Contoh Soal GRE dan Pembahasan untuk Persiapan Tes

materi soal gre

Contoh soal GRE mencakup tiga kemampuan utama: memahami bacaan dan hubungan antarkata, menyelesaikan persoalan kuantitatif, serta menyusun tulisan argumentatif. Agar latihanmu bermanfaat, pelajari juga alasan di balik jawaban dan kesalahan yang perlu dihindari.

Di bawah ini tersedia delapan contoh soal GRE dan pembahasan berbahasa Indonesia. Soal ditulis dalam bahasa Inggris agar kamu terbiasa membaca instruksi dan informasi seperti saat mempersiapkan tes.

Seluruh latihan merupakan soal orisinal untuk pembelajaran, bukan soal resmi ETS atau bocoran ujian. Tingkat kesulitannya dibuat sebagai pengantar. Gunakan latihan ini untuk mengenali cara berpikir yang diperlukan, kemudian lanjutkan dengan latihan resmi dan simulasi lengkap.

Kenali Format GRE General Test Sebelum Berlatih

GRE General Test saat ini berdurasi sekitar 1 jam 58 menit, dengan pembagian berikut.

BagianJumlah soal/tugasWaktu
Analytical Writing1 tugas Analyze an Issue30 menit
Verbal Reasoning bagian pertama12 soal18 menit
Verbal Reasoning bagian kedua15 soal23 menit
Quantitative Reasoning bagian pertama12 soal21 menit
Quantitative Reasoning bagian kedua15 soal26 menit

Format ini berlaku sejak 22 September 2023. Analyze an Argument tidak lagi menjadi tugas pada GRE General Test saat ini. Jika buku atau artikel latihanmu masih memuat dua tugas menulis, sesuaikan rencana belajarnya dengan struktur tes resmi ETS.

Sebelum membuka pembahasan, kerjakan soal secara mandiri. Catat jawaban, alasan memilihnya, dan bagian yang membuatmu ragu. Jawaban benar karena menebak tetap perlu dievaluasi.

Contoh Soal GRE Verbal Reasoning dan Pembahasan

Verbal Reasoning meliputi Reading Comprehension, Text Completion, dan Sentence Equivalence. Ketiganya menuntut pemahaman konteks, bukan sekadar hafalan arti kata. Rincian bentuk soalnya tersedia dalam panduan Verbal Reasoning ETS.

1. Reading Comprehension: Menilai Kesimpulan dari Bacaan

Baca teks berikut.

A university library extended its weekend opening hours. During the following month, weekend visits increased, while weekday visits declined by approximately the same number. The library director concluded that the longer hours had attracted additional visitors. However, the records counted visits rather than distinct individuals.

Question: Which observation most directly challenges the director’s conclusion?

A. The library did not purchase additional books.
B. Existing visitors may have shifted their visits from weekdays to weekends.
C. Weekend opening hours were advertised on campus.
D. Some students prefer studying at home.
E. The library employs both students and full-time staff.

Jawaban: B.

Kenaikan kunjungan akhir pekan belum membuktikan adanya pengunjung tambahan. Orang yang sebelumnya datang pada hari kerja mungkin hanya memindahkan jadwal kunjungannya.

Teks juga membedakan jumlah kunjungan dengan jumlah individu. Satu orang dapat berkunjung beberapa kali, sehingga kedua ukuran tersebut tidak bisa langsung disamakan.

Pilihan A, C, D, dan E tidak secara langsung menjelaskan mengapa kesimpulan direktur bisa keliru.

Pelajaran: identifikasi klaim utama, lalu periksa apakah bukti benar-benar mendukung klaim tersebut. Jangan menambahkan informasi yang tidak tersedia dalam bacaan.

2. Text Completion: Memahami Petunjuk Kontras

Question:

Although the proposal appeared comprehensive, its treatment of implementation was surprisingly ______; it offered neither a timeline nor a staffing plan.

A. meticulous
B. superficial
C. practical
D. exhaustive
E. precise

Jawaban: B, superficial.

Kata although memberi petunjuk adanya kontras. Proposal terlihat menyeluruh, tetapi pembahasan pelaksanaannya tidak memiliki jadwal maupun rencana tenaga kerja. Kata yang sesuai adalah superficial, yaitu dangkal atau kurang mendalam.

Meticulous, exhaustive, dan precise justru menggambarkan ketelitian, kelengkapan, atau ketepatan. Practical juga tidak cocok dengan kelemahan implementasi yang disebutkan.

Pelajaran: prediksi makna bagian kosong terlebih dahulu. Pada contoh ini, kamu bisa menuliskan “kurang detail” sebelum melihat pilihan jawaban.

3. Sentence Equivalence: Memilih Dua Jawaban yang Sejalan

Question: Choose two words that produce sentences with equivalent meanings.

Because the evidence came from a single small study, the researcher described her conclusion as ______ rather than definitive.

A. tentative
B. conclusive
C. provisional
D. irrelevant
E. comprehensive
F. certain

Jawaban: A dan C.

Tentative dan provisional sama-sama menunjukkan kesimpulan yang masih bersifat sementara. Keduanya cocok dengan bukti yang terbatas dan frasa rather than definitive.

Conclusive dan certain mengarah pada kepastian. Irrelevant berarti tidak relevan, sedangkan comprehensive berarti menyeluruh. Keduanya tidak menyampaikan gagasan yang dibutuhkan.

Pelajaran: dua kata yang mirip artinya belum tentu benar. Pastikan keduanya sesuai konteks dan menghasilkan makna kalimat yang sejalan.

Contoh Soal GRE Quantitative Reasoning dan Pembahasan

Quantitative Reasoning menguji penalaran menggunakan aritmatika, aljabar, geometri, dan analisis data. Bentuk jawaban dapat berupa perbandingan dua kuantitas, pilihan tunggal, pilihan lebih dari satu, atau isian angka. Lihat panduan Quantitative Reasoning ETS untuk cakupan lengkapnya.

4. Quantitative Comparison: Menguji Lebih dari Satu Kemungkinan

Informasi: 0 < x < 1

Quantity AQuantity B
x²x³

Pilih hubungan yang tepat:

A. Quantity A lebih besar.
B. Quantity B lebih besar.
C. Kedua kuantitas sama.
D. Hubungannya tidak dapat ditentukan.

Jawaban: A.

Karena x positif, kedua kuantitas dapat dibagi dengan x² tanpa mengubah arah perbandingan. Hasilnya adalah membandingkan 1 dengan x.

Diketahui x lebih kecil dari 1. Jadi, x² selalu lebih besar daripada x³.

Sebagai ilustrasi, ketika x = 0,5, nilai x² adalah 0,25 dan x³ adalah 0,125. Ilustrasi ini membantu memahami hasil, tetapi pembuktian berlaku untuk seluruh rentang berasal dari langkah aljabar tadi.

Kesalahan umum: menganggap pangkat lebih besar selalu menghasilkan angka lebih besar. Untuk bilangan antara nol dan satu, hasilnya justru mengecil.

5. Pilihan Tunggal: Menghitung Perubahan Persentase Berurutan

Question:

The price of a course increases by 20% and is then reduced by 20% of the increased price. The final price is what percent of the original price?

A. 80%
B. 96%
C. 100%
D. 104%
E. 120%

Jawaban: B, 96%.

Gunakan harga awal hipotetis 100 agar perhitungan sederhana.

Setelah naik 20%, harga menjadi 120. Diskon berikutnya adalah 20% dari 120, yaitu 24. Harga akhirnya menjadi:

120 − 24 = 96

Dengan demikian, harga akhir sebesar 96% dari harga awal.

Kesalahan umum: langsung mengurangkan kenaikan dan penurunan karena persentasenya sama. Dasar perhitungannya berbeda: kenaikan dihitung dari 100, sedangkan penurunan dihitung dari 120.

6. Pilihan Lebih dari Satu: Memeriksa Semua Solusi

Question:

Which of the following integers satisfy x² − 5x + 6 ≤ 0? Select all that apply.

A. 0
B. 1
C. 2
D. 3
E. 4

Jawaban: C dan D.

Faktorkan bentuk kuadrat:

x² − 5x + 6 = (x − 2)(x − 3)

Hasil perkalian bernilai nol pada x = 2 dan x = 3. Di antara kedua nilai tersebut, hasil perkaliannya negatif. Jadi, penyelesaiannya adalah:

2 ≤ x ≤ 3

Bilangan bulat pada rentang tersebut adalah 2 dan 3.

Perhatikan bahwa tanda “≤” memasukkan kedua batas. Jika soalnya memakai tanda “<”, nilai batas tidak ikut.

Pelajaran: baca instruksi jumlah jawaban dan periksa setiap opsi. Menemukan satu jawaban benar belum tentu menyelesaikan soal.

7. Numeric Entry: Menentukan Dasar Persentase

Gunakan data latihan berikut.

MonthNumber of registrations
January120
February150
March180

Question:

By what percent did registrations increase from January to March?

Answer: ____ %

Jawaban: 50.

Selisih jumlah pendaftaran adalah:

180 − 120 = 60

Persentase kenaikan menggunakan jumlah awal sebagai pembagi:

(60 ÷ 120) × 100% = 50%

Karena tanda persen sudah tersedia di luar kotak, isian yang diminta adalah angka 50.

Membagi 60 dengan 180 akan menghasilkan persentase yang berbeda karena menggunakan jumlah akhir sebagai dasar.

Pelajaran: sebelum menghitung, tandai periode awal, periode akhir, serta satuan jawaban. Ketelitian membaca sering menentukan apakah rumus digunakan dengan benar.

Contoh Soal GRE Analytical Writing

8. Analyze an Issue: Menyusun Posisi yang Bisa Dipertahankan

Prompt latihan orisinal:

Universities should require every student to complete a course outside their main field of study.

Instruksi latihan: tulis esai yang menjelaskan sejauh mana kamu setuju atau tidak setuju. Dukung pendapat dengan alasan dan contoh, serta pertimbangkan situasi yang dapat membatasi posisimu.

Untuk latihan ini, kamu bisa mengambil posisi: setuju selama mahasiswa memiliki pilihan mata kuliah yang relevan dan beban studinya tetap masuk akal.

Kerangka pengembangannya:

  1. Pembuka: jelaskan posisi dan batasannya.
  2. Alasan pertama: mata kuliah lintas bidang dapat membantu mahasiswa melihat persoalan dari sudut pandang berbeda.
  3. Contoh hipotetis: mahasiswa teknik mempelajari komunikasi agar lebih jelas menjelaskan rancangan kepada pengguna.
  4. Keberatan: kewajiban tambahan berpotensi membebani program studi yang jadwalnya padat.
  5. Tanggapan: kampus dapat menawarkan pilihan yang fleksibel dan mengintegrasikannya ke kurikulum.
  6. Penutup: tegaskan kembali posisi berdasarkan alasan yang sudah dibahas.

Contoh awal paragraf:

Requiring students to study outside their main discipline can be valuable when the requirement allows meaningful choice. An engineering student, for example, may benefit from learning how to explain technical decisions to people without specialist knowledge.

Kerangka tersebut bukan jawaban baku. Posisi berbeda juga dapat dikembangkan selama penalarannya konsisten.

Saat meninjau tulisan, tanyakan: apakah setiap contoh mendukung alasan? Apakah keberatan ditanggapi secara masuk akal? Apakah kesimpulan mengikuti pembahasan, atau justru memperkenalkan klaim baru?

Cara Menggunakan Hasil Latihan untuk Menentukan Prioritas Belajar

Setelah menyelesaikan latihan, kelompokkan kesalahan berdasarkan penyebabnya. Cara ini lebih membantu daripada hanya menghitung berapa jawaban yang benar.

Temuan saat latihanPrioritas perbaikan
Tidak memahami kata pentingPelajari arti dan penggunaannya dalam beberapa kalimat
Memahami kosakata tetapi salah memilih jawabanLatih identifikasi hubungan logis dan bukti dalam teks
Mengetahui rumus tetapi salah menghitungTulis langkah perhitungan dan periksa tanda serta satuan
Jawaban benar tetapi terlalu lamaCari langkah penyelesaian yang lebih ringkas
Esai berisi pendapat tanpa dukunganKembangkan hubungan antara alasan, contoh, dan kesimpulan

Misalnya, jika kamu salah pada soal persentase, jangan langsung mengulang seluruh materi matematika. Periksa apakah masalahnya terletak pada konsep persentase, pemilihan nilai dasar, atau pembacaan pertanyaan.

Buat catatan singkat setelah setiap sesi: jenis soal, penyebab kesalahan, cara memperbaiki, dan hasil percobaan berikutnya. Kerjakan kembali soal tanpa membuka pembahasan, kemudian coba soal baru dengan konsep serupa. Tujuannya memastikan kamu memahami langkahnya.

Setelah familiar dengan tipe soal, lanjutkan ke latihan resmi POWERPREP dari ETS. Tersedia pilihan latihan tanpa batas waktu dan dengan batas waktu. Perhatikan jenis laporan yang disediakan karena fitur masing-masing latihan dapat berbeda.

Delapan contoh dalam artikel ini belum cukup untuk memperkirakan skor GRE. Gunakan simulasi lengkap untuk memperoleh gambaran performa yang lebih menyeluruh, lalu lihat bagian mana yang perlu menjadi fokus belajar berikutnya.

FAQ tentang Contoh Soal GRE

Apakah soal dalam artikel ini merupakan soal resmi GRE?

Tidak. Seluruh soal merupakan latihan orisinal untuk memperkenalkan pola berpikir dan bentuk pertanyaan. Untuk latihan resmi, gunakan materi yang disediakan ETS, termasuk POWERPREP.

Apakah GRE masih memiliki tugas Analyze an Argument?

Tidak pada GRE General Test saat ini. Bagian Analytical Writing berisi satu tugas Analyze an Issue. Saat menggunakan materi lama, pastikan kamu mengikuti pembagian tes yang berlaku sekarang.

Apakah boleh menggunakan kalkulator dalam GRE?

Kalkulator di layar tersedia untuk bagian Quantitative Reasoning. Meski demikian, tetap tentukan operasi yang diperlukan sebelum menghitung. Pada beberapa soal perbandingan, penyederhanaan aljabar bisa lebih praktis daripada memasukkan banyak angka.

Apakah banyak jawaban benar pada latihan ini berarti sudah siap tes?

Belum tentu. Kesiapan juga melibatkan konsistensi pada soal baru, kemampuan mengatur waktu, dan performa dalam simulasi lengkap. Gunakan latihan pendek untuk menemukan kelemahan awal, kemudian evaluasi melalui latihan yang lebih menyeluruh.

Susun Persiapan GRE Berdasarkan Kebutuhanmu

Sudah mencoba latihan di atas, tetapi masih kesulitan memahami bacaan, menyelesaikan soal kuantitatif, atau menyusun esai? Kamu bisa melanjutkan persiapan melalui kursus GRE di Lister, yang mencakup Verbal Reasoning, Quantitative Reasoning, dan Analytical Writing, serta latihan dan evaluasi.

Lihat pilihan program dan konsultasikan kebutuhan belajarmu melalui halaman Kursus GRE Lister. Sampaikan target skor, rencana tanggal tes, dan kendala belajar agar kebutuhan persiapan dapat dibahas dengan lebih terarah.

Share:

Picture of Aditya
Aditya

Social Media

Get The Latest Updates

Subscribe To Our Weekly Newsletter

No spam, notifications only about new products, updates.
Next On

Related Posts