Selalu Gagal Setelah Interview? Intip Tips Wawancara Kerja

wawancara kerja

English for Job Interview – Apa yang lebih sakit daripada sakit gigi? Bukan, bukan sakit hati.. tapi sakit ditolak rekruiter padahal sudah sampai tahap wawancara. Hmm, kenapa ya kira-kira?

Kalau kamu selalu mendaftar sana-sini, lolos ke tahap wawancara, tapi tidak pernah dapat panggilan kerja, mungkin kamu melakukan beberapa hal yang bikin rekruiter jadi ilfeel sama kamu.

Nah, biar tidak terulang lagi, yuk, liat tips dan trik biar wawancara kerjamu berbuah manis.

Apa itu interview kerja?

Wawancara kerja atau yang sering disebut dengan wawancara kerja, adalah proses interaksi antara seorang pencari kerja dan pihak pemberi kerja. 

Interview kerja bertujuan untuk mengevaluasi apakah pelamar cocok untuk posisi pekerjaan yang sedang diiklankan. 

Tujuan dari wawancara kerja lebih jauh mengenai pemahaman lebih dalam tentang pelamar, mengukur keterampilan, pengetahuan, pengalaman, serta kepribadian mereka. 

Sesi interview kerja adalah salah satu tahapan penting dalam proses seleksi dan rekrutmen tenaga kerja.

Ada berbagai jenis wawancara kerja, seperti wawancara individu, wawancara panel, wawancara telepon, wawancara video, dan wawancara kelompok. 

Setiap jenis memiliki format dan tujuan tertentu, tergantung dengan jobdesk yang dilamar dan ketentuan dari perusahaan. 

Setelah wawancara selesai, pewawancara akan mengevaluasi pelamar berdasarkan kinerja mereka selama wawancara. 

Keputusan akan diambil apakah pelamar akan diterima, ditolak, atau memerlukan wawancara lanjutan.

Wawancara kerja merupakan tahapan yang krusial dalam proses perekrutan dan dapat berperan penting dalam menentukan apakah seorang pelamar akan berhasil mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. 

Oleh karena itu, penting bagi pelamar untuk mempersiapkan diri secara baik dan memberikan kesan positif kepada pewawancara selama proses wawancara.

Persiapkan Dirimu Sebelum Wawancara

Proses yang penting dari wawancara tidak hanya saat wawancaranya saja lho, persiapan sebelum wawancara juga penting.

Pastikan kamu sudah melakukan riset terlebih dahulu tentang perusahaan dan posisi yang kamu lamar. Jangan sampai kamu datang wawancara dalam kondisi tidak tahu apa-apa.

Dijamin deh, kalau pertanyaan “Kenapa kamu memilih melamar di perusahaan ini?” saja kamu sudah kagok menjawabnya, rekruiter tidak akan melirik resume-mu lagi.

Selain itu, pastikan kamu juga mempresentasikan dirimu dengan baik. Wawancara itu seperti presentasi di kelas kok! Kalau kamu menguasai materinya, presentasinya pasti akan bagus. Jadi, kuasai resume-mu ya.

Dengan begitu, apa pun pertanyaan rekruiter, mulai dari pengalaman kerja sampai penerapan kemampuan-kemampuan yang sudah kamu masukkan di resume, kamu akan dengan mudah menjawab tanpa terbata-bata.

Daripada menjawabnya bertele-tele dan kelupaan banyak, lebih baik kamu siapkan dari rumah penjelasan singkat yang bisa membuat rekruiter terkesan.

Perhatikan Sikap dan Tingkah Laku

Datang terlambat saat wawancara kerja itu nggak banget! Biasanya yang mewawancara kandidat kerja adalah HRD, artinya mereka sudah biasa membaca sikap dan tingkah laku kita. Jangan sampai kamu terkesan sombong, tidak sabaran, apalagi malas-malasan ya.

Karena kamu melamar pekerjaan, tunjukkan kalau kamu memang menginginkan posisi tersebut. “Jual” dirimu sebaik mungkin dan tunjukkan kalau kamu bisa menjadi solusi untuk perusahaan tersebut.

Tapi, hati-hati saat ‘menjual’ dirimu, jangan sampai terkesan berbangga diri. Jawab pertanyaan rekruiter dengan pola pikir menjadi solusi bagi perusahaan.

Jangan Lupa Ucapkan Terima Kasih

Setelah wawancara, jangan lupa mengirimkan pesan terima kasih ke rekruiter ya. Jangan langsung hilang seperti teman yang habis pinjam uang.

Dengan mengirimkan pesan, kamu menunjukan apresiasimu terhadap rekruiter yang sudah meluangkan waktu dan memberikan kamu kesempatan.

Tutup pesan terima kasihmu dengan pertanyaan mengenai kapan kamu akan diberi kabar soal posisinya. Kalau sudah begini, saatnya menunggu.

Jangan mengirimkan pesan berulang-ulang ya kalau belum dapat kabar! Nanti kamu akan terlihat putus asa banget.

Itu dia beberapa tips wawancara kerja yang bisa membantu wawancara kamu berjalan lancar dan berbuah manis. Jangan sedih dan berkecil hati ya kalau kamu belum dapat panggilan kerja. Semangat terus.

Pertanyaan wawancara kerja dalam bahasa Indonesia

Pertanyaan interview kerja dalam bahasa Indonesia adalah bagian integral dari proses seleksi yang digunakan oleh perusahaan untuk mengevaluasi pelamar. 

Pertanyaan wawawancara tersebut dirancang untuk mengungkapkan lebih banyak tentang pelamar, termasuk kualifikasi, pengalaman, dan kepribadian mereka. 

Sebagai langkah awal dalam mempersiapkan diri untuk wawancara kerja, penting untuk memahami jenis pertanyaan yang mungkin diajukan oleh pewawancara. 

Berikut ini, Lister berikan sedikit contoh mengenai pertanyaan yang sering muncul saat wawancara kerja.

Ceritakan tentang diri Anda

Pertanyaan wawancara kerja yang satu ini, sebaiknya dijawab dengan tegas dan bisa memberikan gambaran secara umum. 

Ini adalah kesempatan bagi kamu untuk memberikan gambaran singkat tentang latar belakang pribadi maupun profesional. 

Mulai dengan memberikan beberapa informasi pribadi singkat terkait nama, tempat asal, dan pendidikan terakhir. 

Setelah itu, lakukan penjelasan secara singkat dan memukau seputar apa saja yang dilakukan di tempat kerja yang sebelumnya. 

Akhiri jawabanmu dengan menggambarkan bagaimana pengalaman dan keterampilan membuat kamu menjadi kandidat yang cocok untuk posisi tersebut.

Apa alasan anda memilih perusahaan kami?

Peranyaan interview kerja yang biasa ditanyakan adalah seputar alasan dalam memilih atau melamar di perusahaan tersebut. 

Pertanyaan lisan seperti itu biasa dirancang untuk menguji sejauh mana kamu bisa melakukan penelitian tentang perusahaan dan bagaimana kamu melihat diri sendiri dalam  berkontribusi di dalamnya.

Jelaskan bagaimana pekerjaan yang kamu lamar ini sejalan dengan tujuan dan minat karier. 

Misalnya, jika kamu melamar pekerjaan di perusahaan teknologi, kamu bisa menyatakan bahwa kamu dengan  besar hati tertarik untuk terus mengembangkan keterampilan teknismu dan berkontribusi pada inovasi di industri tersebut.

Jika memungkinkan dan masih memiliki banyak waktu, sebaiknya kamu bisa menjelaskan tentang budaya perusahaan tersebut. 

Ini bisa berupa nilai-nilai perusahaan atau cara perusahaan dalam bekerja yang sejalan dengan nilai-nilai kehidupan sehari-hari. 

Bagaimana kamu dalam menghadapi tekanan pekerjaan yang ketat?

Pertanyaan wawancara kerja yang satu ini biasanya dilontarkan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan calon pegawai dalam mengelola stres, bekerja di bawah tekanan, dan menghadapi situasi. 

Saat menjawab pertanyaan interview kerja yang satu ini, alangkah baiknya memberikan contoh konkret dari pengalaman masa lalu di mana kamu berhasil menghadapi tekanan atau tenggat waktu yang ketat. 

Ceritakan situasinya dengan rinci, termasuk konteksnya, apa yang harus kamu capai, dan berapa lama waktu yang tersedia.

Jika kamu memiliki pengalaman dalam memimpin tim dalam situasi tegang, kamu bisa menyebutkan dan menjelaskan bagaimana caramu dalam membimbing dan memotivasi anggota tim untuk mencapai tujuan bersama.

Pertanyaan interview kerja dalam bahasa Inggris

Selain menyiapkan diri dalam pertanyaan interview dalam bahasa Indonesia, kamu juga bisa menyiapkan diri dalam bahasa Inggris. 

Berikut, tiga pertanyaan wawancara dalam bahasa Inggris yang bisa kamu hafalkan. 

What are your strengths and weaknesses? 

Jika mendapatkan jawaban seperti itu, kamu bisa menjawabnya seperti, 

One of my greatest strengths is my strong problem-solving ability. I enjoy tackling complex issues and breaking them down into manageable steps to find effective solutions. 

This skill has been particularly valuable in my previous roles, where I’ve often been tasked with resolving challenging problems and meeting tight deadlines.

How do you maintain work-life balance? 

Kamu bisa memberikan jawaban seputar, 

I consider work-life balance to be very important in maintaining my health and well-being. I have several approaches that I employ to ensure I stay balanced.

First, I strongly emphasize efficient time management. I use a digital calendar and to-do list to organize my work. This way, I can identify urgent tasks and set priorities well. In addition, I strive to complete tasks efficiently so that I have extra time for myself.

Why should we hire you?

Jika kamu mendapatkan pertanyaan interview kerja seperti ini, jawab dengan tegas. 

I believe there are several reasons why I am a good candidate for this role. First, I have strong work experience in [specify relevant area], which matches the needs you are looking for in this position. 

I have successfully or mention relevant achievements or projects in previous jobs, and I am confident that this experience will enable me to contribute quickly and effectively within your team.

English for Job Interview: Raih Karier Impian dengan Mudah

Mempersiapkan wawancara kerja dalam bahasa Inggris membutuhkan persiapan khusus. Kamu dapat mengikuti Kursus English for Job Interview di Lister. Di sini kamu akan belajar bagaimana menampilkan diri secara profesional agar mendapatkan karier impian di kancah global.

Kamu akan dibimbing tutor-tutor bersertifikat di Lister. Kamu akan mendapatkan modul yang mendukung proses belajar.

Selain itu, kamu dapat memilih jumlah kelas sendiri. Daftar sekarang!

Gunakan kode promo BLOGLISTER10 untuk mendapatkan diskon 10 persen, minimal pembelian kelas seharga satu jutaan (maksimal diskon Rp500 ribu). Hubungi WhatsApp untuk pendaftaran sekarang!

Foto utama oleh Christina Morillo di Pexels.

Share:

Fatimatuzuhroh
Fatimatuzuhroh
A passionate writer who loves reading self-help books!

Social Media

Get The Latest Updates

Subscribe To Our Weekly Newsletter

No spam, notifications only about new products, updates.
Next On

Related Posts