Kerja part time di australia sekarang tidak selalu harus dilakukan di kafe, restoran, atau tempat kerja fisik. Ada juga pilihan pekerjaan online dan fleksibel yang bisa dipertimbangkan, terutama kalau kamu punya skill komunikasi, administrasi, digital, atau mengajar.
Namun, sebelum mulai apply, kamu tetap perlu memahami aturan visa, batas jam kerja, dan hak sebagai pekerja.
Untuk international students, pemerintah Australia menjelaskan bahwa mahasiswa bisa bekerja 48 jam per dua minggu saat masa kuliah berjalan dan tanpa batas jam saat libur resmi, kecuali untuk beberapa kategori tertentu seperti PhD atau master by research.
Baca juga, 16 Pekerjaan Part Time di Australia, Cocok untuk Anak Kuliah
Kerja Part Time di Australia Bisa Online?
Iya, beberapa jenis kerja part time di Australia bisa dilakukan secara online, terutama pekerjaan yang berhubungan dengan admin, customer service, digital marketing, tutoring, dan data.
Tapi perlu diingat, tidak semua pekerjaan online otomatis cocok untuk semua visa. Jadi, kamu tetap harus mengecek apakah visamu mengizinkan kamu bekerja dan berapa batas jam kerja yang boleh dilakukan.
Study Australia juga menyarankan international students untuk mengecek status visa dan memastikan pekerjaan tetap seimbang dengan jadwal kuliah serta kesehatan diri.

Pilihan Kerja Part Time Online di Australia
Kalau kamu ingin mencari kerja yang lebih fleksibel, beberapa role online ini bisa jadi pilihan awal.
Beberapa contoh pekerjaan yang bisa dipertimbangkan:
- Virtual Assistant / Administrator
Biasanya membantu pekerjaan seperti mengatur jadwal, membalas email, input data, dan membuat dokumen sederhana. - Social Media Manager
Cocok untuk kamu yang terbiasa membuat konten, menjadwalkan postingan, membaca insight, dan menjaga komunikasi dengan audiens. - Online Tutor
Bisa untuk mengajar bahasa Inggris, matematika, bahasa Indonesia, atau skill tertentu secara online. - Digital Marketing Freelancer
Pekerjaan ini bisa mencakup SEO, content writing, email marketing, campaign support, atau basic ads management. - Customer Service Online
Biasanya berhubungan dengan chat support, email support, atau call support untuk pelanggan. - Data Analyst / Online Researcher
Cocok untuk kamu yang teliti, nyaman bekerja dengan spreadsheet, riset online, atau data sederhana.
Pekerjaan seperti ini biasanya membutuhkan bahasa Inggris yang cukup rapi, terutama untuk membaca instruksi, menulis email, mengikuti interview, dan berkomunikasi dengan tim.
Bedanya Part Time dan Casual Work di Australia
Sebelum apply, kamu juga perlu tahu perbedaan part-time dan casual work di Australia.
Menurut Study Australia, pekerja part-time biasanya punya jumlah jam kerja tetap setiap minggu, tetapi kurang dari 38 jam per minggu. Sementara itu, casual work memiliki jam yang bisa berubah-ubah dari minggu ke minggu dan tidak selalu menjamin pekerjaan berkelanjutan.
Secara sederhana:
- Part-time: jam kerja lebih stabil dan biasanya ada jadwal tetap.
- Casual: jam kerja lebih fleksibel, tapi bisa berubah tergantung kebutuhan employer.
- Full-time: rata-rata 38 jam per minggu.
Untuk mahasiswa internasional, pilihan part-time atau casual sering dicari karena lebih mudah disesuaikan dengan jadwal kuliah.

Berapa Gaji Kerja Part Time di Australia?
Gaji kerja part time di Australia bisa berbeda tergantung industri, lokasi, pengalaman, jenis kontrak, dan award yang berlaku.
Sebagai gambaran umum, Fair Work Ombudsman menyebutkan bahwa mulai 1 Juli 2025, National Minimum Wage Australia adalah AUD 24.95 per jam atau AUD 948 per minggu sebelum pajak untuk pekerja yang tidak tercakup award atau registered agreement.
Namun, beberapa pekerjaan bisa punya rate yang lebih tinggi karena mengikuti award, penalty rates, atau casual loading. Jadi, sebelum menerima pekerjaan, pastikan kamu mengecek detail gaji dan hak kerja dengan teliti.
Di Mana Cari Kerja Part Time Online di Australia?
Untuk mencari pekerjaan part time, kamu bisa mulai dari platform kerja resmi dan jaringan kampus.
Study Australia merekomendasikan beberapa cara untuk mencari kerja, seperti menghubungi career service kampus, mengecek job board, membangun koneksi, menghubungi recruitment agency, mencari internship, hingga mencari posisi secara online.
Beberapa platform yang bisa dicoba:
- SEEK
- Indeed
- Adzuna
- CareerOne
- Student Job Australia
- Job board kampus
- Grup alumni atau komunitas pelajar
Saat mencari kerja online, kamu bisa memakai kata kunci seperti remote part time, work from home, online tutor, virtual assistant, customer service remote, atau digital marketing part time.

Bagaimana Kalau Pakai Work and Holiday Visa?
Selain student visa, sebagian orang Indonesia juga mengenal Work and Holiday visa subclass 462.
Dilansir dari Kedutaan Besar Australia di Indonesia, pemegang visa Work and Holiday tidak boleh bekerja dengan satu employer lebih dari 6 bulan dan tidak boleh mengikuti studi atau training lebih dari 4 bulan.
Jadi, kalau kamu ingin kerja part time sambil liburan atau mencari pengalaman sementara di Australia, jalur visa ini bisa dipelajari lebih lanjut melalui sumber resmi.
Siapkan Bahasa Inggris untuk Kerja Part Time Online
Kerja part time di Australia yang bisa dilakukan online tetap membutuhkan bahasa Inggris yang cukup kuat. Kamu perlu paham instruksi, membalas email, mengikuti interview, menjelaskan skill, dan berkomunikasi dengan employer atau customer.
Kalau kamu ingin mempersiapkan diri lebih matang, kamu bisa bergabung dengan Kursus Bahasa Inggris di Lister.
Di Lister, kamu bisa belajar dengan fasilitas:
- Tutor terbaik dan berpengalaman.
- Kelas online fleksibel.
- Pilihan kelas private atau group.
- Program 2–80 pertemuan.
- Materi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan belajar.
Untuk mulai persiapan bahasa Inggris sebelum apply kerja part time di Australia, kamu bisa menghubungi Lister melalui WhatsApp dan konsultasikan program yang paling sesuai dengan tujuanmu.



