6 Struktur Cerita Pendek, dari Abstrak hingga Koda

Struktur Cerita Pendek

Kursus Bahasa Inggris untuk Anak – Apakah kamu pernah bermimpi menulis cerita pendek yang enak dibaca dan penuh makna? Menyusun cerita pendek bukanlah pekerjaan yang mudah, namun dengan memahami struktur cerita pendek, kamu dapat membentuk narasi yang kuat dan menarik.

Mengembangkan struktur cerita pendek adalah kunci dalam menciptakan cerita yang menyentuh dan bermakna. Diketahui ada enam struktur utama cerita pendek, dimulai dari abtrak dan terakhir adalah koda.

1. Abstrak

Abstrak dalam struktur cerita pendek bukan hanya sekadar ringkasan singkat. Ini adalah elemen yang memungkinkan pembaca untuk segera mengetahui apa yang dapat diharapkan dari cerita.

Abstrak berfungsi sebagai pintu gerbang ke dunia yang telah diciptakan oleh penulis. Dalam menulis cerita pendek, Abstrak sering berfungsi sebagai alat untuk menarik perhatian pembaca.

Dengan kata-kata yang dipilih dengan hati-hati, Abstrak dapat menggambarkan inti dari cerita dalam satu atau dua kalimat. Ini harus membangkitkan rasa ingin tahu dan menjaga pembaca terlibat, tanpa mengungkapkan terlalu banyak tentang alur atau titik balik cerita.

Penggunaan Abstrak dalam struktur cerita pendek juga bisa menjadi refleksi gaya dan nada dari cerita itu sendiri. Jika cerita itu humoris, Abstrak mungkin ringan dan lucu. Jika ceritanya serius atau tragis, Abstrak dapat mengkomunikasikan nada tersebut kepada pembaca.

Baca Juga: 8 Ciri-ciri Teks Inspiratif, Jenis, Struktur, dan Contohnya

2. Orientasi

Orientasi adalah salah satu komponen kunci dalam struktur cerita pendek, yang bertindak sebagai fondasi bagi cerita. Ini adalah bagian di mana penulis mengenalkan karakter utama, latar tempat, dan waktu cerita kepada pembaca.

Orientasi membantu pembaca terhubung dengan dunia yang diciptakan dan memberi mereka informasi yang diperlukan untuk mengikuti cerita dengan penuh pengertian. Dalam Orientasi, karakter utama diperkenalkan dengan cermat.

Penulis harus memberikan gambaran tentang siapa mereka, apa motivasi mereka, dan apa yang membuat mereka unik dalam cerita. Hal ini bisa dilakukan melalui deskripsi fisik, dialog, atau melalui aksi dan reaksi karakter.

Selain itu, Orientasi juga menetapkan latar tempat cerita. Ini bisa berupa lokasi geografis, lingkungan sosial, atau bahkan periode waktu tertentu.

Penting untuk diingat bahwa Orientasi dalam struktur cerita pendek haruslah ringkas namun informatif. Terlalu banyak detail bisa membuat pembaca kehilangan minat, sementara informasi yang terlalu sedikit mungkin membuat mereka bingung.

3. Rangkaian Peristiwa

Bagian krusial lain dalam struktur cerita pendek berikutnya adalah rangkaian peristiwa yang membentuk jantung cerita utama. Ini adalah urutan peristiwa yang diorganisir dalam cara yang logis dan berarti untuk mengembangkan cerita.

Rangkaian peristiwa membawa pembaca melalui perjalanan karakter, mengeksplorasi konflik, menantang, dan perubahan yang mereka alami. Dalam struktur cerita pendek, rangkaian peristiwa juga berfungsi meningkatkan ketegangan dan drama.

Hal ini biasa dilakukan penulis dengan meningkatkan risiko, menambahkan konflik, atau membuat tantangan yang lebih sulit. Dengan ini, penulis bisa membuat cerita lebih menarik dan mendebarkan.

Melalui peristiwa utama, pengembangan alur, hubungan antar peristiwa, peningkatan ketegangan, dan transisi ke komplikasi, penulis dapat menciptakan cerita yang hidup dan dinamis yang akan menarik pembaca dari awal hingga akhir.

4. Komplikasi

Dapat dikatakan, komplikasi dalam struktur cerita pendek merupakan momen krusial di mana cerita mencapai titik tertingginya. Di sinilah konflik atau masalah yang telah disusun sepanjang rangkaian peristiwa memuncak, dan karakter utama dihadapkan pada tantangan atau dilema yang menentukan.

Komplikasi adalah bagian dari cerita di mana pembaca merasakan tekanan, ketegangan, dan kegembiraan seiring dengan perkembangan alur cerita. Seperti diketahui, setiap cerita pendek memiliki konflik, dan saat Komplikasi terjadi, konflik ini mencapai puncaknya.

5. Resolusi

Resolusi, tahap di mana semua benang cerita dalam struktur cerita pendek disatukan dan diakhiri dengan cara yang memuaskan. Ini adalah momen penyelesaian, yaitu antara konflik, ketegangan, dan pertanyaan yang telah dibangun sepanjang cerita ditemukan jawabannya.

Resolusi membantu memberikan penutupan dan kesimpulan bagi pembaca. Hal ini lantas menjadikannya salah satu elemen paling penting dalam penulisan cerita pendek.

Baca Juga: Teks Eksplanasi: Pengertian, Tujuan, Struktur, dan Contohnya

6. Koda

Dalam beberapa cerita, koda bisa berfungsi sebagai twist akhir yang mengejutkan, menambahkan lapisan tambahan ke dalam cerita. Di lain waktu, ini bisa menjadi momen yang menenangkan yang memungkinkan pembaca untuk meresapi apa yang telah mereka baca dan merenungkan makna yang lebih dalam.

Koda juga bisa menjadi cara untuk menghubungkan cerita ke dunia nyata atau tema yang lebih luas. Misalnya, jika cerita adalah alegori atau metafora untuk isu sosial atau moral, Koda bisa menjadi tempat di mana penulis mengungkapkan maksud atau pesan mereka.

Dalam beberapa kasus, koda bisa sangat singkat, hanya satu atau dua kalimat yang memadatkan esensi cerita. Dalam kasus lain, ini bisa menjadi bagian yang lebih panjang yang menyediakan wawasan tambahan tentang karakter atau dunia cerita.

Bagian koda dalam struktur cerita pendek adalah elemen yang sering diabaikan tapi sangat berharga. Ini adalah kesempatan bagi penulis untuk meninggalkan pembaca dengan sesuatu yang berarti dan berkesan, entah itu pertanyaan, perasaan, atau pemikiran terakhir.

Jadi, memahami enam struktur cerita pendek, dari abstrak hingga koda adalah alat yang penting bagi siapa saja yang ingin menulis cerita pendek yang efektif dan menarik.

Diskon dan Cicilan di Lister 

  • Promo Group Class 50% OFF!
  • Program Cicilan untuk kamu yang mengambil Private Class (minimal 12 pertemuan). Namun cicilan harus dilunasi sebelum pertemuan ke-12, ya.

Kursus Bahasa Inggris dengan Potongan Harga

Kursus Bahasa Inggris untuk Anak di Lister memiliki harga tiap program mulai dari Rp 400 ribu. Kamu bisa pilih kelas yang diinginkan, seperti Private hingga Group dengan jumlah siswa mulai dari 1-20 orang. 

Pilih jumlah kelas sendiri, bahkan tutor dan kelas pengganti. Selain itu, dapatkan Garansi Skor untuk kelas tertentu. 

Gunakan kode promo BLOGLISTER10 untuk mendapatkan diskon 10 persen, minimal pembelian kelas seharga satu jutaan (maksimal diskon Rp500 ribu). Hubungi WhatsApp untuk pendaftaran sekarang!

Share:

Haris Setyawan
Haris Setyawan
Pekerja seni di dunia kata, menulis cerita yang enak dibaca dan perlu

Social Media

Get The Latest Updates

Subscribe To Our Weekly Newsletter

No spam, notifications only about new products, updates.
Next On

Related Posts

"Langkah Terakhir untuk Klaim Kode Promo 45% dari Lister"

Isikan data diri kamu di sini.