Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Tagline adalah: Tujuan, Ciri-Ciri, Tips, dan Contoh

Kursus Business English – Apakah kamu memiliki keinginan untuk membuat bisnis suatu saat nanti? Sebelum membuat bisnis, kamu perlu mempelajari ulasan mengenai tagline terlebih dahulu.

Tagline adalah deskripsi singkat yang digunakan dalam kampanye pemasaran (digital marketing) untuk mengkomunikasikan komposisi nilai unik dari suatu merek atau produknya. Seperti apa detailnya? 

Baca juga: Resignation Letter: Tujuan, Struktur, Tips, dan Contoh

Tagline adalah

Menurut Nuradi et al. (1996:56), tagline adalah kalimat singkat sebagai penutup teks inti yang menyimpulkan secara singkat tujuan komunikasi suatu iklan. Tagline ini adalah suatu ungkapan pendek yang berisi komunikasi suatu iklan. Atau bisa dikatakan suatu ungkapan pendek berisi pesan yang padat yang mudah diingat.

Secara lebih detail, tujuan dari sebuah tagline adalah untuk meninggalkan kesan positif yang bertahan lama kepada konsumen tentang merek tersebut.

Fungsi Tagline

Tagline memiliki fungsi utama sebagai media untuk meningkatkan awareness. Dari orang yang tidak tahu menjadi tahu, lalu menjadi ingat.

Terbukti dari berbagai brand yang mampu meningkatkan brand awareness dengan kalimat tagline yang disebut berulang kali setiap iklan ditayangkan. 

Ciri-Ciri Tagline

Tagline memiliki ciri-ciri tersendiri di setiap tipenya. Apa saja? Simak sebagai berikut. 

Deskriptif

Tagline ini menyoroti janji merek atau produk. Misalnya, Walmart menggunakan taglineSave Money. Live Better“. Ini menyampaikan janji merek untuk memberikan harga rendah untuk produk sehari-hari.

Imperatif

Tagline imperatif seperti “Just Do It” milik Nike menuntut konsumen mengambil tindakan dan biasanya menyertakan kata kerja.

Provokatif

Tagline ini biasanya diajukan sebagai pertanyaan untuk membuat konsumen mengevaluasi apakah mereka dapat meningkatkan taraf kehidupan mereka. Contoh terkenal adalah “Got Milk?” dari Produsen Susu California.

Spesifik

Jenis tagline ini menyoroti sektor bisnis suatu perusahaan. HSBC, misalnya, pernah menyebut dirinya sebagai “The world’s local bank.”

Superlatif

Tagline ini memposisikan merek sebagai yang terbaik di kelasnya. Misalnya, BMW menggunakan taglineThe ultimate driving machine” untuk mobilnya.

Tips Membuat Tagline

  • Kenali tujuan dan tentukan unique selling proposition (USP) perusahaan.
  • Pahami audiens yang ditargetkan.
  • Lakukan brainstorming untuk menentukan tagline yang bisa mendefinisikan bisnis perusahaan.
  • Fokus pada manfaat yang hendak ditonjolkan.
  • Tunjukkan kepribadian bisnis di dalam tagline. 
  • Pakai kata-kata yang singkat dan sederhana.
  • Buat tagline yang meninggalkan kesan dengan penyusunan rima dan ritme yang unik.
  • Bercerita mengenai bisnis perusahaan atau memiliki ikatan emosional.
  • Berkomunikasi dengan jelas dan tidak ambigu.
  • Jelaskan penawaran merek yang unik dan berbeda dengan pesaing.

Contoh Tagline Merek Terkenal

  • Disneyland: “The happiest place on Earth.”
  • Nike: “Just do it.”
  • De Beers: “A diamond is forever.”
  • Samsung: “Do what you can’t.”
  • BMW: “The ultimate driving machine.”
  • Allstate: “You’re in good hands.”
  • Uber: “Move the way you want.”

Kursus Business English, Raih Peluang Karier Global 

Kosakata yang digunakan dalam dunia bisnis dan pekerjaan tentu berbeda dengan percakapan sehari-hari. Agar kamu semakin percaya diri, ikuti Kursus Business English di Lister.

Sejumlah alumni Lister merasakan manfaat setelah mengikuti Kursus Business English di Lister. Cari tahu kisah dan pengalaman mereka di sini.

Kamu dapat memilih jumlah kelas sendiri, bahkan tutor dan kelas pengganti. Selain itu, dapatkan Garansi Skor untuk kelas tertentu.

Gunakan kode promo BLOGLISTER10 untuk mendapatkan diskon 10 persen, minimal pembelian kelas seharga satu jutaan (maksimal diskon Rp500 ribu). Daftar sekarang!