Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Mademoiselle, Panggilan Nona yang Kini Dilarang di Prancis

mademoiselle

Kursus Bahasa Prancis – Sekilas mendengar kata mademoiselle, apa yang terbayang? Mungkin kamu familiar dengan kata ini karena digunakan sebagai nama parfum Coco Mademoiselle Parfum by Chanel.

Namun bagi kamu yang sudah mempelajari bahasa Prancis, tentu tahu kata ini adalah salah satu jenis panggilan. Walaupun begitu, sebutan ini tidak lagi digunakan, bahkan secara resmi dilarang di negaranya. Mengapa demikian?

Arti Mademoiselle

Mademoiselle adalah panggilan tradisional untuk wanita muda yang belum menikah. Kata ini dilafalkan mad-moi-zell. Sementara itu bentuk jamaknya adalah mesdemoiselles atau mesdames.

Secara harfiah, mademoiselle artinya adalah my young lady. Kata ini berasal dari damsel, artinya nona kecil.

Penggunaan Mademoiselle

Panggilan ini digunakan untuk menunjukkan rasa hormat atau sopan-santun kepada wanita.

Sama seperti bahasa Inggris, panggilan mademoiselle disematkan kepada wanita yang belum menikah. Wanita yang sudah menikah atau sudah berumur dipanggil madame. Sementara itu pria dipanggil monsieur, tanpa memandang usia atau status pernikahannya.

Berikut tabel perbandingannya dengan bahasa Inggris.

Bahasa PrancisSingkatanBahasa InggrisSingkatan
MonsieurM.MisterMr.
MadameMme.MissusMrs.
MademoiselleMlleMiss / MsMiss / Ms.

Namun ada satu hal yang membedakan mademoiselle dengan Ms. Panggilan Ms dapat disematkan kepada wanita tanpa memandang usia atau status pernikahannya. Sementara itu mademoiselle hanya digunakan kepada wanita muda yang belum menikah.

Lantas, bagaimana cara memuji seorang wanita cantik dengan bahasa Prancis? Penjelasan lengkapnya ada di artikel Memuji Cantik dengan Bahasa Prancis, Si Beau!

Panggilan Mademoiselle Dilarang di Prancis

Walaupun sudah umum diketahui, kata sapaan tersebut dilarang digunakan di Prancis. Apa alasannya?

Dilansir dari ThoughtCo, panggilan mademoiselle sudah dirasa seksis sejak tahun 1960-an. Pasalnya sapaan tersebut membedakan status perkawinan wanita.

Pemerintah Prancis sempat mempertimbangkan untuk menghapus sebutan tersebut pada 1967 dan 1974 dalam dokumen resmi. Kemudian pada 1986, ditetapkan hukum yang mengizinkan pria dan wanita menggunakan nama yang mereka pilih sendiri dalam dokumen resmi.

Pada 2008, Kota Rennes menghilangkan penggunaan mademoiselle dalam seluruh dokumen pemerintah.

Empat tahun kemudian, muncul gerakan yang mendesak perubahan ini pada tingkat nasional. Dua kelompok feminis, Osez le féminisme! dan Les Chiennes de Garde, mendorong pemerintah meresmikan kebijakan tersebut.

Pada 21 Februari 2012, Perdana Menteri François Fillon menetapkan tidak ada lagi sebutan mademoiselle dalam dokumen resmi pemerintah. Sebagai gantinya, madame digunakan untuk wanita tanpa memandang usia atau status pernikahan.

Istilah nom de jeune fille (nama gadis) dan nom d’épouse (nama pernikahan) diganti menjadi nom de famille (nama belakang) dan nom d’usage (nama pilihan).

Penggunaan mademoiselle sehari-hari

Larangan secara resmi hanya berlaku pada dokumen pemerintah. Sementara itu masih banyak yang menggunakan panggilan tradisional ini dalam kehidupan sehari-hari, terutama oleh generasi yang lebih tua. Dalam acara resmi, panggilan mademoiselle juga kadang-kadang digunakan.

Namun generasi yang lebih muda memilih tidak lagi menggunakan istilah tersebut, terutama di kota besar seperti Prancis.

Walaupun begitu, ada beberapa wanita yang enggan dipanggil madame. Misalnya mereka yang masih muda dan merasa sebutan madame terlalu tua untuk mereka.

Dilansir dari French Today, masyarakat Prancis generasi modern tak terlalu mempermasalahkan sebutan bagi wanita. Mereka yang berusia pertengahan 20-an dapat dipanggil mademoiselle atau madame. Menjelang usia 30, sudah cukup lazim untuk memanggil wanita dengan sebutan madame.

Kamu dapat mencoba menerapkan kata sapaan ini dalam percakapan yang dijelaskan dalam artikel Bonjour! Belajar Percakapan Bahasa Prancis Sehari-hari Yuk!

Ingin Tahu Lebih Lanjut? Ikuti Kursus Bahasa Prancis!

Syarat penting untuk dapat kuliah, bekerja, atau tinggal di Prancis adalah menguasai bahasanya. Sebagai bekal, kamu dapat mengikuti Kursus Bahasa Prancis di Lister.

Kamu dapat memilih jumlah kelas sendiri, bahkan tutor dan kelas pengganti. Selain itu, dapatkan Garansi Skor untuk kelas tertentu.

Gunakan kode promo BLOGLISTER10 untuk mendapatkan diskon 10 persen, minimal pembelian kelas seharga satu jutaan (maksimal diskon Rp500 ribu). Daftar sekarang!