Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Qilin, Makhluk Mitologi China Lambang Kemuliaan

Kalau kamu mengunjungi kuil, istana, atau bangunan bersejarah di China, kamu pasti akan banyak menemukan patung qilin. Patung tersebut melambangkan hewan mitologi yang umum dikenal sebagai lambang keberuntungan dan kemuliaan di China.

Tahukah kamu kisah mitologi qilin?

Apa itu qilin?

Qilin adalah hewan mitologi dalam kebudayaan China dan negara-negara Asia Timur lainnya. Kehadirannya dianggap sebagai pertanda baik dan membawa keberuntungan.

Qilin terdiri dari dua karakter, yakni qi (laki-laki) dan lin (perempuan). Qilin dipercaya memiliki kepala naga, tubuh harimau atau rusa, dan ekor kerbau. Tubuhnya diselimuti sisik seperti ikan dan terkadang kehadirannya disertai api di sekelilingnya.

Dalam beberapa kisah, qilin dipercaya mampu menyemburkan api dari mulutnya saat menghadapi orang jahat.

Walaupun tampilannya menyeramkan, qilin adalah lambang kedamaian. Ia selalu melangkah perlahan. Ia tidak pernah menginjak rumput karena tidak ingin menyakiti makhluk hidup apapun. Qilin juga dipercaya mampu berjalan di atas air.

Qilin.
Qilin.

Mitos qilin

Menurut mitos, aksara China berasal dari tanda magis yang tertulis di punggung qilin. Hal ini tertulis dalam Kitab Zuo Zhuan yang mencatat sejarah China selama abad ke-722 sampai 468 SM.

Qilin dipercaya pertama kali muncul di taman Kaisar Huangdi pada abad ke-2697 SM. Hewan mitologi tersebut lalu muncul kembali pada masa pemerintahan Kaisar Yao. Kehadiran qilin dianggap sebagai pertanda lahirnya pemimpin atau cendekiawan hebat.

Salah satu mitos kehadiran qilin yang terkenal adalah sebelum lahirnya Konfusius pada abad ke-551 SM. Menurut cerita, seekor qilin menampakkan diri di hadapan ibu yang mengandung Konfusius.

Qilin terbatuk dan mengeluarkan papan batu giok. Di atasnya tertulis ramalan tentang masa depan Konfusius yang masih di dalam kandungan. Dalam hidupnya, Konfusius menjadi salah satu filsuf yang paling berpengaruh di kebudayaan Asia Timur.

Kematian Konfusius sendiri diramalkan ketika seekor qilin dilukai seorang kusir.

Legenda lain menyebutkan pendiri Kerajaan Goguryeo di Korea, Raja Dongmyeong, menunggangi qilin layaknya kuda pada abad ke-37 sampai 19 SM.

Dihormati masyarakat China

Masyarakat China sangat memuliakan hewan mitologi tersebut. Kehadirannya dianggap akan membawa kemakmuran. Qilin juga sangat disegani hewan-hewan buas di China.

Busana tradisional China untuk bangsawan berpangkat tinggi sering diberi sulaman sosok qilin. Di China, terdapat empat hewan mitologi yang dianggap mulia. Qilin dianggap yang terkuat ketiga setelah naga dan phoenix.

Sosok qilin sering diukir di batu nisan karena dianggap dapat mengusir roh jahat dan mengantarkan jiwa orang yang sudah mati.

China memiliki budaya yang beragam dan menarik. Agar mempelajarinya lebih seru, kamu dapat mengikuti Kursus Bahasa Mandarin. Di sini kamu akan belajar bersama tutor-tutor ahli dan berpengalaman. Daftar sekarang, dapatkan harga terjangkau.