Belajar 3 Jenis Keigo: Ragam Penghormatan Bahasa Jepang

keigo

Budaya Jepang selalu menarik didalami, terlebih jika kamu menguasai bahasanya. Agar semakin paham, ikutilah Kursus Bahasa Jepang.

Seiring dengan pembelajaran bahasa Jepang yang kamu jalani, kamu akan menyadari ada yang namanya tingkat penghormatan.

Bahasa penghormatan tidak bisa sembarang digunakan, harus mengikuti aturan tertentu. Penggunaan untuk setiap orang pun berbeda. Ragam bahasa ini disebut dengan keigo.

Apa itu Keigo?

Keigo (敬語) secara harfiah berarti “bahasa hormat”. Keigo adalah ragam bahasa yang digunakan untuk menunjukkan rasa hormat.

Ragam ini digunakan dalam berbagai situasi. Mengapa orang Jepang menggunakan keigo? Tujuannya adalah menekankan hubungan sosial di antara pembicara.

Untuk menunjukkan perbedaan, digunakan kosakata dan tata bahasa yang berbeda dalam tingkatan keigo. Misalnya, kosakata yang kamu gunakan berbeda saat berbicara dengan rekan kerja, klien, atasan, teman, atau keluarga.

Bagi orang Jepang sendiri, mempelajari keigo tidak mudah. Anak-anak harus belajar bahasa hormat sejak kecil.

Keberadaan ragam bahasa penghormatan ini lazim ditemui di negara-negara Asia Timur.

Aturan Dasar Keigo

1) Ketika menggunakan keigo, beberapa kata diganti menjadi versi yang lebih sopan.

2) Awalan o atau go dapat ditambahkan sebelum kata benda dan kata kerja tertentu, tujuannya untuk meningkatkan rasa hormat.

3) Ragam bahasa hormat dibagi menjadi tiga jenis.

3 Jenis Keigo

Berikut penjelasan jenis-jenis keigo dalam bahasa Jepang.

Teineigo – Bahasa Sopan

Ciri teineigo (丁寧語) yaitu kata kerja diakhiri dengan –masu dan kalimat diakhiri dengan desu. Kata benda diawali dengan o atau go.

Ragam ini biasa diajarkan kepada pembelajar dari luar Jepang.

  • 丁寧語: 本を買いに行きます (Hono kaini ikimasu). – Aku hendak membeli sebuah buku.
  • 丁寧語: 携帯が壊れました。(Keitaiga kowaremashita) – Teleponnya rusak.
  • 丁寧語: こちらは何ですか (Kochirawa nandesuka). – Apa ini?

Sonkeigo – Bahasa Hormat

Sonkeigo (尊敬語) adalah ragam bahasa hormat yang digunakan untuk berbicara kepada atasan, senior, atau pelanggan. Penggunaannya menunjukkan situasi profesional.

Ragam ini tidak digunakan untuk membicarakan diri sendiri. Namun untuk membicarakan tindakan yang dilakukan orang lain.

Beberapa kata diubah untuk menunjukkan rasa hormat. Contohnya suru (melakukan) menjadi nasaru, hanasu (berbicara) menjadi ossharu, yomu (membaca) menjadi yomi ni naru, dan lain-lain.

  • 尊敬語:すみません、田中先生はいらっしゃいますか。 (Sumimasen, tanakasenseiwa irasshaimasuka) – Permisi, apakah Tuan Tanaka ada di sini?
  • 尊敬語: 面接はいかがでしたか。(Mensersuwa ikagadeshitaka) – Bagaimana wawancaranya?

Kenjōgo – Bahasa Merendah

Kenjōgo (謙譲語) digunakan untuk membicarakan tindakan orang lain. Ketika membicarakan keluarga atau rekan kerja, kamu juga harus menggunakan bahasa yang merendahkan diri.

Tujuan ragam bahasa ini adalah merendahkan status sosial saat membicarakan diri sendiri. Kenjōgo digunakan saat berbicara kepada orang dengan status sosial lebih tinggi.

Kata kerja diubah ke dalam bentuk yang lebih sopan. Seperti suru (melakukan) menjadi itasu, morau (menerima) menjadi itadaku, motsu (membawa) menjadi o mochi shimasu, dan lain-lain.

  • 謙譲語:私はさくらと申します。(Watashiwa sakura tomoushimasu.) – Nama saya Sakura.
  • こちらの本を拝読しました。(Konohono haitokushimashita) – Saya membaca buku itu.

Share:

Brigitta Winasis
Brigitta Winasis
A lifetime learner, a magical world wanderer through books and stories. Writing for professional purposes and personal interests.

Social Media

Get The Latest Updates

Subscribe To Our Weekly Newsletter

No spam, notifications only about new products, updates.
Next On

Related Posts