Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

9 Latihan Presentasi Anak-Anak, Jitu Atasi Rasa Grogi!

latihan presentasi anak-anak

Kursus Speaking Local – Bagi anak-anak, presentasi dapat menjadi hal yang menakutkan. Namun kemampuan presentasi dapat diasah sejak dini dengan latihan presentasi anak-anak.

Mengapa hal ini penting? Sepanjang sekolah dan kuliah, akan ada banyak tugas yang mengharuskan presentasi di depan kelas.

Selain itu, latihan presentasi bermanfaat mendorong rasa percaya diri dan kemampuan berkomunikasi.

Apa saja latihan presentasi anak-anak yang mudah tetapi manjur untuk mengatasi grogi?

1. Riset

Menurut Ace the Presentation, membuat presentasi yang baik dapat dimulai dari riset. Pertama, ajak anak-anak membuat riset suatu topik.

Mereka akan merasa memiliki kendali karena menguasai topik tersebut. Hal ini juga akan mengajarkan mereka rasa tanggung jawab dan mandiri.

Dengan mereka sudah memiliki dasar riset, mereka merasa siap membawakan presentasi.

2. Menyusun presentasi

Selanjutnya ajak anak-anak menyusun presentasi mereka sendiri. Jika memungkinkan dapat membuat slide presentasi. Namun bisa juga menggunakan media lain yang lebih mudah, seperti alat peraga.

Hal ini membuat mereka mulai percaya diri dalam mempersiapkan presentasinya.

3. Membicarakan topik

Sebelum memulai presentasi, ajak anak-anak untuk membicarakan topik secara pribadi. Latihan ini akan membantu anak-anak mempersiapkan kata-kata yang akan mereka sampaikan saat presentasi.

Selanjutnya, beri semangat. Siapa tahu mereka masih memiliki rasa takut melakukan public speaking.

Baca juga: 7 Topik Speaking Anak-Anak yang Mudah, Yuk Coba!

4. Latihan

Hal yang paling penting dilakukan tentu saja latihan itu sendiri. Ajak anak-anak melakukan presentasi kecil-kecilan, seperti di depan teman, kelompok kecil, atau keluarga.

Saat melakukan presentasi di depan orang yang dikenal, mereka akan merasa lebih nyaman. Nantinya mereka akan merasa lebih siap presentasi di depan kelas atau kelompok yang lebih besar.

5. Belajar berbicara jelas dan tegas

Cara berbicara anak-anak berkembang seiring bertambahnya usia. Tak ada salahnya mengajarkan anak-anak supaya dapat melafalkan dengan jelas dan tegas.

Anak-anak terkadang berbicara terburu-buru. Ajari mereka untuk menarik napas sebelum mengucapkan kalimat.

6. Menonton video

Ajak anak-anak menonton video presentasi dengan topik yang mudah dipahami. Tanyakan kepada mereka apa yang menarik dari presentasi tersebut. Hal ini dapat menjadi contoh bagi mereka.

Baca juga: 3 Contoh Cerita Pendek Bahasa Inggris untuk Anak-Anak

7. Membuat kontak mata

Saat merasa takut, terkadang seseorang cenderung menghindari kontak mata. Untuk mengatasinya, ajari anak-anak untuk selalu melakukan kontak mata.

Jika masih merasa grogi, dapat melakukan kontak mata secara bergantian kepada masing-masing audiens.

Secara tidak langsung, kontak mata seolah-olah mengajak audiens untuk terlibat dalam pembicaraan secara langsung.

8. Membuat gestur tangan

Saat presentasi, jangan hanya berdiri tegak dan kaku. Membuat gestur tangan bisa menggambarkan seseorang yang tampak percaya diri dan menguasai materi.

9. Evaluasi

Kamu dapat mereka saat anak-anak melakukan presentasi. Kemudian, tonton ulang bersama mereka.

Ajak anak-anak untuk mengevaluasi diri sendiri setelah menonton rekaman mereka. Tanyakan apakah ada yang perlu diperbaiki.

Jadi Bagian dari Tutor Lister, Raih Pengalaman Seru!

Tertarik berbagi ilmu, memperluas networking, dan menambah pengalaman? Jadilah Tutor Lister!

Pengalaman dan pengetahuan adalah hal yang berharga. Bantu students kami meraih prestasi terbaik mereka di masa depan. Kamu dapat berkreasi, berinteraksi, menambah skill komunikasi, dan sejumlah benefit lainnya yang kompetitif.

Cari tahu kisah dan pengalaman sesama rekan Tutor Lister di sini. Daftar sekarang!