English Corporate Language sering muncul dalam email kerja, terutama saat kamu perlu follow up, minta konfirmasi, memberi update, atau menyampaikan kendala ke rekan kerja dan klien.
Masalahnya, banyak orang sebenarnya sudah bisa bahasa Inggris, tapi masih bingung memilih kalimat yang terdengar sopan, jelas, dan tetap natural. Email kerja memang tidak harus kaku, tapi juga tidak bisa terlalu santai seperti chat ke teman.
Apa Itu English Corporate Language dalam Email?
English Corporate Language dalam email adalah gaya bahasa Inggris yang biasa dipakai untuk komunikasi profesional di tempat kerja.
Biasanya, gaya bahasa ini digunakan untuk mengirim update, request, reminder, follow up, konfirmasi, sampai menyampaikan kabar kurang menyenangkan dengan tetap sopan.
Jadi, bukan berarti kamu harus memakai kalimat yang terlalu formal atau penuh jargon. Email kerja yang bagus justru biasanya sederhana, langsung ke poin, dan mudah dipahami.

Kenapa Email Kerja Perlu Bahasa yang Tepat?
Dalam pekerjaan, email sering jadi bukti komunikasi. Karena itu, cara kamu menulis email bisa memengaruhi kesan profesionalmu.
Kalimat yang terlalu pendek bisa terdengar kurang sopan. Tapi kalau terlalu panjang dan berputar-putar, pesan utamanya malah bisa hilang.
Dengan memakai English Corporate Language yang tepat, kamu bisa:
- Menulis email yang lebih jelas dan profesional.
- Mengurangi risiko salah paham.
- Menyampaikan request dengan lebih sopan.
- Follow up tanpa terdengar memaksa.
- Memberi update kerja dengan lebih rapi.
- Menyampaikan kendala tanpa terdengar terlalu defensif.
Contoh Frasa English Corporate Language untuk Email Kerja
Biar lebih gampang dipakai, kamu bisa mulai dari beberapa frasa dasar yang sering muncul dalam email profesional.
1. Untuk Membuka Email
Bagian pembuka tidak perlu terlalu panjang. Cukup pakai kalimat yang sopan dan langsung mengarah ke konteks.
Beberapa frasa yang bisa kamu gunakan:
- I hope you’re doing well.
Semoga Anda dalam keadaan baik. - Thank you for your email.
Terima kasih atas email Anda. - I’m reaching out regarding…
Saya menghubungi Anda terkait…
Contoh kalimat:
I’m reaching out regarding the project timeline we discussed last week.
Kalimat ini cocok dipakai saat kamu ingin membuka email dengan konteks yang jelas tanpa terlalu bertele-tele.

2. Untuk Follow Up
Follow up sering terasa tricky karena kamu perlu mengingatkan orang lain, tapi tetap ingin terdengar sopan.
Kamu bisa memakai beberapa frasa ini:
- I just wanted to follow up on…
Saya ingin menindaklanjuti tentang… - Just checking in to see if there are any updates on…
Saya ingin mengecek apakah ada update terkait… - May I kindly follow up on this?
Boleh saya follow up terkait hal ini?
Contoh kalimat:
I just wanted to follow up on the proposal we sent last Friday.
Frasa seperti ini terasa lebih halus daripada langsung bertanya, “Have you checked this?”
3. Untuk Request atau Minta Sesuatu
Saat meminta file, data, approval, atau konfirmasi, pilih kalimat yang sopan tapi tetap jelas.
Beberapa frasa yang bisa dipakai:
- Could you please send me…?
Bisa tolong kirimkan…? - Would it be possible to…?
Apakah memungkinkan untuk…? - May I ask for your confirmation on…?
Boleh saya minta konfirmasi terkait…? - Please let me know if you need anything from my side.
Beri tahu saya jika ada yang dibutuhkan dari pihak saya.
Contoh kalimat:
Could you please send me the updated file by tomorrow afternoon?
Kalimat ini jelas karena langsung menyebutkan apa yang diminta dan kapan dibutuhkan.

Frasa untuk Memberi Update Kerja
Saat memberi update, usahakan email tetap ringkas. Kamu bisa langsung menyampaikan perkembangan terbaru dan langkah berikutnya.
Beberapa frasa yang bisa digunakan:
- I’d like to share a quick update on…
Saya ingin memberikan update singkat tentang… - Here’s the latest update regarding…
Berikut update terbaru terkait… - We’re currently working on…
Saat ini kami sedang mengerjakan… - The project is still on track.
Proyek masih berjalan sesuai rencana.
Contoh kalimat:
Here’s the latest update regarding the campaign assets.
Frasa ini cocok untuk email ke klien, manager, atau tim internal.
Frasa untuk Menyampaikan Kendala
Bagian ini penting banget, karena banyak orang bingung cara menyampaikan masalah tanpa terdengar panik atau menyalahkan pihak lain.
Kamu bisa memakai frasa seperti:
- We’re currently facing a minor delay due to…
Saat ini kami mengalami sedikit keterlambatan karena… - There seems to be an issue with…
Sepertinya ada kendala pada… - We’re looking into this and will get back to you shortly.
Kami sedang mengecek hal ini dan akan segera mengabari Anda kembali. - Thank you for your patience and understanding.
Terima kasih atas kesabaran dan pengertiannya.
Contoh kalimat:
We’re currently facing a minor delay due to additional revisions from the internal team.
Kalimat seperti ini tetap jujur, tapi terdengar lebih profesional dan tenang.

Frasa untuk Menutup Email
Penutup email juga perlu diperhatikan. Jangan sampai email sudah rapi dari awal, tapi ditutup dengan kalimat yang terlalu kaku atau terlalu santai.
Beberapa pilihan yang aman:
- Looking forward to your response.
Saya menunggu balasan Anda. - Looking forward to hearing from you.
Saya menantikan kabar dari Anda. - Please let me know if you have any questions.
Silakan beri tahu saya jika ada pertanyaan. - Thank you for your time.
Terima kasih atas waktunya. - Best regards,
Salam penutup yang aman dan profesional.
Saatnya Bikin Email Kerja Bahasa Inggris Lebih Profesional
Menulis email kerja dalam bahasa Inggris bukan cuma soal grammar. Kamu juga perlu tahu cara memilih tone, menyusun kalimat, dan menyampaikan pesan agar tetap sopan, jelas, dan enak dibaca.
Kalau kamu ingin meningkatkan kemampuan English Corporate Language untuk kebutuhan kerja, kamu bisa bergabung dengan Kursus corporate english course di Lister.
Lister menyediakan tutor terbaik, kelas online fleksibel, serta pilihan private atau group dengan 2–80 pertemuan.
Untuk konsultasi program bahasa Inggris perusahaan dan kebutuhan training tim, kamu bisa langsung menghubungi Lister melalui WhatsApp.



