15 Contoh Simple Past Tense, Mudah untuk Dipelajari

Simple Past Tense

Kursus Bahasa Inggris – Saat belajar bahasa Inggris, materi basic apa yang menurut kamu sulit dipelajari?

Selain menghafalkan kosakata, rupanya belajar tenses sering dikeluhkan para pemula karena jumlahnya yang banyak. Maka dari itu, Lister bakal ajak kamu buat memulai dari tenses paling sederhana dan kali ini giliran simple past tense!

Sebelumnya, Lister mau menyegarkan ingatanmu dulu seputar tenses. Tenses adalah bentuk kata kerja yang berubah sesuai waktu pemakaiannya.

Kalau simple present tense diaplikasikan pada keterangan waktu masa kini, maka penggunaan simple past tense ditujukan buat masa lalu. Sekilas terdengar simpel, tetapi masih banyak yang salah memakainya.

Lister bakal membantumu memahami past tense lewat artikel ini, mencakup pengertian, ciri-ciri, sampai contohnya!

Pengertian dan ciri-ciri simple past tense

Simple past tense dipakai buat kalimat yang menerangkan kejadian di masa lalu. Kamu bisa menerapkannya buat menceritakan kejadian yang berakhir di masa lampau. Kalau dibutuhkan, kamu bisa menambahkan keterangan tempat dan waktu buat memperjelasnya.

Rumus atau formula simple past tense juga simple present tense, yaitu:

Subject (subjek) + verb 2 (kata kerja kedua) + object (objek)

Kalau rumusnya simpel, lalu kenapa masih banyak orang yang kesulitan memakai jenis tense ini?

Berdasarkan pemantauan Lister, salah satu faktor penyebabnya adalah adanya dua bentuk atau struktur kalimat yang bakal mengubah susunan rumus pada simple past tense. Dua kalimat tadi dikenal juga sebagai kalimat nominal dan kalimat verbal.

Sebelum mengupas jenis-jenis kalimat tersebut, Lister mau mengajakmu mengenali ciri-ciri past tense, antara lain:

  • Memakai verb 2. Penggunaan kata kerja kedua atau verb 2 adalah ciri yang paling mudah dikenali pada kalimat past tense. Simple past tense verb 2 yang diterapkan dapat berupa regular verb (kata kerja beraturan) dan irregular verb (kata kerja tak beraturan);
  • Perubahan to be. Pada singular pronoun seperti I, he, she, dan it, to be yang disematkan bukan lagi am, melainkan was. Sementara pada plural pronouns seperti they dan you, to be akan berubah dari are menjadi were;
  • Ada keterangan waktu. Sifatnya opsional, tetapi simple past tense sering mengandalkan keterangan waktu buat mempertegas kejadiannya. Beberapa keterangan yang bisa dipakai adalah yesterday, last night, a few days ago, dan last month.

Rumus simple past tense beserta contohnya

Sudah paham dengan pengertian dan ciri-cirinya? Sekarang, Lister bakal memperkenalkan jenis simple past tense berdasarkan formula atau rumusnya.

1. Simple past tense nominal

Pada dasarnya, verb pada kalimat-kalimat tenses dibagi jadi dua, yakni nominal dan verbal. Pada simple past tense jenis nominal, verb atau kata kerja (disebut juga predikat) akan diisi to be ‘was’ dan ‘were’ untuk masing-masing subjek tunggal dan subjek jamak. Bentuk lampau to be ini juga bisa kamu pakai buat past simple past continuous.

Buat kamu yang pengin menyusun kalimat past tense nominal, berikut rumus buat kalimat positif, negatif, serta interogatif:

(+) Subject + was atau were + complement

(-) Subject + was atau were not + complement

(?) to be (was atau were) + subject + complement

Keterangan waktu tak terlalu dibutuhkan pada simple past tense jenis nominal. Namun, kamu bisa menambahkannya kalau diperlukan. 

2. Simple past tense verbal

Jenis past tense yang satu ini tergolong lebih kompleks dibandingkan jenis nominal. Betapa tidak? Kamu akan memakai beberapa bentuk yang terdiri atas verb 1, verb 2, bahkan verb 3. Pemakaian kata kerja yang beragam pula yang membuat orang-orang sulit membedakan present simple past simple.

Makanya Lister mau mengingatkan, pada kalimat verbal, verb 2 yang bakal bertugas mengisi posisi predikat atau kata kerja. Dengan kata lain, kata kera sudah berubah mengikuti waktu. Namun, verb 2 pada kalimat verbal tetap sama meski subjeknya berubah.

Berbeda dari simple past tense jenis nominal, ini rumus yang dipakai buat kalimat past tense verbal:

(+) Subject + verb 2 + complement

(-) Subject + did not atau didn’t + verb 1

(?) Did + subject + verb 1 

Seperti yang terlihat, saat menjadi kalimat negatif dan kalimat tanya, verb 2 akan berubah menjadi verb 1. Hal ini pula yang dapat dijadikan cara membedakan present tense dan past tense, sebab pada present tense tak ada kata kerja yang berubah. Perubahan yang terjadi pada kalimat past tense hanyalah do/does yang menjadi did atau did not (didn’t).

Contoh kalimat simple past tense nominal dan verbal

Kalau masih bingung sama penggunaan rumusnya, Lister bakal kasih contoh kalimat verbal dan nominal yang memakai simple past tense berikut ini!

Contoh kalimat simple past tense nominal

Untuk simple past tense nominal, ini deretan contoh yang bisa kamu pelajari:

  1. The concert ended with firework show (Konser tersebut berakhir dengan pertunjukan kembang api)
  2. The rain was pouring until this morning (Hujan terus turun sampai tadi pagi)
  3. The meeting lasted for four hours (Rapat tersebut berlangsung selama empat jam)
  4. The cooking contest was held at the mall (Kontes memasak tersebut diselenggarakan di mal/pusat perbelanjaan).

Berhati-hatilah memakai jenis kalimat ini karena kadang tertukar dengan simple past future.

Contoh kalimat simple past tense verbal

Kemudian simple past tense jenis verbal dapat kamu lihat lewat contoh-contoh di bawah ini:

  1. The students watched the match yesterday (Para murid menyaksikan pertandingan kemarin)
  2. The athlete ran six kilometers yesterday morning (Atlet itu berlari enam kilometer pagi kemarin)
  3. My mother cooked dinner for family gathering last night (Ibuku memasak makan malam untuk pertemuan keluarga malam kemarin)
  4. My boss went to Italy for business trip last month (Bosku pergi ke Italia untuk perjalanan bisnis bulan lalu)

Pada pengembangannya, kalimat ini dapat dikembangkan jadi past simple past perfect.

Contoh kalimat simple past tense negatif dan interogatif

Terakhir, ini contoh simple past tense yang diaplikasikan pada kalimat negatif dan interogatif:

  1. My brother did not attend university last year (Kakak laki-lakiku tidak masuk universitas tahun lalu)
  2. The business was not profitable last month (Bisnis itu tak menguntungkan bulan lalu)
  3. The exhibition was not successful (Pameran itu tak sukses)
  4. The staff did not finished the project (Staf itu tidak menyelesaikan proyeknya)
  5. Did you enjoy the party last weekend? (Apa kamu menikmati pesta akhir pekan lalu?)
  6. Did they study for the test? (Apa mereka belajar untuk tes/ujian?)
  7. Did your mother visit you at the apartment yesterday? (Apa ibumu mengunjungimu saat di apartemen kemarin?)

Pemula dan Dewasa, Segeralah Bergabung Bersama Lister! 

Hambatan belajar Bahasa Inggris untuk pemula dan dewasa bisa menjadi tantangan, namun bukanlah halangan. Dengan mengikuti program English for Adults Lister, segala hambatan akan diatasi secara efektif. 

Kamu bebas memilih jumlah kelas, bahkan menentukan tutor dan kelas pengganti. Ikuti Instagram Lister untuk mengetahui informasi terbaru dan menarik lainnya. 

Gunakan kode promo BLOGLISTER10 untuk mendapatkan diskon sebesar 10 persen, minimal pembelian kelas seharga satu jutaan (maksimal diskon Rp500.000). Ambil promonya dan hubungi via WhatsApp untuk pendaftaran sekarang!

Share:

Alma Erin Mentari
Alma Erin Mentari
Hobi mendalami imajinasi lewat tulisan. Hidup untuk bercerita dari hati melalui kata.

Social Media

Get The Latest Updates

Subscribe To Our Weekly Newsletter

No spam, notifications only about new products, updates.
Next On

Related Posts