Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

National Gallery London, Mengulik Sejarah dan Lukisannya

national-hispanic-heritage-month

English for Cultural Training – Sebagai orang yang menyukai seni lukis, ada baiknya kamu melihat referensi lukisan dari National Gallery London. Terlebih jika ingin memahami budaya dengan mengulik sejarah dan lukisannya. 

Sejarah National Gallery London 

National Gallery London atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan sebutan Galeri Nasional London adalah sebuah museum seni di Trafalgar Square, London, Inggris. Museum yang didirikan pada 1824 ini adalah milik Lembaga Publik Non-Departemen di bawah Departemen Kebudayaan, Media, dan Olahraga Britania Raya. 

Di sana terdapat lebih dari 2.300 lukisan dari pertengahan abad ke-13 sampai 1900. Lukisan-lukisan yang dipajang adalah milik masyarakat. Kamu dapat mengunjunginya secara gratis, kecuali untuk pameran khusus.

Galeri Nasional London menggunakan gedung yang dirancang William Wilkins pada 1832-1838. Tahukah kamu, bagian gedung yang tidak berubah dari masa ke masa hanyalah bagian muka konstruksi yang menghadap ke Trafalgar Square.

Di sana, bagian dalam gedung juga sudah berulang kali diperbarui. Gedung ini sering dikritik terutama dari sudut pandang estetika dan kurangnya ruang pameran.

 Tate Gallery didirikan pada 1897 karena ruang pameran tidak cukup di Galeri Nasional London. Paviliun Sainsbury merupakan hasil perluasan gedung ke arah barat. Arsiteknya adalah Robert Venturi dan Denise Scott Brown yang merancang Paviliun Sainsbury dengan gaya arsitek postmodern Britania.

Lukisan National Gallery London 

  • Pemandangan Alexandre Calame tentang gambaran Pegunungan Alpen Swiss berukuran kecil tetapi dalam skala yang ambisius. Gambar ini termasuk ke dalam kategori Picture of the Month: July 2019. 
IcHPvfQMPdvajo1OlDOujRxMhuOYOpYrujlvcVWK CwU5Toyk85rNEEuAXuCKr6Jm68 Y40Nm7Y1e1naKGKx0NvfAmkxLZt9kn6VDY2VT5IOET1pPGTEKmfJ0JwN T6L3YE6h5ge5GdcXBi MA
Image by Alexandre Calame, ‘At Handeck’, about 1860
  • Christina Bradstreet mengeksplorasi tema kesepian di Seurat dalam Bathers at Asnières dalam rangka Pekan Kesadaran Kesehatan Mental. Gambar ini termasuk ke dalam kategori Picture of the Month: May 2022. 
3jyZH3JaSKcYN68tUrIuGVpUbhbHKHHs w6YVgQwvFoKDOhimgxDxKL8z2 ykLbVuL2EtqvySTEbR7fEYj4mPZuUN PY0HHwGn5ZrmMUOHrnDId0B6hC5uNqrTeSHUwN4MuPYEeQqd XN7N7g
Image by Georges Seurat, ‘Bathers at Asnières’, 1884

Baca juga: Daftar Impresionis Perancis Terkenal, Karyanya Mengubah Dunia

  • Fiona Alderton membayangkan berjalan melalui pemandangan musim semi ini oleh Pissarro yang berada di The Avenue, Sydenham. Gambar ini termasuk ke dalam kategori Picture of the Month: April 2022. 

kws rmHT5 vzqooMji694njyhiJ

Image by Camille Pissarro, ‘The Avenue, Sydenham’, 1871

English for Cultural Training, Semakin Pahami Budaya Asing

Bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang menjadi kebutuhan pokok sehari-hari di masa kini. Pastikan kamu sudah mempersiapkan diri dengan mengikuti Kursus English for Cultural Training di Lister.

Cari tahu pengalaman seru sesama student di Lister Group Community di sini.

Kamu dapat memilih jumlah kelas sendiri, bahkan tutor dan kelas pengganti. Selain itu, dapatkan Garansi Skor untuk kelas tertentu.

Gunakan kode promo BLOGLISTER10 untuk mendapatkan diskon 10 persen, minimal pembelian kelas seharga satu jutaan (maksimal diskon Rp500 ribu). Daftar sekarang!