Tes untuk Kuliah Luar Negeri: GMAT, GRE, IELTS, SAT, atau TOEFL?

Kursus GMAT GRE IELTS SAT dan TOEFL Kelas Online

Tes untuk kuliah luar negeri ditentukan oleh persyaratan program tujuan. GMAT, GRE, IELTS, SAT, dan TOEFL memiliki fungsi yang berbeda. Kamu tidak perlu otomatis mengikuti semuanya untuk menyiapkan satu aplikasi.

Mulailah dari halaman penerimaan program studi yang dituju, lalu pilih persiapan tes berdasarkan kebutuhan yang tercantum di sana. Panduan ini membantu kamu mengelompokkan persyaratan dan menentukan langkah belajar sebelum memilih kelas.

Bedakan tes penerimaan akademik dan kemampuan bahasa

GMAT berkaitan dengan penerimaan pendidikan bisnis pascasarjana, sedangkan GRE dapat digunakan dalam penerimaan berbagai program pascasarjana. SAT berkaitan dengan penerimaan jenjang sarjana. Penggunaan masing-masing tes tetap bergantung pada kebijakan institusi dan program.

IELTS Academic dan TOEFL iBT digunakan untuk menilai kemampuan bahasa Inggris dalam konteks akademik. Bukti kemampuan bahasa dan tes penerimaan akademik dapat menjadi persyaratan yang terpisah. Diterimanya satu hasil tes tidak otomatis menggantikan kebutuhan yang lain.

Misalnya, jika program meminta hasil GMAT dan bukti kemampuan bahasa Inggris, periksa kedua persyaratan tersebut secara terpisah. Pastikan pula apakah ada ketentuan pengecualian yang berlaku untuk profil pendidikanmu.

1. Catat jenjang dan program studi

Gunakan jenjang pendidikan sebagai titik awal pemeriksaan:

  • Rencana sarjana: periksa kebijakan tes penerimaan seperti SAT dan kebutuhan bukti kemampuan bahasa.
  • Rencana MBA atau bisnis pascasarjana: periksa tes yang diterima serta ketentuan terkait GMAT atau alternatifnya.
  • Rencana pascasarjana di bidang lain: periksa apakah GRE atau tes lain diminta oleh program.
  • Untuk semua jenjang: periksa kebijakan bahasa Inggris serta bentuk bukti yang diterima.

Daftar tersebut membantu mengarahkan pencarian informasi. Persyaratan sebenarnya tetap mengikuti program tujuan dan periode penerimaan yang kamu pilih.

Kebijakan dapat berbeda antarprogram di universitas yang sama. Karena itu, gunakan halaman penerimaan program yang spesifik sebagai acuan.

2. Baca persyaratan secara lengkap

Selain nama tes, catat informasi berikut:

  • Apakah tes diwajibkan, opsional, atau dapat dikecualikan?
  • Jenis atau versi tes apa yang diterima?
  • Apakah ada persyaratan skor keseluruhan atau per bagian?
  • Kapan hasil tes harus tersedia?
  • Bagaimana hasil harus dikirimkan?
  • Apakah ada ketentuan masa berlaku hasil?

Untuk IELTS, pastikan jenis tes sesuai permintaan program. Untuk TOEFL, periksa produk tes yang diterima. Jangan menganggap TOEFL iBT dan ITP dapat dipertukarkan tanpa konfirmasi.

Jika persyaratan kurang jelas, hubungi bagian penerimaan program. Simpan jawabannya sebagai acuan ketika menyusun persiapan dan melengkapi aplikasi.

3. Buat catatan kebutuhan untuk setiap program

Gunakan dokumen atau spreadsheet sederhana dengan informasi berikut:

  • Nama program, jenjang, dan periode masuk.
  • Tautan persyaratan resmi serta tanggal pengecekan.
  • Tes penerimaan akademik yang diterima atau diwajibkan.
  • Bukti kemampuan bahasa yang diterima.
  • Ketentuan skor dan pengecualian.
  • Tenggat hasil serta cara pengirimannya.
  • Langkah persiapan yang belum selesai.

Satu program dapat meminta bukti bahasa Inggris dan tes penerimaan akademik, sementara program lain menerapkan ketentuan berbeda. Catatan per program membantu kamu melihat kebutuhan yang sama sekaligus persyaratan khusus yang perlu diperhatikan.

Perbarui catatan tersebut sebelum mendaftar tes atau membayar kelas agar keputusanmu menggunakan informasi yang masih berlaku.

4. Periksa informasi tes pada penyelenggara resmi

Gunakan sumber resmi untuk memeriksa format dan petunjuk masing-masing tes:

Penyelenggara tes menjelaskan format dan pelaksanaan ujian. Kebijakan penerimaan hasil tetap perlu diperiksa pada kampus atau program tujuan.

Setelah pilihan tes jelas, lakukan latihan awal yang sesuai dan tentukan kemampuan yang perlu diperkuat. Hubungkan jadwal persiapan dengan tenggat aplikasi serta pekerjaan lain, seperti menyiapkan dokumen dan esai.

5. Pilih program persiapan sesuai kebutuhan

Setelah mengetahui tes yang diperlukan, gunakan halaman program Lister berikut untuk melihat informasi layanan:

Konfirmasikan materi, fasilitas, jadwal, biaya, serta ketentuan pada program yang dipilih. Bawa persyaratan kampus, hasil latihan awal, dan rencana tanggal tes saat berkonsultasi agar kebutuhan belajarmu dapat dibahas secara spesifik.

Pemilihan kelas sebaiknya mengikuti tes yang benar-benar diperlukan dan kemampuan yang perlu dikembangkan. Dengan dasar tersebut, kamu dapat menyusun persiapan yang lebih terarah.

Sumber gambar sampul: Freepik.

Share:

Picture of Aditya
Aditya

Social Media

Get The Latest Updates

Subscribe To Our Weekly Newsletter

No spam, notifications only about new products, updates.
Next On

Related Posts