Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Persuasive Speech: Cara Meyakinkan Orang dengan Kharisma

persuasive speech

Sudah menguasai bahasa Inggris, tetapi masih kurang percaya diri mempraktikkannya? Saatnya kamu mendapat bimbingan dari para tutor ahli agar semakin mahir. Ikutilah Kursus Speaking English sekarang juga.

Setiap orang mampu menyusun teks pidato, tetapi tidak semua orang dapat menyampaikannya dengan penuh kharisma. Terlebih lagi, pidato tersebut belum tentu mampu meyakinkan audiens.

Ada satu teknik yang dapat kamu lakukan, yaitu persuasive speech. Teknik ini akan membantu kamu menyampaikan maksud, meyakinkan audiens, hingga menggerakkan mereka dengan penuh kharisma.

Apa itu Persuasive Speech?

Persuasive speech adalah jenis pidato di mana pembicara memiliki tujuan meyakinkan audiens untuk menerima pandangannya.

Pidato ini disampaikan sedemikian rupa sehingga audiens dapat menerima pandangan tersebut. Keberhasilan persuasive speech dinilai dari apakah audiens bersedia mempertimbangkan argumen si pembicara.

Sales Pitch

Salah satu contoh persuasive speech adalah sales pitch. Pembicara berupaya meyakinkan audiens untuk membeli barang atau jasanya. Jika si pembicara berhasil, audiens akan membeli dagangannya.

Jika audiens tidak membeli, bukan berarti sales pitch tersebut gagal. Terdapat proses persuasi yang harus dilalui. Terkadang audiens harus melewati beberapa tahap sebelum yakin untuk membeli barang atau jasa tersebut.

Tujuan

  • Meyakinkan audiens untuk mengubah pemahaman sehingga dapat menerima sudut pandang baru.
  • Membuat audiens meyakini atau percaya terhadap sudut pandang pembicara.
  • Mendorong audiens melakukan tindakan tertentu.
Persuasive Speech
Persuasive Speech

Tips

Bagaimana membuat persuasive speech berhasil? Kamu dapat menerapkan tips-tips berikut.

Tarik Perhatian

Pastikan kamu mampu menarik perhatian audiens di awal pembicaraan. Gunakan anekdot yang berasal dari pengalaman pribadi untuk membuat audiens merasa terkoneksi.

Buat Singkat

Cukup atur pembicaraan sepanjang 6-8 menit saja, sehingga audiens tetap fokus.

Perhatikan Bahasa Tubuh

Tidak hanya pilihan kata, bahasa tubuh pun harus diatur. Hal ini dapat memengaruhi respons audiens.

Analisis Audiens

Siapa yang menjadi audiens? Masalah apa yang mereka hadapi? Kesulitan apa yang membuat mereka tidak mampu mengatasi masalah? Buatlah pidato berdasarkan sudut pandang audiens.

Contoh Topik Persuasive Speech

Kamu bisa berlatih persuasive speech menggunakan topik-topik berikut.

  • A teenager attempting to convince her parents that she needs to be able to stay out until 11pm instead of 10pm.
  • A student council president trying to convince school administrators to allow the students to have a dance after the final football game of the season.
  • A lawyer giving a closing argument in court, arguing about whether the defendant is innocent or guilty of the crime.

Contoh Persuasive Speech

Now is the time to make real the promises of democracy. Now is the time to rise from the dark and desolate valley of segregation to the sunlit path of racial justice. Now is the time to lift our nation from the quicksands of racial injustice to the solid rock of brotherhood. Now is the time to make justice a reality for all of God’s children.

– “I Have A Dream” by Martin Luther King, Jr.

Even though large tracts of Europe and many old and famous States have fallen or may fall into the grip of the Gestapo and all the odious apparatus of Nazi rule, we shall not flag or fail. We shall go on to the end, we shall fight in France, we shall fight on the seas and oceans, we shall fight with growing confidence and growing strength in the air, we shall defend our Island, whatever the cost may be, we shall fight on the beaches, we shall fight on the landing grounds, we shall fight in the fields and in the streets, we shall fight in the hills; we shall never surrender, and even if, which I do not for a moment

believe, this Island or a large part of it were subjugated and starving, then our Empire beyond the seas, armed and guarded by the British Fleet, would carry on the struggle, until, in God’s good time, the New World, with all its power and might, steps forth to the rescue and the liberation of the old.

– Winston Churchill during World War II when Nazi Germany invaded Britain.