Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Perusahaan Perseorangan: Pengertian, Ciri-Ciri, Contoh

perusahaan perseorangan

Jika kamu ingin mengembangkan bisnis melalui kerja sama dengan orang asing, kamu wajib membekali diri dengan kemampuan berbahasa asing. Kamu disarankan mengikuti kursus bahasa asing di Lister for Company.

Salah satu bentuk struktur organisasi perusahaan adalah perusahaan perseorangan. Seperti apa bentuk perusahaan perseorangan tersebut?

Apakah kamu tertarik menjalankannya? Jika ya, simak ulasannya berikut ini.

Apa itu Perusahaan Perseorangan?

Perusahaan perseorangan adalah usaha yang dimiliki satu pengusaha. Dengan sistem kepemilikan tersebut, pengusaha dapat mengatur bisnisnya sendiri tanpa campur tangan pihak lain.

Jika berskala besar, disebut dengan badan usaha milik swasta. Jika berskala kecil, disebut dengan Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Berikut ini ciri-ciri perusahaan perseorangan.

1. Proses pembentukannya mudah.

2. Pemilik perusahaan adalah perseorangan atau keluarga.

3. Modal tidak terlalu besar dan menggunakan aset pribadi.

4. Sistem pengelolaannya cukup sederhana.

5. Tanggung jawab dan tugas pemilik usaha tidak terbatas.

6. Keberlanjutan usaha bergantung pada pemilik usaha.

7. Nilai penjualannya relatif kecil.

8. Bisa ditransfer kapan pun.

Kelebihan Perusahaan Perseorangan

Apa saja kelebihan dari perusahaan perseorangan? Berikut penjelasannya.

1. Tidak dikenakan pajak seperti PT atau firma.

2. Pemilik turut memegang manajemen, sehingga dapat mengawasi langsung.

3. Biaya pengelolaan rendah karena dipegang langsung oleh pemilik.

4. Proses administrasi hukum tidak terlalu kompleks. Biasanya hanya memerlukan akta notaris, surat keterangan domisili, dan surat kelurahan.

5. Pembentukan cepat.

6. Jika terjadi kerugian, kompensasi kerugian dimasukkan dalam perhitungan pajak penghasilan pemilik.

7. Keseluruhan laba menjadi milik perseorangan.

8. Prinsip pemilik menjadi dasar pengambilan keputusan.

9. Pemilik usaha bebas dan fleksibel dalam mengambil keputusan.

10. Tidak perlu membuat laporan keuangan yang dapat bocor ke pesaing.

11. Minim peraturan.

12. Lebih mudah mendapatkan kredit, karena jaminannya berasal dari modal usaha dan kekayaan pribadi.

Kelemahan Perusahaan Perseorangan

Walaupun memiliki sederet kelebihan, perhatikan kelemahannya sebagai bahan pertimbangan sebelum mendirikan perusahaan dengan struktur ini.

1. Tanggung jawab tidak terbatas

Pemilik menjaminkan seluruh kekayaannya terhadap utang perusahaan.

2. Modal terbatas

Modal hanya berasal dari satu orang, sehingga jumlahnya terbatas.

3. Pengendalian manajemen lebih sulit

Manajemen hanya dipegang satu orang, mulai dari pembelian, penjualan, pembelanjaan, hingga pengelolaan karyawan. Hal ini dapat menyulitkan jika tidak pemilik tidak punya kontrol yang kuat.

4. Kelangsungan usaha kurang terjamin

Jika terjadi sesuatu pada pemilik, seperti kematian, jatuh sakit, atau bangkrut, dapat menyebabkan kegiatan usaha terhenti.

Contoh Perusahaan Perseorangan

Lantas apa saja contoh perusahaan perseorangan yang umum ditemui? Berikut penjelasannya.

Usaha Jasa Perseorangan

Usaha ini bergerak di bidang jasa. Contohnya adalah bengkel, jasa angkut, penjahit, dan lain-lain.

Usaha Pertanian Perseorangan

Usaha di bidang pertanian ini dikelola oleh satu orang.

Usaha Perdagangan Perseorangan

Usaha di bidang perdagangan ini dikelola satu orang, mulai dari skala kecil sampai sedang. Contohnya warung makan, warung sembako, toko kelontong, dan lain-lain.

Industri Kecil Perseorangan

Industri rumahan ini dikelola oleh perorangan, seperti produksi kerajinan tangan, produksi mebel, katering, dan lain-lain.