Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Perfect Tense (Perfekt) Bahasa Jerman: Rumus dan Contoh

perfect tense perfekt jerman

Bahasa Jerman memiliki banyak aspek yang harus dipelajari. Agar dapat menguasainya lebih mudah, ikutilah Les Bahasa Jerman.

Grammar dalam bahasa Jerman mengenal perfect tense, atau disebut dengan Perfekt. Tense ini mirip dengan bentuk past tense dalam bahasa Inggris. Seperti apa penjelasannya?

Apa itu Perfekt?

Perfekt adalah tense yang digunakan untuk tindakan yang sudah diselesaikan di masa lalu. Perfekt lebih banyak digunakan dalam percakapan sehari-hari daripada past tense.

Penggunaan

Perfekt digunakan untuk menyampaikan dua hal.

– Tindakan yang sudah diselesaikan di masa lalu dengan membahas dampaknya.

Gestern hat Michael sein Büro aufgeräumt. – Kemarin Michael membersihkan kantor.

Dampak: Kantor menjadi bersih sekarang.

Er hat sich vorgenommen, jetzt immer so ordentlich zu sein. – Ia memutuskan lebih rapi sekarang.

Dampak: Ia tidak ingin berantakan lagi sekarang.

– Tindakan yang diselesaikan pada suatu saat di masa depan.

Bis nächste Woche hat er das bestimmt wieder vergessen. – Minggu depan ia pasti akan melupakan hal ini lagi.

Penjelasan: Masa depan tersebut sudah ditentukan, sehingga digunakan Perfekt.

Konjugasi

Konjugasi dalam Perfekt menggunakan sein atau haben dan Partizip II.

PersonSeinHaben
Orang pertama tunggal (ich)ich binich habe
Orang kedua tunggal (du)du bistdu hast
Orang ketiga tunggal (er/sie/es/man)er ister hat
Orang pertama jamak (wir)wir sindwir haben
Orang kedua jamak (ihr)ihr seidihr habt
Orang ketiga jamak (sie/Sie)sie sindsie haben

Menggunakan Sein atau Haben

Sein atau haben adalah kata kerja pembantu di Perfekt. Bagaimana membedakannya?

Sein

Sein digunakan dalam Perfekt dengan situasi berikut.

– Kata kerja yang tidak membutuhkan objek akusatif: gehen, laufen, fahren, fallen, fliegen, kommen, reisen, stolpern, stürzen.

Alle Kollegen sind in sein Büro gekommen. – Semua rekan kerjanya sudah datang di kantornya.

– Kata kerja yang menunjukkan perubahan kondisi: aufwachen/erwachen, einschlafen, gefrieren, tauen, sterbn, zerfallen.

Michaels Ordnungsliebe ist erwacht. – Kesadaran Michael akan kerapian sudah muncul.

– Menggunakan kata kerja berikut: bleiben, geschehen, gelingen, misslingen, sein, werden.

Was ist mit Michael geschehen? – Apa yang telah terjadi kepada Michael?

Haben

Haben digunakan dalam Perfekt dengan situasi berikut.

– Kata kerja yang menggunakan objek akusatif.

Michael hat das Büro aufgeräumt. – Michael sudah merapikan kantor.

– Kata kerja tanpa objek akusatif yang tidak menunjukkan perubahan kondisi atau tempat.

Er hat aufgeräumt. – Dia sudah beres-beres.

– Kata kerja refleksif.

Das Büro hat sich verändert. – Kantor tersebut sudah berubah.

Partizip II

Bentuk lampau dari kata kerja disebut Partizip II.

Schwache Verben

Kata kerja ini disusun dengan bentuk ge…t dan kata kerja dasar.

lernen – gelernt

Starke Verben

Kata kerja ini adalah bentuk ireguler yang pertama. Kata kerja ini disusun dengan bentuk mit ge…en.

sehen – gesehen (sehen-sah-gesehen)

gehen – gegangen (gehen-ging-gegangen)

Gemischte Verben

Kata kerja ini adalah bentuk ireguler yang kedua. Kata kerja ini disusun dengan bentuk ge…t.

haben – gehabt (haben-hatte-gehabt)

bringen – gebracht (bringen-brachte-gebracht)