Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram

Kata Kerja Bahasa Arab: Struktur, Jenis, Ciri-Ciri, dan Contohnya

Bahasa Arab Lister

Salah satu jenis kata dalam bahasa Arab yang penting dikuasai pembelajar bahasa Arab adalah kata kerja. Ia termasuk dalam materi tata bahasa Arab, biasanya materi ini diajarkan di level pemula atau dasar dalam kursus bahasa Arab. Dalam menyusun kalimat berbahasa Arab, formula yang digunakan yaitu predikat, subjek, dan objek. Dalam hal ini, kata kerja biasa berfungsi sebagai predikat. Bagaimana penjelasan lengkapnya? Simak artikelnya di bawah ini!

School GIF

Pengertian Kata Kerja Bahasa Arab

Satu di antara hal yang perlu dilakukan ialah belajar mengucapkan segala sesuatu, seperti kata kerja. Kamu bisa menyisipkan Fi’il atau kata kerja dasar tersebut ke dalam kata-kata yang akan diucapkan. Bisa hafal kosakata tersebut tentu penting, mengingat bahasa dalam kitab suci umat Islam, Al-Qu’ran, sepenuhnya menggunakan Bahasa Arab. Bagi yang ingin menguasainya, ada banyak kata kerja dasar atau Fi’il bahasa Arab yang bisa kamu baca dan hafalkan.

Ciri-Ciri Kata Kerja Bahasa Arabl

Kata kerja bahasa Arab atau Fi’il (الفعل) memiliki ciri-ciri yang dapat dinilai dari jumlah huruf-hurufnya, waktu kejadian, dan jenis hurufnya.

Huruf

Jumlah huruf-huruf pada kata kerja atau fi’il berdasarkan perubahan polanya terbagai menjadi empat hal, yaitu:
1) Tsulasi (ثلاثي) yang jumlah hurufnya tiga, polanya: فَعِلَ، فَعَلَ، فَعُلَ.
2) Ruba’i (رباعي) yang jumlah hurufnya empat, polanya: أَفعَلَ، فَعَّلَ، فاعَلَ.
3) Khumasi (جُماسي) yang jumlah hurufnya lima, polanya: اِفتَعَلَ، اِنفَعَلَ، تَفَعَّلَ، تَفاعَلَ.
4) Sudasi (سُداسي) yang jumlah hurufnya enam, polanya: اِستَفعَلْ.

Waktu Kejadian

Hampir sama dengan bahasa Inggris yang memiliki tenses (pola waktu), dalam bahasa Arab juga ada aspek waktu kejadian yang mempengaruhi perubahan bentuk dari kata kerja. Ada empat bagian waktu, diantaranya adalah lampau (madhi), sekarang (mudhori’), akan datang (mustaqbal), dan perintah (amr).

1) Madhi (ماضي) : kata kerja yang dilakukan di masa lampau/sudah terjadi. Dicirikan dengan penambahan huruf akhiran dibelakang kata dasar. Contoh: (saya pergi) ذَهَبَتْ, (kami pergi) ذَهَبْنا.
2) Mudhari’ (مضارع/حاضر) : kata kerja yang terjadi sekarang. Contoh: يَذهَبُ (dia (m) pergi), تَذهَبينَ (kamu (f) pergi), أَذهَبُ (saya pergi).
3) Mustaqbal (مستقبل) : menunjukkan pekerjaan yang belum/akan dikerjakan. Contoh: ُ سَآكُلُ (saya akan makan).
4) Amr adalah kata kerja perintah. Biasanya diawali dengan huruf alif dan diakhiri dengan harokat sukun (diam). Contoh: اُنظُر (perhatikan).

Jenis Huruf

Menurut jenis hurufnya, kata kerja bahasa Arab terbagi menjadi dua jenis yaitu kata sahih dan kata mu’tal. Kata sahih terbagi menjadi tiga macam yaitu Salim, Mudhoaf, dan Mahmuz. Sedangkan kata mut’tal terbagi menjadi lima jenis yaitu Mitsal, Ajwaf, Naqish, Lafif Maqrun, dan Lafif Marfuq.

Contoh Kata Kerja Bahasa Arab

Berikut ini contoh kosakata kerja Bahasa Arab beserta cara membacanya seperti dilansir dari bola.com berikut ini.

  • Berdebat = ( جَادَلَ – يُجَادِلُ ) = jaadala – yujaadilu
  • Berdiri = ( قَامَ – يَقُوْمُ ) = qaama – yaqaamu
  • Berdiskusi = ( تَنَاظَرَ – يَتَنَاظَرُ ) = tanaazhara – yatanaazharu
  • Berargumen = ( اِحْتَجَّ – يَحْتَجُ ) = ihtajja – yahtajju
  • Berbicara = ( تَكَلَّمَ – يَتَكَلَّمُ ) = takallama – yatakallamu
  • Bercanda = ( مَزَحَ – يَمْزَحُ ) = mazaha – yamzahu
  • Bercerita = ( قَصَّ – يَقُصُّ ) = qashsha – yaqushsh
  • Mengajar = ( دَرَّسَ – يُدَرِّسُ ) = darrasa – yudarrisu
  • Mengambil = ( أَخَذَ – يَأْخُذُ ) = akhadza – ya`khudzu
  • Mengangkat = ( رَفَعَ – يَرْفَعُ ) = rafa’a – yarfa’u
  • Menulis = ( كَتَبَ – يَكْتُبُ ) = kataba – yaktubu
  • Menutup = ( أَغْلَقَ – يُغْلِقُ ) = aghlaqa – yughliqu
  • Menyalakan = ( أَشْعَلَ – يُشْعِلُ ) = asy’ala – yusy’ilu