Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Pentingnya Orientasi Karyawan Baru, Apa saja Materinya?

orientasi karyawan baru

Mempersiapkan diri untuk prospek karier yang lebih baik bisa dilakukan dengan mempelajari bahasa asing. Kamu bisa mengambil kelas bahasa asing untuk karyawan di Lister for Company.

Sebagai karyawan, kamu tentu pernah mendengar program orientasi karyawan baru. Bagian ini merupakan tahap terakhir yang harus ditempuh setelah mengikuti berbagai rangkaian seleksi karyawan.

Apa itu orientasi karyawan baru? Materi apa saja yang disampaikan dalam program ini? Berikut pengertian selengkapnya.

Orientasi Karyawan Baru adalah

Orientasi karyawan baru merupakan tahap perkenalan karyawan baru ke tanggung jawab, rekan kerja, serta lingkungan kerja di perusahaan. Orientasi umumnya dilakukan pada awal masa kerja selama periode tertentu.

Harapannya karyawan baru merasa nyaman karena sudah mengenal lingkungan kerjanya dengan baik. Selain itu, karyawan lama dapat menerima anggota tim baru mereka dengan terbuka.

Tujuan Orientasi Karyawan Baru

Tujuan diselenggarakannya orientasi karyawan baru adalah sebagai berikut.

1. Memperkenalkan lingkungan kerja.

2. Mempersiapkan kondisi mental, terutama bagi fresh graduate yang baru saja lepas dari lingkungan pendidikan.

3. Memperkenalkan karyawan terhadap tanggung jawab dan tugasnya.

4. Memberitahukan peraturan yang ditetapkan perusahaan.

5. Membuat karyawan lama dapat menerima anggota tim yang baru dengan baik.

6. Menumbuhkan rasa percaya diri karyawan baru.

7. Memastikan produktivitas karyawan baru tumbuh dengan cepat.

Materi Orientasi Karyawan Baru

Orientasi biasanya dilakukan oleh tim HRD. Berikut ini susunan acara yang biasanya terdapat dalam orientasi.

1. Sambutan hangat untuk karyawan baru.

2. Tur keliling kantor untuk memperkenalkan lingkungan kerja dan rekan kerja.

3. Memberikan perlengkapan yang dibutuhkan karyawan, seperti kartu pegawai, seragam, peralatan kerja, dan lain-lain. Karyawan baru juga diberikan nomor kontak untuk dihubungi dan dijelaskan terkait alur komunikasi dalam perusahaan.

4. Sosialisasi peraturan perusahaan.

5. Penjelasan tentang deskripsi kerja yang menjadi tugas karyawan baru. Karyawan baru juga mendapat penjelasan tentang struktur organisasi, alur koordinasi, dan target kerja yang diharapkan.

6. Penjelasan istilah-istilah khusus dan kegiatan bersama di perusahaan.

7. Penjelasan tentang hak-hak karyawan.