate (17–21)
  • Low-Intermediate (9–16)
  • Below Low-Intermediate (0–8)

Speaking

  • Advanced (25–30)
  • High-Intermediate (20–24)
  • Low-Intermediate (16–19)
  • Basic (10–15)
  • Below Basic (0–9)

Writing

  • Advanced (24–30)
  • High-Intermediate (17–23)
  • Low-Intermediate (13–16)
  • Basic (7–12)
  • Below Basic (0–6)

Apakah Kamu Lulus Tes?

Tidak ada batas skor yang menunjukkan apakah kamu berhasil atau gagal dalam TOEFL. Setiap institusi menentukan batas skor minimalnya sendiri.

Untuk mengetahui apakah kamu masuk dalam batas minimal, kamu perlu mengetahui syarat yang diajukan institusi.

Bagaimana TOEFL Dinilai?

TOEFL dinilai berdasarkan jaringan penilaian terpusat, bukan di sentra tes. Seksi Reading dan Listening dinilai oleh sistem komputer.

Seksi Speaking dan Writing dinilai oleh kombinasi dari penilaian AI dan penguji tersertifikasi. Tujuan dari kombinasi ini yaitu untuk:

  • memberikan gambaran kemampuan peserta secara menyeluruh dan akurat
  • meminimalkan bias penguji yang mungkin terjadi dalam wawancara tatap muka
  • memastikan konsistensi dan kualitas terbaik.