Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Pahami Wakatta Bahasa Jepang, Tulisan dan Contohnya

wakatta

Kursus Bahasa Jepang – Seperti belajar bahasa asing yang membuat candu, bahasa Jepang pun akan semakin menarik jika kita benar-benar tahu dan bisa menggunakannya sehari-hari. Semakin banyak kalimat yang berhasil diketahui, semakin fasih kita.

Saat kamu mengobrol dalam bahasa Jepang, kamu dapat mengatakan wakatta. Ungkapan ini seringkali diucapkan ketika kita mengekspresikan kita sudah “memahami” atau “mengerti” maksud dari lawan bicara. Wakatta termasuk dalam kata kerja.

Pengertian Wakatta

Wakatta berasal dari kata kerja wakaru (mengerti) yang termasuk ke dalam kata kerja golongan 1 (go-dan-doushi). Wakatta sendiri merupakan bentuk lampau dasar dari wakaru yang mengalami perubahan (ru berubah menjadi -tta).

Bentuk kata dasar wakatta umumnya digunakan dalam situasi non-formal dan kasual. Wakatta sebaiknya hanya diucapkan untuk teman sebaya. Makna kata wakatta bisa diartikan sebagai berikut.

  • Mengerti.
  • Saya sudah mengerti / Saya sudah paham.
  • Oke.
  • Semuanya sudah jelas.
  • Baik / Baiklah.
wakatta jepang

Wakatta Tulisan Jepang

Berikut ini adalah kata wakatta dalam hiragana, kanji, dan katakana.

  • Hiragana わかた
  • Kanji  分かった
  • Katakana ワカタ

Contoh Kalimat Wakatta

Untuk lebih memahami kata wakatta, kamu bisa menyimak penggunaan ungkapan yang sudah dijelaskan di atas melalui contoh-contoh kalimat di bawah ini.

Wakatta kara acchi ni itte. (Aku) sudah mengerti kok, pergi sana. 

Wakatta yo! Urusai na! (Aku) sudah mengerti loh! Berisik sih!)

A : Wakatta kana? (Kamu mengerti?)
B : Un, wakatta kamo. (Sepertinya mengerti.)

A : Ame ga furidashita yo, gakkou ni mukae ni kite kureru? (Hujan, nih. Bisa jemput (aku) di sekolah?)
B : Wakatta. Juppun innai ni iku yo. Baiklah. (Aku) akan datang kurang dari 10 menit ya.

A : Kono kotae shitteru? (Tahu jawaban soal ini?)

B : Un, kono bun no naka ni aru yo! (Tahu, ada loh di dalam kalimat ini!)

A : Aa wakatta! Arigatou. (Oh saya mengerti! Makasih ya.)

Kono setsumeisho, kuwashii kara yoku wakatta. (Saya) mengerti karena buku manual ini sangat detail.

A : Gohan, tabe ni iku? (Makan yuk?)

B : Oo, iine. Aa, demo, ima, san’byaku-en shika mottenai. (Wah, ide bagus. Ah, tapi sekarang saya cuma ada 300 yen.)

A : Okane, kasou ka? (Saya kasih pinjam?)

B : Iiyo. Ore, karita koto, sugu wasurerukara… Okane, oroshi ni iku yo. (Tidak apa-apa. Saya suka lupa kalo pinjam, tuh. Ambil uang dulu, ya.)

A : Un, wakattaJyaa, soto de matteru. (Oke, baiklah. Kalau begitu, saya tunggu di luar ya.)