[Cerita Tutor] Hariska: Tutor Bahasa Inggris Lister Pengalaman Tahunan Mengajar Siswa Akademik dan Profesional

Tutor Bahasa Inggris Lister

Pernah merasa belajar bahasa Inggris itu susah berkembang karena metode belajarnya kurang cocok? Atau bingung cari tutor yang bukan cuma jago ngajarin, tapi juga paham kebutuhan tiap siswa?

Di Lister, Hariska jadi salah satu tutor bahasa Inggris Lister yang menunjukkan kalau belajar bahasa asing bisa terasa lebih nyaman, relevan, dan nggak kaku.

Dengan pengalaman mengajar sejak 2020, Hariska sudah mendampingi banyak siswa dengan tujuan belajar yang berbeda-beda, mulai dari kebutuhan akademik sampai profesional.

Profil Hariska, Tutor Berpengalaman dengan Latar Akademik yang Kuat

Hariska adalah lulusan S2 Sastra Inggris Universitas Gadjah Mada dan juga lulusan Teacher Professional Education Program. Selain menjadi tutor di Lister sejak 2020, saat ini ia juga aktif sebagai dosen di Universitas Terbuka.

Latar belakang ini membuat Hariska punya fondasi yang kuat, bukan cuma dalam penguasaan bahasa Inggris, tapi juga dalam cara mengajar yang tepat.

Buat Hariska, mengajar itu bukan sekadar menyampaikan materi, tapi juga memahami siapa siswa yang sedang belajar dan bagaimana cara terbaik supaya mereka bisa berkembang.

Cepat Mahir Bahasa Asing result

Prestasi Hariska di Dunia Pendidikan

Selain aktif mengajar, Hariska juga punya sejumlah pencapaian yang memperkuat kredibilitasnya sebagai tutor. Di antaranya:

  • Senior Tutor di Lister
  • Tutor Terbaik Lister 2023
  • Presenter dalam international conference di Malaysia dan Turki pada 2020
  • Menerbitkan book chapter Interseksi Gender
  • Menerbitkan RISE (Reaching Improvement and Success in English)

Deretan pengalaman ini menunjukkan kalau Hariska nggak cuma aktif di kelas, tapi juga terus berkembang di dunia akademik dan pendidikan.

Mengajar Banyak Kalangan, dari Siswa Sekolah sampai Profesional

Salah satu hal yang bikin perjalanan Hariska di Lister menarik adalah kesempatan untuk mengajar siswa dari banyak latar belakang. Ia pernah membimbing siswa dari jenjang SD sampai S2, dengan rentang usia sekitar 10 sampai 40 tahun.

Beberapa kalangan yang pernah ia ajar antara lain:

  • siswa SMP dan SMA
  • mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi
  • ASN di beberapa kementerian
  • karyawan profesional
  • pramugari
  • advokat
  • auditor
  • desainer grafis

Buat Hariska, keberagaman ini justru jadi bagian paling seru dalam mengajar. Karena setiap siswa datang dengan kebutuhan, tantangan, dan target belajar yang beda, pendekatan yang dipakai juga nggak bisa disamaratakan.

S2 Luar Negeri result

Metode Belajar Hariska: Nggak Monoton dan Disesuaikan dengan Siswa

Dalam kelas, Hariska nggak terpaku pada metode ceramah saja. Ia selalu memulai dari asesmen awal untuk melihat gaya belajar siswa, kesulitannya, kebutuhannya, sampai tujuan belajarnya.

Setelah itu, barulah metode belajar disesuaikan. Beberapa pendekatan yang sering ia gunakan adalah:

  • Game-based method
    Belajar dibuat lebih aktif dengan bantuan platform seperti Quizizz, Wordwall, atau Educaplay.
  • Inquiry learning
    Siswa diajak bertanya, menyelidiki, lalu menarik kesimpulan dari hasil analisis.
  • Role play & simulation-based learning
    Cocok untuk latihan konteks nyata, misalnya percakapan di restoran, loket tiket, atau situasi sehari-hari lainnya.
  • Flipped classroom
    Materi dipelajari dulu di rumah lewat video atau teks, lalu waktu kelas dipakai untuk review dan diskusi.

Lewat pendekatan seperti ini, kelas jadi terasa lebih hidup dan nggak membosankan. Yang paling penting, metode belajarnya selalu berangkat dari kebutuhan siswa, bukan sekadar kebiasaan tutor.

Kelas yang Nyaman Bikin Siswa Lebih Mudah Berkembang

Bagi Hariska, suasana kelas itu penting banget. Sebelum siswa bisa berkembang, mereka perlu merasa nyaman dulu. Karena itu, ia percaya kalau senyum, sabar, dan membangun kepercayaan adalah kunci utama dalam mengajar.

Ia juga berusaha menciptakan suasana yang lebih akrab di kelas. Bukan dengan posisi sebagai orang yang menggurui, tapi sebagai teman berbagi yang siap mendampingi proses belajar.

Menurut Hariska:

“Setiap siswa punya kebutuhan yang berbeda, jadi cara belajarnya juga perlu disesuaikan. Saat kelas terasa nyaman, siswa biasanya lebih mudah berkembang dan lebih berani untuk aktif.”

Kutipan ini cukup menggambarkan gaya mengajar Hariska yang personal dan student-centered.

Tantangan Saat Mengajar Siswa dari Latar Belakang Berbeda

Karena mengajar banyak kalangan, tentu ada tantangan yang ikut muncul. Salah satu yang paling sering Hariska temui adalah saat mendampingi karyawan profesional.

Tantangan utamanya biasanya ada di:

  • manajemen waktu
  • jadwal belajar yang sering berubah
  • ritme belajar yang harus menyesuaikan kesibukan kerja

Untuk menghadapi hal itu, Hariska memilih pendekatan yang fleksibel dan personal. Ia menyesuaikan ritme kelas berdasarkan observasi dan kebutuhan siswa, supaya proses belajar tetap relevan tanpa mengabaikan kondisi nyata mereka.

Hal yang sama juga berlaku saat menghadapi kemampuan belajar yang berbeda-beda. Hariska tidak memaksakan satu pola untuk semua siswa, tetapi menyesuaikannya supaya tiap orang bisa belajar dengan ritme yang paling pas.

blog studyabroad

Momen yang Paling Berkesan Selama Mengajar

Bagi Hariska, setiap student selalu membawa cerita baru. Karena itu, ia mengaku selalu antusias saat mendapat siswa baru. Buatnya, itu berarti ada pengalaman baru, sudut pandang baru, dan tantangan baru yang bisa dipelajari.

Salah satu momen yang paling membekas adalah saat siswa merasa nyaman untuk bercerita tentang pengalaman pribadinya. Dari situ, proses belajar jadi terasa lebih dalam, bukan cuma soal materi, tapi juga soal membangun hubungan yang sehat antara tutor dan siswa.

Namun, momen yang paling berkesan tetap saat melihat siswa berkembang dan akhirnya mencapai target belajarnya. Dari situlah Hariska merasa bahwa proses mengajar benar-benar punya makna.

Tips Belajar dari Hariska

Dari pengalamannya mengajar berbagai siswa, ada beberapa hal penting yang bisa dipelajari:

  • Kenali kebutuhan belajarmu sejak awal
    Supaya strategi belajarnya lebih tepat sasaran.
  • Cari suasana belajar yang bikin nyaman
    Karena saat merasa nyaman, kamu biasanya lebih berani bertanya dan lebih aktif di kelas.
  • Nggak semua siswa harus belajar dengan cara yang sama
    Metode belajar yang cocok untuk orang lain belum tentu cocok buat kamu.
  • Jalani prosesnya dengan konsisten
    Hasil belajar nggak selalu instan, tapi bisa berkembang kalau dijalani dengan sabar.

Hariska, Tutor yang Mengajar dengan Pendekatan Personal

Perjalanan Hariska sebagai tutor menunjukkan bahwa kualitas pengajar bukan cuma soal prestasi akademik, tapi juga tentang bagaimana ia memahami siswa. 

Dengan latar belakang pendidikan yang kuat, pengalaman mengajar yang luas, dan pendekatan yang hangat, Hariska menjadi salah satu tutor Lister yang mampu menghadirkan kelas yang lebih personal dan relevan.

Ia nggak cuma mengajar bahasa Inggris, tapi juga membantu siswa menemukan cara belajar yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.

Belajar Bareng Hariska di Lister

Kalau kamu sedang cari kursus bahasa Inggris yang lebih fleksibel dan menyesuaikan target belajar, kelas bersama Hariska di Lister bisa jadi pilihan yang pas.

Kamu bisa belajar untuk berbagai kebutuhan, seperti:

  • meningkatkan kemampuan bahasa Inggris sehari-hari
  • persiapan akademik
  • writing
  • TOEFL ITP
  • job interview
  • scholarship mentoring
  • kebutuhan profesional lainnya

Dengan pendekatan yang personal dan suasana kelas yang nyaman, proses belajar bisa terasa lebih terarah dan nggak bikin tegang. 

Jangan biarkan kesempatan berlalu begitu saja daftar sekarang melalui Whatsapp Lister dan wujudkan impian studimu bersama Lister!

Share:

Picture of Aditya
Aditya

Social Media

Get The Latest Updates

Subscribe To Our Weekly Newsletter

No spam, notifications only about new products, updates.
Next On

Related Posts