KURSUS BAHASA INGGRIS ANAK (USIA 3-12 TAHUN)

Latih Si Kecil Berbahasa Inggris Sejak Dini dengan Materi dari Cambridge!

Program spesial Lister untuk anak usia 3-12 tahun. Jadi lancar berbahasa Inggris, dengan Lister!

Lister Siap Membantu Anak Anda
Lancar Berbahasa Inggris !

English for Young Learners (EYL)

Pembelajaran Bahasa Inggris untuk Anak-Anak atau yang juga dikenal dengan nama English for Young Learners (EYL) ,

EYL sendiri merupakan bagian dari cabang ilmu yang lebih besar, dinamakan dengan Pembelajaran Bahasa Inggris sebagai Bahasa Kedua/Asing atau dikenal sebagai English as a Second/Foreign Language (ESL/EFL).


Kursus Bahasa Inggris Anak – English for Young Learners - Pembelajaran Bahasa Inggris untuk Anak-Anak - Kursus Bahasa Inggris Anak. Bahasan ini akan sangat bermanfaat khususnya bagi para orang tua yang ingin membiasakan bahasa asing, yaitu Bahasa Inggris sejak dini untuk putra-putri mereka. Bahasan tersebut akan dikupas lebih dalam lagi dalam judul Kursus Bahasa Inggris Anak – English for Young Learners - Pembelajaran Bahasa Inggris untuk Anak-Anak Pembelajaran bahasa Inggris dewasa ini sudah mencakup fokus yang begitu luas. Tak hanya bahasan di bidang yang spesifik saja, namun fokus keilmuan Bahasa Inggris juga telah diperluas dengan membedakan jenjang para pembelajarnya baik dari segi kecakapan bahasa yang dimiliki (language proficiency) hingga rentang umur (ages and stages). Pembahasan pada berbagai fokus ini pun sudah sangat spesifik dan telah dipayungi oleh pakar-pakar pembelajaran Bahasa Inggris secara tersendiri. Hal ini disebabkan karena derajat kontras satu bidang kajian sangatlah berbeda dengan bidang kajian yang lain. Maka sudah sewajarnya jika suatu desain/rancangan kajian untuk suatu fokus studi hanya bisa diunakan untuk fokus itu saja.

children PNG18045

Teknik Belajar Bahasa Inggris untuk Anak

Mask Group 4 1

Kenapa Belajar di Lister?

iefektif jsm3

Total Flexibility

Dengan platform belajar yang mudah dan menyenangkan, putra-putri Anda akan mendapatkan akses level dan kurikulum sesuai dengan kemampuan serta waktu mereka.

isupport jsm3

Teknologi

Lister menggunakan teknologi meeting tatap muka secara langsung sehingga mampu menghadirkan kualitas pembelajaran maksimal layaknya belajar di kelas offline karena dibimbing oleh pengajar yang profesional, asik, dan bersahabat.

igaransi jsm3

Profesional Tutor

Para tutor Lister sudah terbukti berpengalaman dalam mengajar. Cara penyampaian materi yang menarik dan ceria akan membuat putra-putri Anda lebih enjoy dalam belajar.

Tutor Kece Lister

Ayu Kartika
LPDP Awardee | Master of Arts in Media Industries | IELTS Score Band 7.5 | University of Leeds, UK
tutor ayu kartika
Dini Putri Saraswati
LPDP Awardee | Master of Arts in International Organizations | University of Groningen, Netherlands
tutor dini putri
Syahida
LPDP Awardee | Curtin University | Master of Engineering
new syahida

Kelas SEMI PRIVATE

Di Lister Semi Private, setiap siswa bisa ajak 1-4 teman untuk belajar bareng dengan tutor pilihannya. Lebih HEMAT dari kelas Private namun lebih FOKUS dari kelas reguler.

Klik Link Dibawah
Untuk Mendaftar Kelas SEMI PRIVATE

Program Bahasa Inggris untuk Anak Usia 3–6 Tahun

Anak Anda akan belajar mengikuti kursus yang menyenangkan dan mendapatkan permulaan untuk belajar bahasa Inggris dengan percaya diri sambil mengembangkan keterampilan sosial dan kognitif mereka secara umum.

Regular Course (Recommended Program)

Small Kids
Building

Private Class

Rp 7.600.000

Rp 3.799.000

Small Kids
Intensive

Private Class

Rp 10.000.000

Rp 4.999.000

Small Kids
Prime

Private Class

Rp 12.000.000

Rp 5.999.000

Small Kids
Ultimate
Bronze

Private Class

Rp 14.000.000

Rp 6.999.000

Small Kids
Ultimate
Silver

Private Class

Rp 16.000.000

Rp 7.999.000

Small Kids
Ultimate
Gold

Private Class

Rp 18.000.000

Rp 8.999.000

Short Course Progam

Small Kids
Short 1

Private Class

Rp 1.400.000

Rp 699.000

Small Kids
Short 2

Private Class

Rp 2.000.000

Rp 999.000

Small Kids
Short 3

Private Class

Rp 2.600.000

Rp 1.299.000

Small Kids
Flash

Private Class

Rp 3.600.000

Rp 1.799.000

Small Kids
Express

Private Class

Rp 4.400.000

Rp 2.199.000

Small Kids
Brushup

Private Class

Rp 5.200.000

Rp 2.599.000

Program Bahasa Inggris untuk Anak Usia 7–12 Tahun

 Kursus bahasa Inggris yang komprehensif untuk anak sekolah dasar, berdasarkan silabus yang berfokus pada kemampuan bahasa Inggris

Regular Course (Recommended Program)

Kids
Building

Private Class

Rp 7.600.000

Rp 3.799.000

Kids
Intensive

Private Class

Rp 10.000.000

Rp 4.999.000

Kids
Prime

Private Class

Rp 12.000.000

Rp 5.999.000

Kids
Ultimate
Bronze

Private Class

Rp 14.000.000

Rp 6.999.000

Kids
Ultimate
Silver

Private Class

Rp 16.000.000

Rp 7.999.000

Kids
Local
Ultimate
Gold

Private Class

Rp 18.000.000

Rp 8.999.000

Short Course Progam

Kids
Short 1

Private Class

Rp 1.380.000

Rp 699.000

Kids
Short 2

Private Class

Rp 2.000.000

Rp 999.000

Kids
Short 3

Private Class

Rp 2.600.000

Rp 1.299.000

Kids
Flash

Private Class

Rp 3.600.000

Rp 1.799.000

Kids
Express

Private Class

Rp 4.400.000

Rp 2.199.000

Kids
Brushup

Private Class

Rp 5.200.000

Rp 2.599.000

Kursus makin ringan! Bisa cicilan dengan bunga Nol Persen di Lister

Klik Link Dibawah
Untuk Mengajukan Cicilan Pembayaran

img intro pay

Terima Pembayaran
Online secara Instan

Lister  bisa menerima pembayaran melalui channel pembayaran digital seperti :

icon pay1

Transfer Bank

icon pay1

Kartu Kredit (VISA & MasterCard)

icon pay1

E-Wallet (GoPay, OVO & DANA)

Claim Your Early Bird Discount!

Khusus Untuk Anda Yang Daftar Hari Ini, Anda Akan Mendapatkan DISKON 50% Jangan Lewatkan Kesempatan Ini Karena Promo Ini Akan Berakhir Dalam 3 Hari!

Ingat Promo ini hanya berlaku sampai
00 days 00 hours 00 minutes 00 seconds
timer bomb 1

Masih Bingung? Mau Tanya Lebih Lanjut?

Karena harganya yang terjangkau dan minat yang tinggi, kelas online kami bisa tutup sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan jika jumlah peserta telah membludak! Sekarang adalah waktu yang terbaik untuk mendaftar! Segera daftarkan putra/i Anda sekarang!

Kursus Bahasa Inggris untuk Anak

Dalam mempelajari bahasa, khususnya Bahasa Inggris, jenis pendekatan yang digunakan sangat bergantung pada jenjang pembelajar itu sendiri: apakah masih anak-anak, remaja atau dewasa.

Kiat dan Tips Mengajari Bahasa Inggris Sejak Dini

Memasuki pokok bahasan, akan dijelaskan beberapa kiat serta tips mengenai cara mengajarkan Bahasa Inggris sejak dini pada anak. Berbagai tips berikut ini dirasa sangat penting dan krusial bagi para orang tua serta pengajar/guru yang berkecimpung pada pendidikan anak usia dini, anak-anak, maupun tingkat dasar.

1.Paparkan berbagai aspek Bahasa Inggris sebanyak mungkin

Hal yang paling krusial dalam pembelajaran Bahasa Inggris di usia dini adalah pembiasaan. Untuk membiasakan anak-anak dengan Bahasa Inggris, pastikan untuk sering memaparkan kosakata bahasa Inggris dalam aktivitas sehari-hari mereka. Hal ini akan memperkuat pondasi kebahasaan yang akan mereka dimiliki ke depannya.

2. Gunakan item-item Bahasa Inggris yang mudah dan sederhana

Untuk memudahkan pembiasaan bahasa Inggris dalam keseharian anak-anak, pastikan untuk menggunakan Bahasa Inggris yang sederhana dan sering dipakai. Jangan terburu-buru untuk memaparkan materi yang terlalu rumit dan sulit. Hal ini akan membuat anak-anak enggan untuk mencoba.

3.Libatkan hal-hal yang mereka sukai 

Pembelajar dini adalah pembelajar yang mengedepankan ranah afeksi. Hal yang mereka sukai lah yang akan menjadi lebih ‘abadi’ dalam ingatan mereka. Begitu juga sebaliknya. Oleh karena itu, pastikan untuk menyertakan hal-hal yang mereka senangi agar pembelajaran bahasa Inggris dapat maksimal.

4. Hindari materi yang terlalu padat

Pemaparan materi bagi pembelajar dini akan lebih efektif jika jumlahnya tidak terlalu banyak namun diulang-ulang, daripada materi yang terlalu banyak dan hanya diberikan sekali. Pertimbangkan pula untuk memilih materi yang bersifat pokok dengan jumlah yang tidak terlalu banyak.

5. Ulangi secara kontinyu

Pengulangan dengan frekuensi yang teratur dan berkelanjutan adalah hal penting agar materi-materi Bahasa Inggris dapat melekat secara kuat dalam benak mereka. Karena itu, pastikan untuk membiasakan mereka dengan paparan materi-materi yang ada secara teratur.

Itulah beberapa kiat serta tips dalam mengajari Bahasa Inggris untuk anak-anak dan para pembelajar dini.

Memperkenalkan Bahasa Inggris pada anak-anak sejak dini merupakan suatu hal yang sangat dianjurkan dalam dunia pendidikan. Di fase itulah, seorang pembelajar bisa dengan mudah mengolah ilmu yang mereka dapatkan dengan proses yang tepat hingga mampu memperkuat fondasi keilmuan mereka kedepannya.

children PNG17987
Mask Group 4 1

ListerKids

Program English for Kids yang khusus dirancang oleh Lister dibuat untuk membuat si kecil mudah untuk belajar dan menyerap pelajaran bahasa Inggris. 

English for Young Learners, bahasa Inggis untuk anak-anak?

Pengklasifikasian pembelajar Bahasa Inggris sendiri sudah dimulai jauh sejak kajian keilmuan mengenai pembelajaran bahasa kedua/asing tumbuh secara pesat. Hal ini disebabkan oleh sebuah metode yang cocok untuk suatu jenjang kecakapan ataupun umur, belum tentu bisa diterapkan pada jenjang yang lain. 

Untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran yang ada, karena itulah diperlukan spesifikasi yang difokuskan untuk masing-masing jenjang secara tersendiri. Dengan begitu, proses belajar mengajar yang dilakukan pun bisa memenuhi tujuan spesifiknya. Pembahasan yang ada akan begitu luas jika materi kali ini harus turut membahas semua secara keseluruhan. 

Atas dasar hal tersebut, bahasan kali ini hanya akan fokus pada pengklasifikasian menurut jenjang umur saja. Itu  pun tidak akan membahas semua jenjangnya sekaligus. Artikel kali ini akan fokus membahas mengenai pembelajaran Bahasa Inggris pada jenjang anak-anak serta pembelajar dini.

Pengklasifikasian pembelajar pada pengajaran Bahasa Inggris sebagai bahasa kedua/asing (English as a Second/Foreign Language) berhubungan erat dengan metode pembelajaran konvensional yang dilakukan di kelas (classroom conventional method). Pada umumnya, para pembelajar Bahasa Inggris di suatu jenjang pendidikan akan berkisar pada rentang umur yang relatif sama.  Oleh karena itu, diperlukan sebuah penyetaraan standar agar upaya studi yang ada dapat memenuhi kebutuhan para pembelajar tersebut. 

Para ahli juga percaya bahwa metode pembelajaran di kelas sangat berpengaruh terhadap proses perkembangan siswa, baik dalam ranah kemampuan berbahasa hingga berbagai aspek akademis lainnya. Hal ini didapatkan melalui berbagai aktivitas komunikasi serta peran-peran sosial yang di rencanakan secara seksama di dalam kelas. 

Dengan mengaitkan muatan-muatan lisan maupun tulisan terhadap aspek-aspek ilmiah yang terdapat dalam pembelajaran, siswa dapat mengembangkan kemampuan kebahasaan mereka secara ‘aman’ sekaligus belajar mengonstruksi pengetahuan mengenai konten-konten saintifik lainnya.

Pembelajar Bahasa Inggris, atau yang juga disebut sebagai English Language Learner, pertama kali digunakan oleh dua  ahli pembelajaran Bahasa Inggris yang bernama Mark LaCelle-Peterson dan Charlene Rivera (1994). Istilah ini sendiri merujuk pada para pembelajar yang bukan menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pertama/bahasa ibu mereka. 

Namun seiring dengan berkembangnya keilmuan di bidang ini, beberapa istilah lain yang merujuk pada konsep yang serupa pun juga bermunculan seperti pembelajar Bahasa Inggris sebagai bahasa kedua/asing (English as Second/Foreign Language – ESL/EFL), Bahasa Inggris sebagai bahasa tambahan (English as an Aditional Language – EAL), kecakapan Bahasa Inggris terbatas (Limited English Proficient – LEP), terdiversifikasi secara budaya dan bahasa (Culturally and Linguistically Diverse – CLD), bukan penutur asli Bahasa Inggris (non-native English speaker), murid bilingual (bilingual students), bahasa warisan (heritage language), bangkitan bilingual (emergent bilingual) murid bahasa minoritas (language-minority students) dan lain sebagainya.

Mask Group 1 3

Lister Kids

Materi Perbincangan (Conversation) untuk Anak-Anak.

PT Lister Teknologi Edukasi

Gedung Innovation Factory | BLOCK71 Yogyakarta, Jl. Prof. Herman Yohanes No.1212, Terban, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55223

Follow Us On :

For further enquiries please contact us through
info@lister.co.id | +6282233589331

Copyright © 2020 lister.co.id | PT Lister Teknologi Edukasi

Manfaat Belajar Bahasa Inggris untuk Anak Usia Dini

Seperti yang kita ketahui bahwa bahasa Inggris memang sudah menjadi bahasa internasional sehingga dalam keseharian mayoritas warga negara di dunia telah menggunakan bahasa Inggris. Hal tersebut terjadi karena dalam segala bidang telah menggunakan bahasa Inggris. Tidak hanya itu, bahasa Inggris juga digunakan untuk mentransfer dan menghubungkan berbagai ilmu ke seluruh dunia. Maka dari itu timbul lah asumsi di kalangan masyarakat bahwa menguasai bahasa Inggris memang sangat penting untuk hidup di era modern seperti sekarang ini agar pergaulan di dunia internasional bisa terwujud.

Fakta menunjukan bahwa penguasaan bahasa Inggris pada era modern seperti sekarang ini memang telah menjadi suatu keterampilan yang sangat penting sehingga setiap individu harus memilikinya. Dan bahkan isu globalisasi juga menuntut SDA (sumber daya manusia) yang lebih berkualitas dan mampu menguasai beberapa bahasa asing, terutama bahasa Inggris.

Pengajaran bahasa Inggris ini juga sebaiknya dimulai sejak dini, setidaknya dengan penggunaan berbagai kosa kata yang sangat sederhana terlebih dahulu. Dalam aspek bahasa periode paling sensitif pada anak yaitu di usia dua hingga tujuh tahun. Jadi berbagai macam aspek berbahasa sebaiknya diperkenalkan ke anak-anak sebelum masa sensitifnya tersebut habis atau terlewat.

Mengingat bahwa bahasa Inggris ini merupakan salah satu bahasa asing yang paling penting di Indonesia, maka proses pembelajarannya pun haruslah dilakukan secara bertahap. Proses belajar si anak dan pemilihan materi untuk anak haruslah mampu meningkatkan aspek berbahasa si anak. Selain itu untuk mendukung proses pembelajaran, suasana kelas juga harus lebih nyaman.

Sebaiknya proses pembelajaran yang digunakan harus sesuai dengan tujuan dari pengenalan bahasa pada umumnya. Apa sih tujuannya? Ternyata tujuannya yaitu agar anak-anak dapat memahami penyebutan yang sesuai dari berbagai kosa kata dalam berbahasa Inggris, serta anak-anak juga mampu melakukan komunikasi dengan dengan lingkungan sekitar dan mampu menuangkan ide. Untuk pembelajaran bahasa Inggris sendiri terdapat beberapa metode yang bisa Anda lakukan, antara lain yaitu:

  1. Story Telling (Bercerita): Bercerita atau mendongeng merupakan suatu cara penyampaian berbegai cerita ke penyimak. Cerita bisa dilakukan dengan penggunaan foto, gambar, kata-kata ataupun suara.
  2. Role Play (Bermain Peran): Merupakan sebuah permainan yang para pemainnya memerankan suatu karakter dengan latar fiksi. Para pemain juga perlu bertanggungjawab dalam memerankan perannya pada sebuah narasi dengan cara mengambil sebuah keputusan, akting ataupun juga dengan pengembangan karakter.
  3. Art and Craft (Seni dan Kerajinan Tangan): Metode ini menggunakan seni dan kerajinan tangan untuk pembelajaran bahasa Inggris.
  4. Game (Permainan): Sejak dulu memang ada banyak sekali permainan yang dapat kita temui, bahkan di Indonesia sendiri setiap daerah memiliki permainannya sendiri yang sangat disukai anak-anak. Di beberapa PAUD (pendidikan anak usia dini) atau TK (taman kanak-kanak) sering menggunakan metode ini untuk mengajarkan bahasa inggris kepada murid-murid.
  5. Show and Tell: Di TK juga sangat sering menggunakan metode show and tell. Dengan metode ini murid akan mendeskripsikan sesuatu kepada guru atau teman-temannya.
  6. Music and Move: Metode yang terakhir ini memang dianggap yang paling menyenangkan untuk murid, karena disini anak-anak dapat bergerak dan bebas berekspresi.

Manfaat Belajar Bahasa Inggris untuk Anak-Anak

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang baik bukan hanya semata-mata untuk memperluas pergaulan atau pengetahuan, tapi juga sudah menjadi suatu keharusan. Dan mempelajari bahasa Inggris juga lebih baik dilakukan sejak usia anak-anak atau usia dini. Maka dari itu untuk memperoleh hasil yang baik, maka mempelajari bahasa Inggris sedini mungkin menjadi pilihan yang sangat tepat untuk dilakukan. Tapi selain itu, ada berbagai manfaat lain belajar bahasa Inggris untuk anak-anak di masa depan, apa saja ya?

  1. Pekerjaan

Ada banyak sekali persyaratan melamar pekerjaan di saat-saat seperti sekarang ini ya. Nah, salah satu persyaratan yang harus dipenuhi adalah dapat berbahasa Inggris dengan lancar, apalagi untuk perusahaan internasional yang sudah ternama ataupun start-up yang sedang sudah mulai naik daun. Tapi kenapa diperlukan bahasa Inggris yang mumpuni untuk melamar pekerjaan? Karena perusahaan ingin para karyawannya dapat berkomunikasi dengan baik dengan partner perusahaan ataupun pelanggan dari negara lain.

Tidak hanya itu, pada perusahaan start-up pun biasanya pengelola lebih memilih penggunaan berbagai teknologi canggih terbaru dan juga biasanya teknologi ini memakai bahasa Inggris untuk pengoprasiannya, sehingga para karyawan perusahaan perlu menguasai bahasa Inggris agar dapat bekerja dengan baik di perusahaan tersebut. Jadi sangat penting ya untuk memberikan pelajaran bahasa Inggris ke anak Anda sejak dini demi masa depannya nanti.

  1. Membuka Pikiran

Manfaat yang kedua yaitu agar anak Anda dapat mengekspresikan diri mereka dan juga membantu mereka melihat segala hal dengan sudut pandang lain. Secara tidak langsung anak akan memiliki begitu banyak pilihan agar dapat menyuarakan pendapat mereka dengan saluran komunikasi lainnya. Kemampuan anak dalam multitasking dan problem-solving juga akan meningkat. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa bahas Inggris bukan hanya bermanfaat untuk masa depan atau karir si anak tapi juga untuk pengembangan pola pikir mereka.

  1. Sekolah/ Kuliah

Jika anak Anda atau Anda sendiri menginginkan si anak bersekolah atau kuliah di luar negeri, maka salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah kemampuan berbahasa Inggris yang baik. Apalagi jika negara tujuan si anak adalah negara yang kesehariannya menggunakan bahsa Inggris. Perlu diketahui, bahwa kebanyakan negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia seperti di Amerika Serikat, Inggis, Singapura dan lain sebagainya menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama di sekolah atau universitas-universitasnya. Apalagi jika anak Anda memiliki berbagai prestasi di dalam bidang bahasa Inggirs, pastinya peluang untuk  diterima di sekolah atau kampus luar negeri pun akan semakin terbuka lebar.

  1. Traveling

Dalam taraf internasional, bahasa Inggris memang merupakan bahasa yang paling sering digunakan. Hampir seluruh negara di dunia pasti mempelajari bahasa Inggris sebagai bahasa kedua setelah bahasa asli negara mereka. Dengan adanya hal tersebut, berarti bahasa Inggris lah yang menjadi alat komunikasi paling umum yang bisa ditemui semua orang.

Dengan menguasai bahasa Inggris, mau ke negara manapun dan kapanpun semuanya bisa kita lakukan tanpa terhalang dengan keterbatasan bahasa atau komunikasi. Selain itu juga jika Anda sedang traveling ke suatu negara dan tidak tahu arah pulang, bisa dengan mudah bertanya ke penduduk setempat. Tentunya ini akan sangat bermanfaat untuk Anda, bukan?

Selain manfaat diatas, tentunya ada berbagai manfaat lain yang bisa anak dapatkan dengan belajar bahasa Inggris sejak usia dini. Dengan mengajarkan bahasa Inggris ke anak sedini mungkin, Anda turut membantu membuka peluang di masa depan nanti.

 

 

Cara Mengajarkan Bahasa Inggris untuk Anak-Anak

 

Bahasa Inggris memang sudah menjadi bahasa internasional yang paling utama untuk berkomunikasi. Sehingga tidak heran kalau banyak orang yang ingin lancar berbahasa Inggris. Usia yang paling tepat untuk belajar bahasa Inggris yaitu saat usia 2 hingga 7 tahun. Banyak orang tua yang ingin mengajarkan ke anak-anaknya berbahasa Inggris, tapi mereka belum mengetahui bagaimana cara mengajarkan yang tepat apalagi orang tua merasa bahwa kemampuan berbahasa Inggris yang dimiliki juga belum sempurna.

Ternyata meskipun kemampuan berbahasa Inggris Anda belum sempurna, itu bukan menjadi masalah besar. Karena sebenarnya yang paling terpenting adalah menunjukan rasa antusias ke anak Anda agar mereka lebih bersemangat dan memiliki motivasi lebih untuk belajar bahasa Inggris. Saat mengajarkan bahasa Inggris, anak juga tidak langsung lancar, karena dibutuhkan waktu agar anak-anak dapat menyerap bahasa asing yang dipelajarinya. Kesabaran Anda memang sangat dibutuhkan saat mengajarkan bahasa Inggris ke anak. Bersabarlah, karena jika waktunya sudah tepat anak Anda akan mulai berbicara bahasa Inggris secara bertahap.

Cara Mengajarkan Bahasa Inggris untuk Anak-Anak

 

Jika Anda masih bingung, bagaimana cara yang tepat untuk mengajarkan berbahasa Inggris ke anak-anak, sebanarnya ada beberapa cara ampuh yang bisa Anda lakukan. Disini ada beberapa caranya, apa saja ya?

1.       Bangun Rutinitas

Cobalah untuk mulai membangun rutinitas dengan cara membuat jadwal tertentu agar dapat memulai mengajarkan bahasa Inggris di rumah untuk anak Anda. Waktunya jangan terlalu lama, karena bisa membuat anak menjadi bosan dan akhirnya dia tidak mau belajar lagi. Waktu 15 menit dalam sehari sebenarnya sudah cukup untuk mengajarkan anak yang masih kecil. Jika usia anak dan konsentrasinya semakin bertambah, maka bisa meningkatkan sesi dan waktu belajar.

Lakukan juga aktivitas yang bervariasi namun singkat demi menjaga perhatian anak, dengan cara ini anak-anak juga akan lebih percaya diri dan nyaman saat mengetahui apa yang sedang dilakukan. Jika anak merasa bosan, jangan memaksakannya karena percuma saja si anak tidak bisa menangkap dengan baik pelajaran.

2.       Menggunakan Lagu

Memperbaiki cara pengucapan dan mempelajari kosa kata baru bisa dilakukan dengan memanfaatkan lagu. Nyanyian yang disertai dengan gerakan atau gaya sangatlah bagus untuk anak kecil, meskipun mereka belum bisa mengikuti pelafalan kosa kata tetapi mereka dapat mengikuti gerakan tersebut. Karena biasanya tarian pada lagu memang menggambarkan makna dari lagu tersebut.

3.       Bermain Games

Tidak bisa dipungkiri bahwa anak-anak akan belajar disaat mereka sedang bersenang-senang. Maka dari itu bermain sambil belajar memang cara yang sangat tepat untuk mengajari anak bahasa Inggris dengan lebih menyenangkan. Untuk memperbaiki kosa kata dan mengajarkan anak, cobalah flashcards. Ada cukup banyak permainan yang menggunakan flashcards ini contohnya seperti permainan Kim, Happy Family atau Snap, memori dan lain sebagainya. Meskipun permainannya singkat, tapi jika dilakukan secara berulang pastinya anak Anda bisa dengan mudah mempelajari bahasa Inggris, bukan?

4.       Gunakan Buku Cerita

Biasanya anak-anak sangat menggemari buku cerita, nah Anda dapat memanfaatkan buku cerita sebagai salah satu cara belajar bahasa Inggris untuk anak. Apalagi kalau buku ceritanya bergambar, pasti deh anak-anak akan makin bersemangat. Cobalah untuk membeli buku cerita kecil bergambar dengan bahasa Inggris, setiap malam bacakan buku cerita untuknya.

Karena buku ceritanya bergambar, sambil bercerita tunjukkan gambar-gambar apa saja yang ada disitu atau bisa juga bercerita sambil menunjuk ke arah gambar. Cara ini terbilang cukup ampuh untuk anak-anak agar mulai menyerap beberapa kata yang Anda ucapkan ketika bercerita.

5.       Manfaatkan Situasi Rumah

Jika anak Anda sudah bersekolah di TK atau SD memang disaat seperti ini cukup sulit untuk belajar secara efektif karena harus dilakukan secara daring. Tapi jangan jadikan hal tersebut sebagai hambatan untuk Anda mengajari anak belajar bahasa Inggris. Karena Anda bisa memanfaatkan situasi rumah dan dengan berbagai objek yang nyata di sekitar rumah Anda. Keuntungan dari memanfaatkan situasi rumah ini, anak Anda pastinya akan menjadi lebih nyaman belajarnya apalagi diajari oleh orang tua sendiri.

Seperti ini contohnya:

·         Saat sedang menyiapkan sarapan untuk anak, Anda bisa bicara “breakfast hari ini dengan nasi goreng dan sosis ya”

·         Ajaklah anak Anda untuk melihat taman di halaman rumah, perhatikan apa saja yang ada di halaman rumah dan ajak anak berbicara “daun di pohon itu warnanya green / bike ini biasanya kamu gunakan untuk bermain dan bersekolah / coba tunjuk mana saja flower yang berwarna yellow dan red

·         Disaat Anda sedang memasak, coba ikut sertakan anak dan cobalah minta bantuannya untuk mengambilkan bahan-bahan masakan seperti “oke dek, coba ambilkan ketchup / this is rice sebagai makanan pokok kita” dan lain sebagainya.

6.       Gunakan Aplikasi Belajar Bahasa Inggris

Untuk belajar bahasa Inggris memang semakin dimudahkan berkat teknologi yang semakin canggih. Ya, sekarang ini sudah hadir berbagai aplikasi yang dapat Anda manfaatkan untuk belajar bahasa Inggris anak-anak Anda. Salah satu aplikasi yang bisa di gunakan adalah Duolingo ataupun Australia Plus Kids. Nah, di Australia Plus Kids ini anak-anak dapat mempelajari berbagai huruf, makanan, hewan, angka, alat musik, berbagai aktivitas dan lain sebagainya.

Karena anak-anak cenderung lebih suka warna yang cerah, interface dari aplikasi Australia Plus Kids dijamin bikin anak senang dan si kecil pun akan semakin giat belajarnya. Disaat anak-anak mempelajari berbagai kata, maka akan muncul gambar beserta dengan bunyi nya. Anak Anda hanya perlu menekan gambar yang muncul, setelah ditekan maka gambar akan berada pada posisi terbalik dan kata beserta dengan cara pengucapannya akan muncul.

Jika ingin melanjutkan permainan, maka si anak hanya perlu menggeser kekiri gambar yang sudah dilihat tadi. Bagian yang paling menarik untuk anak-anak yaitu terdapat tampilan pop the bubles dengan gambar putri duyung, kapal, berikut juga dengan lautnya. Sehingga bisa dikatakan bahwa bagian yang terakhir ini menjadi apresiasi untuk anak karena si anak sudah berhasil melewati berbagai macam gambar hingga akhir.

7.       Gunakan Topik Yang Disukai Anak

Setiap anak pastinya memiliki suatu topik yang disukai seperti olahraga, bernyanyi, bermain musik, memasak dan lain sebagainya. Sebaiknya untuk mengajarkan bahasa Inggris agar lebih efektif, Anda bisa mengajarkan anak dengan memilih salah satu dari topik yang disukai anak. Dengan cara ini anak akan lebih bersemangat lagi belajarnya. Tapi tetap saja, namanya anak-anak bisa bosan. Jika sudah bosan, sebaiknya Anda jangan memaksakan anak untuk belajar ya. Anda bisa menggunakan dua cara yaitu mengganti dengan topik lain atau melanjutkan pembelajaran di esok hari. Mengajari anak memang harus sabar, tapi dengan latihan yang terus menerus, dijamin deh anak akan bisa berbahasa Inggris.

 

Bagaimana Cara Mengajar Bahasa Inggris Kepada
Generasi Milenial?

Saat pandemi covid19 seperti
mayoritas orang tua di Indonesia dituntut untuk mengajar anak anaknya dirumah
sebab sekolah ditutup untuk sementara waktu. Selain terbentur oleh masalah
teknis seperti kuota dan sinyal internet, efektivitas sekolah jarak jauh ini
juga terbentur oleh kurangnya pengetahuan orang tua terhadap gaya belajar anak
anak mereka. Terlebih bisa jadi orang tua anak masa kini adalah generasi yang
terlahir sebagai generasi Z, Y atau bahkan baby boomers. Sehinggaorang tua
tersebut membutuhkan tenaga dan pikiran ekstra untuk mengetahui cara belajar
yang paling efektif untuk anak anaknya. Mengingat jarak antar generasi yang
cukup jauh.

Artikel ini sedikit banyak akan
membahas mengenai alternatif pembelajaran bahasa Inggris bagi anak yang terlahir
sebagai generasi milenial. Namun sebelum kita beranjak menuju metode metode
alternatif tersebut, kita perlu mengetahui jenis jenis generasi berdasarkan
tahun kelahiran generasi tersebut.

Jenis jenis generasi

Teori mengenai jenis jenis generasi
ini dipopulerkan oleh William Strauss dan Neil Howe dalam buku mereka yang
berjudul Generations(1991). Strauss dan Howe yang mengelaborasi
perubahan dari generasi ke generasi melalui sejarah panjang Amerika Serikat
mendefinisikan jenis jenis generasi yang lahir setelah perang dunia ke 2
sebagai berikut:

1.      Baby Boomers

Menurut Merriam Webster
Dictionary[1],
istilah baby boomers digunakan untuk mendefinisikan orang orang yang terlahir
saat terjadi peningkatan jumlah kelahiran besar besaran. Dengan berdasarkan
sejarah Amerika Serikat, baby boomers didefinisikan sebagai orang orang
yang lahir pasca perang dunia kedua. Strauss dan Howe sebagaimana tertulis pada
laman wikipedia mengatakan bahwa tahun kelahiran orang orang ini berawal dari
tahun 1943 sampai 1960 sedangkan Merriam Webster Dictionary menulis interval
tahun kelahiran baby boomers dimulai tahun 1946 dan diakhiri tahun 1964.
Umumnya orang orang dari generasi baby boomers adalah orang yang menjadi orang
tua dari generasi X dan generasi Y atau milenial.

2.      Generasi X

Tidak terdapat definisi
yang pasti mengenai tahun awal mula generasi X dan tahun akhir dari generasi
ini. Namun para peneliti sepakat bahwa generasi X bermula pada kisaran tahun
1960an hingga tahun 1970 an. Strauss dan Howe
mengartikan generasi X adalah orang orang yang terlahir pada tahun 1961
hingga 1981. Generasi X seringkali merupakan orang tua generasi Y atau milenial
bahkan generasi Z.

3.      Milenial atau Generasi Y

Strauss dan Howe
mengatakan bahwa anggota generasi milenial adalah orang orang yang terlahir
pada tahun 1982 hingga tahun 2004. Namun definisi yang tertera pada Merriam
Webster Dictionary, mendefinisikan bahwa milenial adalah orang orang yang
terlahir pada dekade 80an hingga pertengahan dekade 90an. Hal ini berarti
hingga tahun 2020, Orang orang yang masuk kedalam klasifikasi generasi jenis
ini sedang berada diusia 25 hingga 40 tahun. Sehingga tidak mengeherankan
bahwasanya generasi milenial mendapatkan perhatian khusus. Sebab pada umumnya
puncak produktivitas manusia terdapat pada usia tersebut. Selain itu generasi
milenial awal juga merupakan orang tua dari generasi selanjutnya yaitu generasi
Z. Untuk mengembangkan masa depan masyarakat yang lebih baik, dibutuhkan
generasi milenial yang handal.

4.      Generasi Z

definisi yang tertulis
pada Merriam Webster Dictionary [2]mengatakan
bahwa anggota generasi Z adalah orang orang yang lahir pada pertengahan dekade
90an hingga awal dekade 2010 (2011 dan seterusnya). Berbeda dengan definisi
tersebut, Strauss dan Howe mendefinisikan generasi Z sebagai pemuda dan anak
anak yang lahir pada tahun 2005 hingga sekarang. Meskipun terdapat perbedaan
mengenai rentang tahun, umumnya generasi Z dicirikan sebagai orang orang yang
memiliki interaksi dengan teknologi seperti handphone dan komputer yang tinggi.

Karakteristik Cara Belajar Generasi Milenial
dan Generasi Z

Walaupun terdapat perbedaan cara
pandang mengenai interval tahun lahir generasi milenial dan generasi Z, kedua
generasi tersebut sama sama generasi yang melek teknologi. Dengan penguasaan
teknologi tersebut gaya belajar pemuda pemuda yang lahir pada generasi ini
sangat berbeda dengan gaya belajar generasi generasi sebelumnya.Sumber yang
tertulis pada  ebc-online-tefl.com[3]
mengatakan bahwa pemuda pemuda yang lahir pada kedua generasi ini cenderung
memiliki gaya belajar berikut ini:

1.      Suka bereksperimen dan belajar. Hal
ini berarti mereka cenderung lebih suka belajar sambil praktik dan kalaupun
tidak ada praktik dalam kelas, mereka akan menggunakan internet untuk mencari
materi pembelajaran tambahan.

2.      Lebih suka pembelajaran secara
visual (menggunakan PPT dan sejenisnya) daripada hanya diceramahi

3.      Cenderung bisa multi tasking dengan
baik. Jadi jangan heran ketika anda mengajar bahasa Inggris murid murid anda
mendengarkan anda sembari membuka gadget mereka.

4.      Tidak suka gaya pembelajaran yang
kaku. Para anggota generasi milenial dan generasi Z tersebut lebih suka belajar
sambil bermain (edutaiment) dan belajar dengan cara yang menyenangkan.

Belajar bahasa Inggris untuk Milenial

Sebuah studi yang dilakukan oleh
Felder dan Henriques pada tahun 1995 sebagaimana yang telah dinukil oleh
Djiwandono (2017) menekankan bahwa guru perlu menyesuaikan cara mengajarnya
dengan gaya belajar anak didiknya agar pelajaran dapat diserap dan dipahami
secara efektif. Ini juga termasuk untuk pembelajaran bahasa Inggris untuk
milenial. Guru dan Orang Tua selaku pendidik mau tidak mau harus menyesuaikan
metode pengajaran mereka dengan gaya belajar anak anak didik mereka. Guru dan
Orang Tua harus mampu menggunakan teknologi sebagai instrumen pembelajaran
mengingat yang mereka ajar adalah anak anak generasi milenial dan generasi Z.

Mengajar dan belajar bahasa Inggris
tentu menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Sebab bahasa
Inggris tidak hanya menjadi bahasa kedua bagi sebagian besar masyarakat
Indonesia. Melainkan bahasa tersebut menjadi bahasa ketiga setelah bahasa
daerah dan bahasa Indonesia. Jika anda adalah Guru bahasa Inggris atau Orang
Tua yang sedang mengajari anaknya berbahasa Inggris anda harus mampu
menggunakan teknologi sebagai instrumen pembelajaran. Untuk itu dapat melakukan
hal hal berikut ini:

1.      Mengunduh materi yang disediakan
oleh lembaga lembaga resmi seperti British Council dan BBC Learning English.
Kedua lembaga ini menyediakan materi belajar bahasa Inggris secara gratis untuk
semua usia.

2.      Memutar lagu lagu berbahasa Inggris.
Lagu lagu ini bisa anda sesuaikan dengan usia anak didik anda.

3.      Menayangkan video berbahasa Inggris.
Apabila anak didik anda adalah balita atau TK, anda dapat menayangkan video
video dokumenter alam liar dari BBC Earth atau National Geographic.

4.      Menayangkan film atau serial
berbahasa Inggris untuk kemudian anda diskusikan dengan anak didik anda. Jika
anak anda adalah siswa sekolah dasar atau TK, anda bisa menayangkan kartun dan
animasi Disney. Namun jika anak anda sudah beranjak dewasa anda bisa
menayangkan serial serial yang terdapat pada aplikasi Netflix dengan
menggunakan audio dan subtitle bahasa Inggris.

5.      Memberikan reward kepada mereka jika
mereka telah mencapai suatu target yang anda tetapkan. Milenial dan Gen Z
seringkali juga dikategorikan sebagai orang yang suka terhadap kepuasan
singkat. Oleh karena itu anda dapat memotivasi mereka untuk belajar dengan
memberikan reward.

Kegiatan belajar dan mengajar bahasa
Inggris di Indonesia menghadapi dua tantangan yaitu menemukan cara mengajar
bahasa Inggris sebagai bahasa ketiga yang efektif serta mengajar bahasa Inggris
kepada generasi milenial dan generasi Z yang melek teknologi dan akan menggunakan
bahasa Inggris dalam waktu yang lama kedepannya. Hal hal diatas adalah tips
yang sekiranya bisa anda coba untuk anak didik anda.

 

Belajar Mengajar Bahasa Inggris Untuk Milenial

Guru pada masa kini tidak hanya dituntut untuk berceramah dan memberikan soal saat mendidik siswa siswanya. Melainkan juga dituntut untuk kreatif. Terutama pada masa pandemi covid19 dimana sekolah terpaksa ditutup sementara dan interaksi belajar mengajar hanya terjadi secara daring. Meskipun interaksi hanya melalui layar telepon genggam, murid tetap dituntut untuk memahami pelajaran. Pemahaman tersebut tidak hanya pelajaran pemahaman tentang bahasa Inggris melainkan juga pelajaran yang lain.

Hanya saja, dibanding mata pelajaran lain seperti matematika, IPA atau IPS, mmata pelajaran bahasa Inggris adalah mata pelajaran yang cukup susah ditemukan relevansinya dalam kehidupan sehari hari. Oleh karena itu diperlukan pendekatan pendekatan khusus oleh guru agar siswa tetap semangat belajar bahasa Inggris dan memahami pelajaran tersebut. Berikut ini penulis sarikan beberapa tips cara mengajar bahasa Inggris untuk generasi milenial (generasi yang lahir pada dekade 1980 an hingga 2004) dan generasi Z (generasi yang lahir pada tahun 2005 hingga sekarang).

1.     Gunakan teknologi sebagai instrumen pembelajaran bahasa Inggris

Generasi milenial dan generasi Z adalah dua generasi yang jauh melek teknologi informasi  dan komunikasi dibandingkan generasi generasi sebelumnya.  Disamping anda harus membatasi penggunaan teknologi tersebut -bermain handphone saat didalam kelas misalnya- anda juga dapat menggunakan teknologi sebagai instrumen pembelajaran. Contoh anda bisa membuat games memakai kahoot.com apabila siswa kelas anda adalah siswa SMP yang notabene sudah memiliki handphone. Namun jika anda mengajar siswa kelas dua SD anda bisa menayangkan tayangan dokumenter tentang alam liar sementara siswa anda masing masing memegang kertas berisi gambar hewan yang telah diberi nama dalam bahasa Inggris.

2.     Buatlah belajar bahasa Inggris menjadi lebih dekat dengan kehidupan sehari hari

Professor Christy Price, EdD sebagaimana dinukil oleh Amy Novotney dalam publikasi American Psycology Association[1](2010) mengatakan bahwasanya generasi milenial cenderung memberikan hasil yang lebih baik terhadap suatu pelajaran jika pelajaran tersebut dekat dan relevan dengan kehidupan sehari hari. Ini adalah salah satu tantangan terbesar dalam pembelajaran bahasa Inggris di Indonesia. Sebab bahasa Inggris bukanlah bahasa kedua apalagi bahasa pertama. Di negara ini bahasa Inggris cenderung menjadi bahasa ketiga bahkan keempat setelah bahasa Arab.

Untuk membuat bahasa Inggris lebih dekat dengan kehidupan sehari hari anda bisa fokus terlebih dahulu pada penambahan vocabulary terutama jika anda mengajar sekolah dasar. Pastikan bahwa vocabulary  yang dipelajari adalah arti dari obyek yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari hari  seperti boneka, bunga dan alat tulis. Ada baiknya juga anda melakukan pembelajaran bahasa Inggris diluar kelas agar siswa lebih bebas bereksplorasi.

3.     Teruslah bereksperimen dengan metode pengajaran yang anda gunakan

Salah satu ciri generasi milenial yang mudah diamati adalah pemuda pemudi yang lahir dalam masa generasi ini adalah orang orang yang mudah bosan. Oleh karena itu sebagai seorang pendidik anda dan orang tua murid dituntut untuk terus mencoba cara cara pengajaran baru yang lebih inovatif.

Dalam hal pengajaran bahasa Inggris untuk anak anak, anda bisa mengajak anak didik anda untuk menjelajah lingkungan sekitar dan mencari arti nama hal hal disekitar anda dalam bahasa Inggris. Contohnya anda bisa mengajak anak didik anda pergi ketaman belakang sekolah dan mencari nama nama hewan yang mudah ditemukan dihalaman belakang dalam bahasa Inggris.

4.     Saat belajar bahasa Inggris pastikan anda telah menggunakan pendekatan personal dengan anak didik anda

Pendekatan personal ini seperti membagikan kisah pribadi anda kepada anak didik anda dan menjadikan diri anda sebagai teman belajar bagi mereka. Masih menurut Price (2009), generasi milenial cenderung lebih menyukai lingkungan belajar yang lebih santai. Termasuk dari lingkungan santai ini adalah dengan berinteraksi secara bebas dengan guru mereka. Meskipun demikian anda harus membatasi interaksi personal tersebut agar tidak terlalu dalam.

Selain dengan membagikan cerita anda dalam bahasa Inggris kepada anak didik anda, anda juga bisa mendorong mereka untuk membalas cerita anda dengan cerita mereka masing masing. Cerita cerita tersebut kemudian ditulis dengan bahasa Inggris dan tidak anda nilai melainkan anda dengarkan satu persatu melalui interaksi yang lebih pribadi.

5.     Bagi murid murid di kelas belajar bahasa Inggris anda kedalam beberapa grup

Dorong mereka untuk aktif berdiskusi dan aktif mendengarkan satu sama lain meskipun dengan broken English dengan membentuk grup grup diskusi. Anda dapat mengatur grup grup diskusi tersebut berdasarkan hobby atau ketertarikan mereka. Selain meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka, dengan membentuk kelompok kelompok kecil seperti ini anda juga membantu mereka untuk meningkatkan soft skill yang mereka miliki. soft skill tersebut antara lain ketrampilan untuk menjadi pendengar yang aktif dan ketrampilan untuk menjadi seorang pembelajar yang aktif serta Speaking skill yang mereka miliki.

Dorong mereka untuk membahas isu isu terkini menggunakan bahasa Inggris meskipun menurut anda kemampuan bahasa Inggris mereka buruk. Anda dapat berkeliling dari satu grup ke grup yang lain untuk mencari siapa anggota grup yang paling aktif dan paling pasif dan membantu mereka jika murid murid anda tersebut menemukan kesusahan.

6.     Terakhir beri mereka apresiasi atas pencapaian mereka dalam belajar bahasa Inggris

Generasi milenial dicirikan dengan ketertarikan mereka terhadap pencapaian dan rencana jangka pendek. Anda dapat memanfaatkan karakteristik ini dengan memotivasi mereka melalui hadiah hadiah yang akan anda berikan jika mereka telah mencapai suatu target yang telah anda tetapkan.

Dalam konteks pembelajaran bahasa Inggris contohnya, anda dapat memberi mereka hadiah berupa uang Rp. 30.000 jika mereka bisa menghafal tiga ratus kata dalam satu minggu. Atau anda bisa juga memberi mereka hadiah berupa traktiran makan siang apabila mereka mampu menyebut lebih dari dua puluh nama benda di lingkungan sekolah.

Sebagai seorang guru bahasa Inggris untuk generasi milenial, anda memang dituntut untuk memberikan pengorbanan ekstra. Tidak hanya kesabaran, anda juga diminta untuk memutar otak dan terus berinovasi supaya target anda yaitu menciptakan generasi muda yang cerdas dan memiliki masa depan cerah bisa tercapai. Namun disisi lain, hal ini akan terus membuat anda produktif dan menambah pengetahuan baru bagi diri anda sendiri. Selamat Mencoba!

 

 

[1] https://www.apa.org/monitor/2010/03/undergraduates

 

Materi dan Contoh Soal Bahasa Inggris untuk TK dan SD Kelas 1

Kita mengetahui bahasa untuk mengajarkan bahasa Inggris pada anak memang tidak semudah yang dibayangkan, tapi tidak juga sesulit yang selama ini kita pikirkan. Beda dengan zaman dulu, pada zaman sekarang anak-anak bisa dengan mudah belajar bahasa Inggris dari mana saja dan bahkan Anda selaku orang tua juga bisa mengajarkannya dengan mudah lewat media-media sederhana.

Apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini yang seharusnya membuat anak-anak bersekolah dan bertemu dengan teman-teman dan guru juga menjadi kurang maksimal. Secara tidak langsung hal tersebut juga yang membuat proses pembelajaran untuk anak menjadi kurang efektif. Karena proses belajar mengajar dilakukan secara daring, maka berbagai materi yang diajarkan nantinya oleh guru terlebih dahulu dipelajari oleh anak dan tentu Anda sebagai orang tua dapat ikut serta dalam mengajari anak.

Materi Bahasa Inggris untuk TK dan SD Kelas 1

Yang pertama kita akan membahas mengenai materi dan juga contoh soal bahasa Inggris untuk TK (taman kanak-kanak) dan SD kelas 1. Tentu materi pelajarannya juga masih sangat sederhana dan simple sehingga mudah untuk dicerna oleh anak. Berbagai materi dan contoh soal juga lebih banyak yang berupa gambar dan warna sehingga imajinasi anak bisa “bermain” dan anak pun menjadi lebih senang ketika belaja bahasa Inggris. Berikut ini materinya:

  • Alphabet (abjad huruf)
  • Animals (binatang-binatang)
  • Numbers (angka-angka)
  • Colors (berbagai macam warna)
  • Part of body (anggota tubuh)
  • My family (keluargaku)
  • My home (rumahku)
  • My bedroom (kamar tidurku)
  • My bathroom (kamar mandiku)
  • My kitchen (dapurku)
  • My living room (ruang keluargaku)
  • Greetings and partings (salam sapaan dan ucapan berpisah)

Contoh Soal Bahasa Inggris untuk TK dan SD Kelas 1

Setelah mengetahui apa saja materi yang nantinya akan diajarkan, ada baiknya kita juga mengetahui apa saja contoh soal yang berhubungan dengan materi bahasa Inggris untuk TK dan SD kelas 1. Tentunya dengan latihan soal, anak-anak akan lebih siap dan paham dengan soal-soal yang nantinya akan diberikan oleh guru.

Fruits

  1. Orange : jeruk
  2. Apple : apel
  3. Strawberry : stroberi
  4. Mango : mangga
  5. Papaya : pepaya
  6. Pineapple : nanas
  7. Banana : pisang
  8. Avocado : alpukat
  9. Grape : anggur
  10. Mangosteen : manggis
  11. Guava : jambu biji
  12. Lemon : lemon
  13. Coconut : kelapa
  14. Dragonfruit : buah naga
  15. Durian : durian
  16. Date palm : kurma
  17. Lime : jeruk nipis
  18. Salak : salak
  19. Water apple : jambu air
  20. Rambutan : rambutan

Questions

  1. Sebuah stroberi = …
  2. Sebuah semangka = …
  3. Sebuah kelapa = …
  4. Sebuah jeruk = …
  5. Sebuah durian = …
  6. Sebuah alpukat = …
  7. Sebuah anggur = …
  8. Sebuah kurma = …
  9. Sebuah pepaya = …
  10. Sebuah nanas = …

Animals

  1. Ant : semut
  2. Bat : kelelawar
  3. Bear : beruang
  4. Bee : lebah
  5. Hen : ayam betina
  6. Cow : sapi
  7. Duck : bebek
  8. Dog : anjing
  9. Horse : kuda
  10. Swan : angsa
  11. Chicken : ayam
  12. Fox : rubah
  13. Fish : ikan
  14. Eel : belut
  15. Goat : kambing

Questions

  1. Seekor kambing = …
  2. Seekor sapi = …
  3. Seekor kucing = …
  4. Seekor anjing = …
  5. Seekor bebek = …
  6. Seekor rubah = …
  7. Seekor angsa = …
  8. Seekor ayam = …
  9. Seekor ayam betina = …
  10. Seekor kuda = …
  11. Seekor ikan = …

Exercise!

  1. Andi : Hi Sella, how are you?

Sella : …

  1. Yes, i am
  2. Fine, and you?
  3. This is mine
  4. It’s okay
  5. Bahasa Inggris dari kucing adalah …
  6. Dog
  7. Cow
  8. Cat
  9. Ant
  10. Bahasa Indonesia dari fox adalah …
  11. Rubah
  12. Semut
  13. Sapi
  14. Kucing
  15. One, two, three, four, five, … , seven. Isilah titik-titik tersebut dengan jawaban yang benar!
  16. Six
  17. Ten
  18. Nine
  19. Eight
  20. Goog morning adalah ucapan untuk …
  21. Selamat siang
  22. Selamat malam
  23. Selamat sore
  24. Selamat pagi
  25. Bahasa Inggris dari sepeda adalah …
  26. Plane
  27. Car
  28. Bike
  29. Bag
  30. Bahasa Inggris dari lampu adalah …
  31. Television
  32. Wall
  33. Car
  34. Lamp
  35. Saat kita melakukan hal yang salah, sebaiknya meminta maaf dengan mengucapkan …
  36. Good morning
  37. Sorry
  38. How are you?
  39. Good night
  40. Bahasa Inggris dari warna biru adalah …
  41. Red
  42. Yellow
  43. Purple
  44. Blue
  45. Bendera Indonesia memiliki warna merah putih, berarti …
  46. Blue and red
  47. Red and white
  48. Black and white
  49. Blue and white
  50. Father berarti …
  51. Kakak
  52. Ayah
  53. Ibu
  54. Bibi
  55. Bahasa Indonesia dari book yaitu …
  56. Lampu
  57. Kasur
  58. Pensil
  59. Buku
  60. Di bawah ini yang termasuk nama hewan, kecuali …
  61. Orange
  62. Fox
  63. Ant
  64. Cow
  65. The number before six is …
  66. Nine
  67. Ten
  68. Five
  69. One
  70. Di bawah ini yang bukan termasuk binatang adalah …
  71. Dog
  72. Cat
  73. Orange
  74. Fox
  75. Ini adalah kamar mandi, bahasa Inggris untuk kalimat disamping adalah …
  76. This is living room
  77. This is bath room
  78. This is kitchen
  79. This is bedroom
  80. U-B-L-E

The correct word is …

  1. Blue
  2. Yellow
  3. Book
  4. Lamp
  5. Kita memiliki 2 telinga, bahasa Inggris dari kalimat tersebut adalah …
  6. We have two foot
  7. We have two ears
  8. We have two eyes
  9. We have two brow
  10. I can listen using …
  11. Eyes
  12. Ears
  13. Hands
  14. Foot
  15. We have two hand

Bahasa Indonesia dari kalimat bahasa Inggris diatas adalah …

  1. Kita memiliki dua alis
  2. Kita memiliki dua mata
  3. Kita memiliki dua kaki
  4. Kita memiliki dua tangan

Itulah materi dan beberapa contoh soal untuk TK dan juga SD kelas 1. Dengan terus belajar dan latihan soal yang cukup, dijamin deh anak akan mendapatkan nilai yang bagus!

 

 

 

 

 

 


[1]
“Baby boomer.” Merriam-Webster.com Dictionary, Merriam-Webster, https://www.merriam-webster.com/dictionary/baby%20boomer.
Accessed 16 Sep. 2020.

[2]
https://www.merriam-webster.com/dictionary/Generation%20Z

[3]
https://ebc-online-tefl.com/blog/teaching-english-to-generation-z-students/