Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

10 Fakta Money Heist Korea, Ada Hal Tak Terduga dari Aslinya

fakta money heist korea

Kursus Bahasa Korea – Serial yang dibuat sutradara Kim Hong-sun, Money Heist – Korea: Joint Economic Area, merupakan adaptasi dari dari film series yang berjudul sama, La Casa de Papel (Money Heist). Serial Money Heist Korea mengundang sorotan setelah banyak menunjukkan jalan cerita yang menarik dan memperkenalkan budaya Korea.

Banyak fakta Money Heist Korea yang cukup mencengangkan, baca di bawah ini yuk!

Tentang Money Heist Korea

Jalan cerita Money Heist Korea masih mirip dengan serial aslinya, La Casa de Papel, yakni seputar pencurian uang dan penyanderaan. Akan tetapi, keduanya memiliki perbedaan mendasar.

Dikutip dari Washington Post, latar belakang yang diambil dalam seri versi Korea ini adalah ketika Korea Selatan dan Korea Utara telah bersatu dalam Zona Ekonomi Bersama dan mata uang yang sama.

Seorang profesor ambisius bernama Yoo Ji-tae merekrut sekelompok orang untuk merampok 4 triliun won dari tempat percetakan uang Zona Ekonomi Bersama (ZEB).

Film yang dibalut dengan adegan aksi perampokan dan penyanderaan ini penuh intrik dan misteri.  Selain itu ternyata, Money Heist Korea juga menawarkan paparan budaya Korea Selatan yang ciamik!

10 Fakta Money Heist Korea

5 1

Cerita yang seru sukses memancing penonton Money Heist Korea mencari tahu tentang kehidupan, politik, dan budaya Korea Selatan. Apa saja fakta Money Heist Korea yang menarik untuk diketahui?

1. Topeng yang dipakai merupakan topeng Hahoe khas desa Andong.

Pada Money Heist versi Spanyol, La Casa de Papel, topeng yang digunakan adalah Salvador Dali. Sementara itu Money Heist Korea menggunakan topeng Hahoe yang digunakan dalam drama tradisional.

Dikutip dari Mask, penggunaan topeng dalam drama tradisional tersebut bertujuan mengkritik dan menyindir kelas atas.

2. Penulis Money Heist asli dilibatkan pada serial versi Korea.

Alex Pina berkontribusi dalam proses produksi episode pertama Money Heist Korea bersama Rye Yong-jae, Kim Hwan-chae, dan Choe Sung-jun. Ia juga terlibat sebagai produser eksekutif film ini.

3. Ada berbagai dialek Korea yang berbeda dalam Money Heist Korea.

Dialek yang muncul antara lain dialek Korea Utara, yakni area Pyeongyang dan Hamgyeong. Pemeran Park Hae-soo dikisahkan berasal dari Korea Utara, sehingga yang harus berbicara dengan aksen yang khas.

Selain itu, pemeran Kim Ji-hoon dan Lee Won-jong menggunakan dialek Gyeongsang, sebuah provinsi di Korea Selatan. Para pemeran sampai berlatih berbulan-bulan bersama coach untuk menguasai aksen bahasa Korea dengan benar.

Di Korea Selatan sendiri terdapat enam dialek yang berbeda dengan kekhasannya masing-masing. Kamu dapat mencari tahu lebih lanjut dalam artikel 6 Jenis Satoori (Dialek) Korea: Ciri-Ciri dan Contohnya.

4. Pemeran Nairobi adalah seorang model papan atas Korea.

Pemeran Nairobi yang memiliki karakter kuat dan berjiwa bebas, Jang Yoon-ju, ternyata adalah seorang model papan atas di Korea. Ia menekuni modeling sejak umur 17 tahun dan mengikuti berbagai fashion show selama dua dekade kariernya.

5. Aktor yang bermain sebagai Arturo adalah salah satu bintang film Parasite.

Pemeran Arturo, Park Myung-hoon, telah populer sebelumnya dalam perannya di film Parasite (2019). Tak jauh dari peran sebelumnya, Park Myung-hoon berhasil memunculkan karakter jahat Direktur United Korea Mint, yang kekejamannya melebihi perampok itu sendiri.

6. Pemeran asli aktor Profesor ternyata juga memang cerdas.

Yoo Ji-tae, pemeran sang Profesor yang merupakan otak dari perampokan ini, merupakan lulusan S-1 Theatre Arts di Universitas Dankook serta lulusan S-2 Film dan Multimedia di Universitas Chung-Ang. Tak hanya itu, ia menempuh S-2 di Social Services di Universitas Katolik Korea.

Dengan latar belakang akademik yang cemerlang, Yoo Ji-tae memang cocok dengan perannya sebagai Profesor.

7. Pahlawan kemerdekaan Korea tercetak pada mata uang Korea di Money Heist.

Pada uang yang dicetak terdapat Yu Gwan-sun, seorang tokoh perjuangan kemerdekaan Korea. Yu Gwan-sun berperan penting dalam pergerakan kemerdekaan pada 1912 saat Korea melawan penjajahan Jepang.

8. Sutradara Money Heist Korea berupaya membuat serialnya memiliki keunikan.

Kesuksesan serial La Casa de Papel tentunya membuat penonton antusias dan berekspektasi tinggi terhadap Money Heist versi Korea. Untuk memenuhi harapan penonton, sang sutradara, Kim Hong-sun, berupaya mempertahankan plot cerita utama sembari menyertakan unsur budaya akan memberi keunikan pada Money Heist Korea. 

9. Karakter Jeong Jong-seo sebagai Tokyo berbanding terbalik dengan tokoh Tokyo di La Casa de Papel.

Jeong Jong-seo mendapat peran yang sama dengan Ursula Corbero, yakni sebagai Tokyo. Berbeda dengan sosok Ursula Corbero yang pemberontak, pada versi Korea ia menjadi gadis asal Korea Utara yang sangat matang, tidak mudah goyah pada tujuannya. Karakternya dibuat demikian agar dapat mewakili Gen Z yang polos.

10. Money Heist Korea dipastikan akan berlanjut ke bagian kedua.

Netflix sudah mengkonfirmasi bahwa Money Heist Korea akan berjumlah 12 episode. Oleh karena itu akan ada muncul 6 episode berikutnya pada Money Heist Musim 1 Bagian 2 pada tahun 2022.

Kursus Bahasa Korea, Makin Seru Nonton K-drama!

Semakin paham bahasanya, maka semakin paham juga budayanya. Langsung daftar Kursus Bahasa Korea yuk!

Di sini kamu akan belajar bersama tutor-tutor ahli dan berpengalaman. Cari tahu kisah dan pengalaman mereka di Tutor Lister.

Kamu dapat memilih jumlah kelas sendiri, bahkan tutor dan kelas pengganti. Selain itu, dapatkan Garansi Skor untuk kelas tertentu.

Ada kode promo BLOGLISTER10 untuk mendapatkan diskon 10 persen, minimal pembelian kelas seharga satu jutaan (maksimal diskon Rp500 ribu). Hubungi WhatsApp untuk pendaftaran sekarang!