Syada Zihni berhasil meraih skor IELTS 7.5 pada percobaan tes pertama setelah ikut Kursus IELTS Preparation di Lister selama 11 kali pertemuan. Skor ini menjadi bagian penting dari perjalanan Syada untuk melanjutkan studinya keluar negeri.
Bagaimana kisah perjuangan belajar Syada hingga meraih skor IELTS impian? Simak selengkapnya dalam artikel berikut ini.
Mulai Belajar IELTS dari Nol
Aisyah Syada Zihni Shalehah atau yang sering disapa dengan Syada mulai perjalanan studyabroad-nya dengan belajar IELTS. Sebelum mengikuti bimbingan bersama Lister, iya mengaku masih bingung tentang bagaimana mempersiapkan tes IELTS dengan baik karena ia belum pernah belajar IELTS sama sekali maupun ikut tes IELTS sebelumnya.
“I literally had zero idea about what IELTS was, how the test worked, or where to even start. Meanwhile, I really needed an IELTS score for my study abroad plans, so I knew I had to start preparing seriously,” ungkap Syada.
Syada juga merasa belum terlalu familiar dengan format tes IELTS. Ia juga belum memahami strategi untuk menyelesaikan masing-masing section dalam tes IELTS. Belum lagi, ia juga belum bisa memetakan skill mana yang perlu ia tingkatkan agar mendapatkan nilai maksimal dalam tes IELTS.
Sebagai seorang mahasiswa, Syada menyadari bahwa kesibukan kuliah dan kegiatan lain membuat ruang geraknya terbatas. Ia merasa membutuhkan rencana belajar yang terstruktur tapi tetap fleksibel di tengah padatnya aktivitas.
Didorong oleh keinginannya yang kuat untuk melanjutkan studi ke luar negeri, Syada akhirnya bergabung di kelas IELTS Flash Private bersama Lister.
Syada berharap agar ia memiliki guidance yang lebih jelas serta punya partner belajar yang tepat dibandingkan belajar mandiri yang belum tentu efektif. Dari bimbingan di Lister ini, Syada ingin mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang tes IELTS dan bisa meraih target skor untuk kebutuhan studi lanjutnya.
Tahapan Kursus IELTS Lister dalam 11x Pertemuan
Syada mengambil program Kursus IELTS Lister paket Flash dengan total 11x pertemuan via online. Ia dibersamai oleh Miss Ratih, seorang Tutor Berkompeten dengan background Pendidikan Bahasa Inggris yang telah memiliki track record panjang dalam perjalanan kesuksesan student Lister. Dalam 11 kali pertemuan tersebut, Syada dan Miss Ratih membedah seluruh section IELTS Test mulai dari Listening, Reading, Writing, hingga Speaking.
Pertemuan Pertama: Belajar di Section Writing
Menurut Syada, bagian Writing memang selalu mejadi penghalang untuk dirinya. Ia merasa kesulitan untuk menulis essay panjang terutama dalam hal grammar dan bagaimana menyusun ide agar tulisannya lebih terstruktur.
Dari beberapa pertemuan awal dengan Miss Ratih, Syada pun mulai belajar cara approach IELTS Writing dan menyusun essay dengan lebih baik. Tak hanya itu, Syada juga belajar tentang mengembangkan ide dan mendapatkan trik untuk menjawab soal Writing agar jawabannya lebih berkualitas.
Ia merasa sangat terbantu karena berhasil memecahkan kesulitan utamanya dalam tes IELTS, yaitu sesi Writing.
Lanjut ke Section Listening & Reading
Setelah cukup banyak membahas section Writing, pertemuan pun dilanjutkan dengan mempelajari section listening dan reading.
Pada bagian listening, Syada mempelajari beberapa strategi untuk menjawab soal dengan lebih efektif. Sedangkan, pada bagian Reading, ia fokus untuk belajar cara menemukan jawaban dalam waktu yang relatif singkat tanpa perlu berlama-lama membaca teks reading secara keseluruhan. Ia juga belajar mengenai beberapa tipe soal yang disajikan dalam sesi Reading.
Beberapa strategi di atas membuatnya lebih percaya diri dalam tes IELTS karena telah familiar dengan berbagai jenis dan tipe soal IELTS.
Belajar Speaking dengan Percaya Diri
Bagi sebagian orang, section Speaking menjadi bagian tes yang cukup menantang. Dalam beberapa pertemuan, Syada belajar untuk melalui sesi Speaking dengan jawaban yang lebih terstruktur, mengembangkan jawaban dengan alasan dan contoh, serta mengurangi keraguan saat berbicara.
Pada bagian ini, Tutor Ratih tidak hanya memberikan materi dan trik menjawab soal. Namun, beliau juga memberikan feedback tentang bagian mana yang masih perlu diperbaiki oleh Syada. Inilah titik paling penting dalam sebuah proses belajar.
“Aku jadi lebih tahu what I needed to improve instead of just practicing without direction,” ungkap Syada.
Additional Materials untuk Mendukung Pembelajaran
Menjelang pertemuan akhir Kursus IELTS Lister, Syada dan Miss Ratih masih berlatih soal-soal dan melakukan final test sebelum menghadapi tes yang sebenarnya. Tidak hanya itu, Miss Ratih juga memberikan banyak additional materials dan sumber-sumber belajar untuk mendukung Syada berlatih IELTS secara mandiri.
Menurut Syada, website recommendations yang diberikan Miss Ratih sangat bermanfaat karena bisa ia gunakan untuk berlatih di luar jam bimbingan.
“Overall, Lister made my IELTS preparation feel more manageable and structured. Dari yang awalnya benar-benar clueless tentang IELTS, jadi lebih paham cara menghadapi setiap section dan apa yang perlu dipersiapkan sebelum actual test,” ungkap Syada.
Capai IELTS 7.5 di Percobaan Pertama!
Setelah melalui persiapan tes IELTS selama 11x pertemuan, Syada akhirnya mendapatkan buah dari hasil kerja kerasnya. Ia berhasil meraih skor overall IELTS 7.5 pada percobaan tesnya yang pertama.
“After joining Lister, I managed to get an overall IELTS score of 7.5, with 8.0 in Listening, 8.0 in Reading, 6.0 in Writing, and 7.5 in Speaking,” tutur Syada.
Syada mengatakan bahwa ia sangat senang dengan hasil ini mengingat tes tersebut merupakan pengalaman pertamanya. Skor IELTS 7.5 dirasa sudah cukup untuk menjadi bekal Syada melamar ke universitas luar negeri impiannya.
Syada juga merasa bersyukur karena seluruh kerja keras dan usahanya telah terbayar lunas. Ia juga senang telah memilih Lister karena sistem kelas private nya yang fleksibel dan feedback belajar yang personal.
“One thing I really liked about Lister was the private class, karena belajarnya bisa lebih fokus dan feedback yang diberikan juga lebih specific. Jadwalnya cukup flexible, which was really helpful karena harus tetap manage kuliah dan kegiatan lainnya,” ungkap Syada.
Saatnya Kejar Skor IELTS Impianmu bersama Lister!
Dari cerita Syada, kita bisa belajar bahwa seseorang tidak perlu mahir untuk bisa ikut tes IELTS asalkan ia telah mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum tes berlangsung. Syada membuktikan bahwa 11x pertemuan dalam Bimbingan IELTS Lister sudah cukup untuk mengantarkan ia pada skor IELTS 7.5. Tentunya, dengan tetap belajar mandiri di luar jam kelas melalui additional resources yang diberikan Tutor.
Jika kamu baru saja mulai untuk mengenal IELTS, tidak ada salahnya untuk mengikuti Kursus IELTS Lister! Di sana, kamu akan bertemu tutor profesional yang helpful dan akan membantu kamu memetakan kemampuan, menggali potensi, dan mengoptimalkan diri sebelum mengikuti real test IELTS.
Yuk mulai terhubung dengan Admin Student Success Lister dan konsultasikan kebutuhan belajarmu secara menyeluruh! Semoga hasilnya memuaskan, ya!



